loading...

Saturday, September 3, 2016

Hari pertama di Maumare yang Membuatku Ingin Ber Gemu Famire

Di penginapan dekat bandara Ngurah Rai Denpasar Bali, bertemu dengan 3 personil group Jala Mana Nusantara : Zaqi, Noel dan Ririn. Setelah mendapatkan pengalaman yang harus menurunkan naik darah dalam cerita Pengalaman Disesatkan di Bandara Bali yang akhirnya bermalam di penginapan dengan istilah singkat numpang ke kamar teman, jam 02.00 di penginapan tesebut dengan sera obrol singkat terus kita istirahat.

Jam 5 kita sudah bangun dengan kondisi hawa ruangan kamar hotel keadaan panas karena sejak awal kami tidur, listrik padam, sampai subuh belum menyala juga, selain gelap, ac tidak beroperasi juga akibatnya air di kamar mandi tidak mengalir, kita yang pagi-pagi selalu melaksanakan pagilan pagi, terpaksa kekurangan air. Pagi itu mas Zaqi meminta ke pihak hotel bagaimana air tidak menyala, saat itu juga pihak hotel meyarankan untuk mengambil air dari kolam renang. Pagi itu pun mas zaqi mengangkut air kolam renang ke dalam kamar hotel. Mungkin jarang jarang ya pengunjung menimba air dari kolam renang dibawa ke dalam kamar hotel untuk mandi. Ya pengalaman yang asik buat kita traveler khususnya mas Zaqi. Saya pagi itu memilih tidak mandi dan hanya menggunakan parfum agar tidak bau.. Ckckckck.. 

Lanjut menjelang jam 8 kami dari penginapan menuju bandara Ngurah Rai, untuk melanjutkan penerbangan ke Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur. Di ruang tunggu bandara kami bertemu 2 teman lagi : Koh Alung dan bang Erwin keduanya berasal dari Jakarta. Perkenal dan sera obrol terjadi di menjelang  siang itu. Satu jam awal, ririn, zaqi dan nuel terbang terlebih dahulu menuju Maumere. Saya bersama Koh Alung dan bang Erwin bersama-sama 1 maskapai dan 1  jam setelah mereka. 

Siang jam 1-an sampai di kota Maumere di bandara Fran Seda kami dijemput oleh teman UNIPALA, Universitas Nusa Nipa. Saat itu saya secara spesial menaiki motor, motor rusa milik mas Chen. Motornya yang di modif dengan banyak pernak pernik ala backpacker. 
Selesai santap siang di kota Maumere
Bang chen, duduk paling depan, Ririn lagi ngapain itu
dengan  tongsisnya?

Selanjutnya kami di jemput menuju rumah makan yang tidak begitu jauh dengan bandara, kami mendapatakan sajian makan siang, dengan makan besar harga yang murah. Setelah itu kami lanjut ke Sekret Unipala.
sampai di Sekret Unipala, bertemu dengan teman mahasiswa UNIPALA dan 2 teman yang sudah terlebih dahulu : Akbar dan Sriyanto. 

Sembil menunggu 3 teman yang lain yang belum tiba di Maumere kami isi dengan ngobrol dengan banyak canda tawa simak video. 

Selang beberapa jam kami bertemu dengan 3 teman yang baru datang yaitu Ibu Suilii, mas Ibnu, dan Kurnia. Mereka menuju Kota Maumere via Kota Kupang. Setelah kumpul semua kami kumpul berdiskusi dengan serius trip dan dll. 

Sore jalan-jalan ke pasar, sebagian membeli kain ikat kepala khas Maumere dan ada hanya jalan jalan sore. Selanjutnya jalan santai keliling kota terus hingga ke pelabuhan Kota Maumere. Setelah jalan sore hingga malam kami lanjut makan malam kemudian tidur dan istirahat di Sekret Unipala Unipa. 
Bang Noel lagi membeli kain ikat khas Maumere
Saat di kota Maumere, saya rasakan keramahan masyarakat setempat dan tidak terlupakan disini terkenal dengan goyang yang sudah menasional yaitu goyang gemu famere, setelah melihat teman dan bercerita tentang goyang ini, saya sangat berkeinginan dapat belajar goyang ini. Yukk goyang.. 
Pagi pagi kita senam di depan sekret MAPALA UNIPA,
goyang gemu famere

Foto keluarga di dermaga  tempat pelelang ikan Kota Maumere

setelah keliling jalan kaki di kota Maumere
kita singga sebentar di Radio Suara SIKKA. 

mini bus elf banyak digunakan di kota Maumere

salah satu di pojok kota Maumere
Terima kasih spesial kepada teman-teman Unipala /Mapala Universitas Nusan Nipa. 
Kami bisa berkenalan, menyambung silahturahmi, dan diizinkan bermalam serta merepotkan kalian selama di Maumere. Terima kasih banyak. Semoga kita bertemu lagi di trip selanjutnya. 
simak artikel yang lain tentang : 
thumbnail
Judul: Hari pertama di Maumare yang Membuatku Ingin Ber Gemu Famire
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Catatanku, tempat wisata :

0 komentar:

 
Copyright © 2015. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz