Sunday, April 24, 2016

Peringatan 2 Tahun Komunitas Metro Photography (MP) Di Taman Merdeka Metro



Hari ini  tanggal 24 april 2016, diadakan peringatan 2 tahun Komunitas Metro Photography (MP) di Taman Merdeka Kota Metro. Serangkaian kegiatan yang dilakukan selama sehari di jantung kota Metro ini yaitu terdiri dari Pembukaan, Workshop Fotografi Jurnalistik, Lomba Fotografi Metro Dalam Lensa, Foto Model On Location dan Pameran Foto.

Pembukaan langsung dilakukan oleh ketua panitia yaitu Samri, selanjutnya diisi materi tentang fotografi oleh Angger, walau sempat saya mendapatkan selentingan bahwa beliau saat menuju lokasi ini terjadi kecelakaan motor, tapi alhamdulillah beliau tetap tiba di lokasi dengan sehat. Angger adalah salah satu jurnalis media massa kompas yang sudah banyak mempublikasi foto di media tersebut diantaranya dengam teman: Blagiran, Patroli gajah, objek kopi dan lainnya. pekan ini beliau terbanyak publish rubrik tentang foto di media massa kompas tersebut. Dalam kegiatan ini beliau selain sebagai dewan juri dalam lomba fotografi yang bertemakan metro dalam lensa, juga memberikan materi tentang trik trik dalam mengambil foto,  beliau menyampaikan dengan singkatan EDVANT (..... angle, time), dalam suatu foto nilai kedapatannya yang bisa menjadi daya magnet bagi foto tersebut. 
Selanjutkan kegiatan tanda tangan dan ucapakan selamat kepada Komunitas Metro Photography (MP), kemudian istirahat, setelah lepas juhur dilanjutkan dengan foto Model On Location yang bertemakan culture. 

berikut beberapa rekam kegiatan yang diadakan siang tadi :

   
Mas Angger sedang memberikan materi dan memberikan telaan dalam penilaian lomba foto


  
kegiatan foto on location model culture 


Tanda tangan 



Read more

Pantai Dewi Mandapa Pesawaran Lampung

Berdasarkan sumber yang saya terima bahwa pantai ini belum lama di kelola kembali, dari pernyataan Bapak Cak boby, pantai ini baru sebulanan dikelola dengan dibuat lebih asri dengan adanya sebuah pulau kecil yang berisi beberapa pohon serta dibuat beberapa pondok kecil serta di samping pulau tersebut dibuat sebuah tempat yang membentuk lambang cinta (love) di atas pohon bakau. sehingga menambah asri tempat tersebut. 

Untuk mencapai pantai dewi mandapa tidaklah sulit apalagi yang sudah sering mengunjungi pantai Klara atau Pahawang, karena pantai ini letaknya dilewati jalur untuk menuju pantai Klara /pahawang tersebut, tepat dari jalan raya setelah persimpangan ke pantai Sariringgu terus lurus sebelum ketapang/pahawang. Dipinggir jalan ada plank Pantai Dewi Madapa. tetapi perlu dicatat, untuk masuk ke dalam jalannya masih belum diaspal sehingga pada saat hujan jalannya menjadi licin.






jalan licin menuju lokasi jika hujan turun 

Read more

Friday, April 22, 2016

10 Perbedaan Traveller dan Turis

Jika anda suka jalan-jalan,  masuk Kategori mana? Apakah anda seorang treveler atau turis mari kita cermati satu persatu perbendaan keduanya: 
  1. Antara selfie dan suka memoto : Treveler biasa lebih suka memoto dengan perlengkapan kamera yang dia bawa,mengabadikan moment-moment dan lokasi tempat dia kunjungi   sekali-kali dia berfoto narsis tapi tidak dominan, sedangkan turis selalu suka berfoto selfie atau narsis di lokasi-lokasi wisata tempat dia kunjungi. 
  2. Tujuan ke lokasi wisata, langsung ke tempat point intinya atau suka menjelajah lokasi yang berbeda.  Treveler  akan sangat menyukai lokasi-lokasi wisata yang baru dan juga senang menjelajah tempat-tempat baru, sedangkan turis lebih suka ke tempat inti dimana tempat wisata tersebut, tidak begitu suka menjelajah tempat-tempat yang belum terkenal, dengan alasan takut atau cape dan lainnya. 
  3. Ketika berpergian sendiri atau menunggu rame-rame. Treveler sering berpegian sendiri (solo treveler), jikapun bersama teman itupun tidak begitu banyak, bedua atau hanya beberapa orang, sedangkan turis lebih cenderung rame-rame dan senang ada yang mengarahkan atau tour guide. 
  4. Jalan di tempuh, Ketika perjalanan suka dengan jalan yang halus dan mulus, atau dengan rute yang menantang seperti berbatu dan lainya.  Treveler pastinya akan merasa bangga jika melewati rute yang menantang seperti jalanan berbatu, jalan tanah dan sebaginya , sedangkan turis, pastinya ingin yang nyaman, dengan jalan aspal yang halus dan mulus hingga dapat cepat sampai ke tujuan yang diinginkan. 
  5. Barang bawaan, yang lengkap dan penuh,  atau yang simpel dan hanya barang-barang penting terutama kamera dan lensa. Barang bawaan  treveler pastinya yang simpel dan praktis, hanya barang-barang inti saja, pakaian beberapa bahkan celana dalam pun bisa yang  sekali pakai, sedangkan turis membawa barang lengkap, bahkan pakaiannya lengkap untuk pagi, pakaian siang, pakaian tidur, pakaian mandi / beranang dan barang yang lengkap misalnya kosmetik, perkakas lainnya (payung, shall, selendang pantai dll). 
  6. Menggunakan kendaraan atau jalan kaki.  turis, untuk capai lokasi menggunakan kendaraan misalnya taxi, mobil rental dll, sedangkan treveler suka yang jalan kaki. 
  7. Tempat tidur,  turis akan mencari atau memilih tidur / istirahat di kasur yang empuk dan nyaman, sedangkan treveler hanya menggunakan hammock atau matras. 
  8. Suka istirahat di penginapan atau di tenda / di alam langsung. Treveler akan istirahat ditempat-tempat sederhana seperti mendirikan tenda, atau tempat yang bisa untuk tidur saja, sedangkan turis akan mencari penginapa, hotel karena merasa lebih enak dan nyaman. 
  9. Oleh-oleh yang dibawa, turis setelah perjalanan wisata akan banyak membawa oleh-olehe seperti pernak pernik, baju, dll, sedangkan treveler setelah pulang dari wisata hanya membawa foto2 hasil jepretannya. 
  10. Rencananya ribet atau simpel, Treveler untuk berdarmawisata ke suatu distinasi tidak akan banyak rencana, langsung persiapan dan pergi. Sedangkan turis semua persiapakan diatur sedemikan rupa, persiapan yang lama, barang-barang bawaan harus dipersiapkan jauh hari dan sebagainya yang terkesan ribet. 


Read more

Wednesday, April 20, 2016

Kopi Darat Nasional Backpackers Indonesia (BPI) 2016

Kegiatan yang diadakan di Bumi Perkemahan Situ Gunung,  Cisaat, Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa barat, dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada yaitu pada tanggal 16-17 april 2016. Kegiatan tahunan yang ke 5 yang bertujuan untuk menjalan silahturahmi dan kumpul bersama para petualang alam Indonesia yang tergabung dalam komunitas Backpackers Indonesia (BPI) dilaksanakan dengan sukses. 

Kegiatan ini dihadiri hampir semua chapter Backpackers Indonesia (BPI) yang ada di daerah, dari Maluku hingga Sumatra. pada kopdar kali ini peserta yang mendominasi adalah dari chapter Bekasi yang menghadirkan hampir 70an peserta, selain itu yang punya wilayah, chapter Sukabumi tidak kalah banyaknya. sedangkan pada kali ini saya dari chapter Lampung hanya datang sendiri, teman-teman yang lain berhalangan hadir. walau sendiri semangat tetap membara demi kebersama dan menjaga alam Indonesia. Untuk mempermudah perjalanan, saya bergabung dengan BPI chapter serang yang dimotori oleh mbak Anugrah dan Budi. dari Lampung selanjutnya besama teman-teman Serang tersebut menuju Cisaat SukaBumi. dalam perjalanan ini kita menikmati indahnya macet hingga tiba di lokasi sudah malam, ya sangat telah..hehehe.. untung panitia baik-baik, jadi kita terlambat tidak mendapatkan hukuman. ckckck.. 
Situ Gunung, danau yang indah nan eksotik, disini jua perna menjadi kekuatan alam dalam bingkai foto dengan bukti juara foto internasional. 
Indahnya kabut pagi di Situ Gintung
Kegiatan Kopdarnas yang diketui oleh Endang Sutisna ini diisi dengan rangkain kegiatan selama dua hari ini meliputi :Bangun tenda,  pembukaan, fun games, Acara api unggun dan potong tumpeng, aksi penampilan dari masing-masing chapter, penampilan karindeng, tracking ke danau situ gunung, doorprize dan penutupan. selain kegiatan utama diatas juga beberapa daerah menampilkan kegiatan sosial seperti donor darah dan cek kesehatan gratis serta kegiatan buka lapak. 

Pada kesempatan ini penampilan karindeng membuat saya sangat terpukau, musik khas jawa barat ini begitu membuat saya merinding dan decak kagum, begitu indahnya alaunan musik tersebut serta sahdu yang khas, baru kali ini saya dengearkan, makin cinta akan Indonesia yang kaya raya ini. selain penampilan karindeng tidak kalah serunya pemapilan dari masing-masing daerah. Chapter Yogya dan chapter Sukabumi tampil dengan tarian khas mereka, chapter Jakarta dan Maluku tampil dengan paduan suaranya dan penampilan acara kegiatan yang lain.

Selama kegiatan senang sekali bisa kopi darat langsung kepada semua member BPI : dari Melto (yang dulunya aku kira cowok eh ternyata sang manis jelita), om Subur dan mb Intan (di group RW 6 sebagai suhu) om Pedro (pemilik cottage di Karimun jawa), om Dedi Suhendra (Seniornya yang punya Sukabumi), om candra dan semuanya tidak tertinggal satupun, keren,karena waktu yang singkat tidak bisa berkenalan satu persatu serta pesertanya ratusan.. kalian semua luarbiasa. 

Kegiatan yang diadakan selama 2 hari ini terasa sangat kurang, sehingga diharapkan kedepannya bisa bertambah banyak dan waktu yang panjang.
Terima kasih yang sedalamnya buat semua teman-teman special untuk para panitia yang sudah menjamu kita untuk berkumpul di Situ Gunung tersebut. semoga kita akan selalu bersama demi bumi Indonesia. buat teman-teman mohon maaf jika selama kebersamaan kita ada hal yang kurang berkenan, semoga selalu menjadikan kita lebih baik kedepannya.

Mari kita jaga alam kita... Merekaa..

Eksis bersama BPI RW 6 

BPI chapter Serang dan Tanggerang, Banten Punya uiii..
Yuk kita simak bagaimana eksotik Danau Situ Gunung Sukabumi : 

Read more

Sunday, April 10, 2016

Curup Ciupang Purwajaya Sumberjaya Padang Cermin Pesawaran

Satu lagi surga tersembunyi yang ada di bumi andan jejama Kabupaten Pesawaran yaitu air terjun   / curup Ciupang. Air terjun yang terletak di dusun Purwajaya Desa/pekon Sumberjaya kecamatan Padang Cermin Pesawaran provinsi Lampung, cukup mudah untuk dijangkau dan memiliki daya tarik yang begitu indah. 

Untuk mencapai air terjun ini tidaklah sulit karena cukup dekat dengan perkampungan warga, dan tidak memiliki area jelajah yang sulit serta tidak jauh. Air terjunnya masih alami dengan tumbuhan-tumbuhan yang masih terjaga, airnya juga jernih sejuk serta pemandangannya masih asri alami. 

Perlu dicatat buat para pengunjung untuk berhati-hati disini karena daerah air terjunnya yang curam dan masih licin, harus ekstra hati-hati dan menjaga diri, jangan sampai terpleset. 

Rute untuk mencapai air terjun curup ciupang ini adalah jika dari kota Bandar Lampung mengambil arah atau jalan utama ke arah teluk kiluan atau ke arah tempat-tempat wisata yang sudah terkenal sebelumnya yaitu satu jalur dengan melewati pantai mutun, pantai sari ringgung, pahawang, pantai klara, pangkalan TNI angkatan Laut. Setelah tiba di Kecamatan Padang Cermin, akan menemukan pertigaan yang mana, jika ke arah kiri ke Pundu Pidada / Kiluan sedangkan kearah kanan ke Kedondong. pada pertigaan ini ambil arah ke Kedondong, terus ikuti jalan hingga tiba di pasar Kluwih, setelah melewati pasar ini akan ada pertigaan yang akan menunjukan jika lurus ke arah Kedondong, sedangkan ke kiri ke arah Klumbayan. pada pertigaan ini ambil ke arah Klumbayan, ikuti jalan ini lurus dengan sedikit banyak menanjak, setelah di jalan ini cari Sekolahan SMP 1 Atap. tepatnya di desa Sumberjaya. ikuti jalan ke arah SMP ini hingga Melewati SMP tersebut, tidak jauh dari SMP tersebut ada jalan yang masih dalam bentuk underla (berbatu belum diaspal halus) jalannya menanjak, ikuti jalan ini hingga tepat di dusun Purwajaya. setelah di dusun ini tanyakan ke warga jalan untuk masuk ke air terjun / curup ciupang. di dusun ini kendaraan dititipkan ke rumah warga dan memulai untuk tracking dengan jalan kaki, yang rutenya menyusuri sungai, jalur dari rumah warga ke air terjun ditempuh sekitar 10 menit (untuk para emak-emak) ckcckck. 

Dari informasi yang saya dapatkan dari seketaris desa Sumberjaya Kecamatan Padang Cermin, Bapak Didik menyampaikan "sekarang lagi akan digalakkan atau dikembangkan tempat-tempat wisata baru di kawasan ini, khususnya air terjun atau curup, dimana sebelumnya pemerintah daerah sudah mengembangkan kawasan wisata pantai, sekarang akan merambah ke wisata daerah pegunungan salah satunya adalah air terjun/ curup ini". selanjutnya tutur beliau "di Kabupaten ini terdapat sekitar 7 air terjun yang ada, dan akan dikembangkan menjadi objek wisata. air terjun-air terjun tersebut yaitu Air terjun curup ciupang sendiri, air terjun sinar tiga, air terjun kembar, dan lainnya" (saya lupa sih, ndak bawa catatan, hp lowbat). selanjutnya pak Didik juga bercerita bahwa di air terjun ini terdapat 3 air terjun, bagian paling atas harus ditembuh dengan menanjak lagi. pada saat itu kami tidak sempat berkunjung karena kondisi belum mendukung. Semoga daerah ini menjadi wisata yang menjaga dan mengutamakan sapta pesona (aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan) dan utama dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. 
Pada adventure kali ini bersama teman-teman dari Darma siswa Tanoko dan Catrine), rumah kayu fotografi(RKF  Lampung diwakilkan oleh Susi), Couchsurfing Lampung, dan Backpackers Indonesia (BPI) chapter Lampung. 

Yuk kita liha foto-fotonya : semoga berkenan dan jangan lupa di share ya..  

bersatu kita bisa
air terjun bawah

seru bersama anak-anak warga sekitar 
asiknya mandi diair yang sejuk dan jernih

bisa narsis di batuan
siapa itu ya?
asikk pake banget
tampak gagah
sang penakluk 

video lengkapnya berikut ini;

Read more

Monday, April 4, 2016

Keseruan Berdarmawisata ke Kepulauan Seribu

Bersama teman-teman yang kenal di komunitas Backpackers Indonesia (BPI) kita menjelajah 3 pulau di Kepulauan Seribu DKI Jakarta. Bermodal dari sama-sama penyuka traveling kami berenam yang notabene belum kenal satu sama lain, hanya saja kenal akrab di group dunia maya tersebut, ternyata setelah bertemupun tidak kalah seru kearaban kami selama menjelajah pulau Pramuka, Pulau daun, dan Pulau Air. 

Tidak beda dengan para pelancong lainnya selama berkunjung ke tempat wisata, kami isi dengan senda gurau, berfoto ria, mandi di pantai, snorkling dan berhura hura gembira. hehehe

Start perjalanan, saya pribadi dimulai dari Lampung, Jumat sore selesai ngajar jam 16:30 langsung go menuju kota Bandar lampung, selesai magrib langsung ke poll Damri di Stasiun Kereta Tanjung Karang untuk menuju Jakarta dengan menaik mobil bis langsung ke Stasiun Gambir. Sedangkan perjanjian kita sebelumnya untuk meeting point di stasiun gambir, sehingga jam 4 Pagi teman-teman sudah menunggu di stasiun tersebut, dengan menggunakan mobil pribadi dari salah satu anggota trip, dari gambir langsung menuju pelabuhan Kaliadem Muara Angke, disana kita selesaikan sholat subuh, sarapan dan pengurus tiket penyeberangan. Tepat jam 8 berangkat menuju pulau Pramuka, perjalanan di tempuh kurang lebih 3 jam, selama di kapal kita isi dengan tidur, bahkan diantara teman-teman trip merasakan bisa puas tidur di kapal. ada perkataan salah satu teman "gua sudah puas tidur kok belum tiba juga di pulau".. hehehe...  jam 11 kita tiba di pulau Pramuka dan langsung menuju homestay/penginapan, di homestay kita drop / meletakan barang dan makan siang, setelah makan siang kita langsung siap-siap menuju pulau daun dan pulau air. 

Di pulau Daun kita isi dengan berfoto dan bervideo ria, pulau kecil ini sangat indah, dengan pasir putihnya dan tumbuhan-tumbuhan rindang. selanjutnya di pulau Air kita menemukan beberapa ikan lumba-lumba, bersnorkling, dan berfoto underwater  ria. di pulau ini terdapat jalur air yang indah dan bnayak digunakan untuk motor boad dan bermain dengan berdiri diatas dorongan air.  Setelah itu kita berkunjung ke penakaran ikan hiu di pulau yang letaknya pas di depan pulau Pramuka. selanjutnya kita balik ke homstay untuk mandi sore, menjelang magrib kita berhammock riang di pinggir pantai sanmbil menyaksikan matahari tenggelam di pulau Pramuka. malamnya kita isi dengan istirahat. 

Pagi harinya kita mulai dengan menikmati matahari terbit (sunrise) di tepi pantai pulau Pramuka. lanjut ke penangkaran penyu di pulau tsb, lanjut dengan keliling pulau hingga menjelang siang. jam 11 kita kembali ke kapal untuk pulang ke jakarta. 

Perjalanan ini terasa sekali quality time-nya.
Berikut Video selama perjalanan dan keseruan kita selama di Kepulauan seribu tersebut:
 ini video kita berjoget ria

Read more