loading...

Monday, October 10, 2016

The Power of Kepepet (Cerita Buru buru Minggu ini)

Minggu lalu sepertinya minggu yang serba buru-buru, Bagaimana tidak hampir semua acara atau agenda dengan mepet waktu dan pas-pasan. Keunikan tersendiri yang saya rasakan disela-sela serba terbatas tersebut ada saja pemikiran cemarlang atau ide brilian yang mampu mengatasi masalah mendadak tersebut. Mungkin disinilah membuktikan yang banyak dirasakan oleh orang orang lain, sebutan istilah THE POWER OF KEPEPET (kekuatan dalam kondisi mendesak).
  
Pengalaman ini senaja saya tulisan untuk mengenang hal ini karena bagi saya tidak akan terulang kedua kali,semoga.. Jikapun terulang itupun pasti dalam waktu yang berbeda. Tak mungkin yang sudah lewat kembali ke depan. berdoa jangan sampai lagi, cape pikiran dan cape hati.. hehe

Pengalaman dimulai hari senin, agenda yang sudah disepakati dengan ketua mahsiswa PPLT di salah satu Sekolah di Kota Metro, bahwa penarikan mahasiswa PPLT oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada hari senin. Kesepakatan itu pada 2 minggu sebelumnya, 2 wakil mahasiswa menemui saya untuk diskusi kegiatan tersebut. Pada hari senin ini saya ke sekolahan,  Sampai di sekolahan langsung bersilahturahmi dengan kepala sekolah, dalam sela sela obrolah dengan kepala sekolah, saya agak kaget karena beliau menyampaikan bahwa diapun belum dikonfirmasi langsung jam berapa mulai untuk acara penarikan tersebut. sempat terpikir dibenak saya ada apa dengan mahasiswa PPLT ini, seharusnya acaranya sudah fix dan sudah siap, yang penting lagi sudah dikomunikasikan langsung dengan orang nomor satu di sekolah ini. Setelah dari obrolan tersebut kitapun segera ke ruangan yang akan digunakan untuk acara tersebut,  dan ternyata terbukti mahasiswanya belum siap, alhasil menunggu sampai semuanya siap baru acara ceremonial penarikan dilakukan bersama kepala sekolah dan guru-guru sekolah. Keadaan tersebut membuat saya selaku DPL merasa kurang mendidik mahasiswa yang seharusnya semuanya sudah dipersiapkan sebelumnya dengan matang sehingga acaranya berjalan dengan lancar. setelah itu siang menjelang juhur, sudah mendekati kampus tapi telat, gerbang kampus sudah tutup, sudah terbiasa saat jam sholat juhur pintu gerbang akan ditutup hingga sholat selesai. selanjutnya sayapun balik ke kost, setelah juhur sudah mendapatkan sms oleh koordinator mata kuliah yang satu tim mengajar dengan saya untuk segera meeting membahas materi perkuliah, lansung tancap ke kampus 3. Sampai sorepun kelar.

masih di hari yang sama, stelah rutinitas harian abis magrib, makan malam, lanjut  rencana akan menyelesaikan tulisan yg sudah tertunda dan persiapan materi untuk kuliah besoknya, sebelum isya mendapat chat Whatups dari teman dosen untuk segera kirimkan no KTP, dalam "ada apa ini?" Ternyata ada sms tertunda, bahwa segera menyiapakan untuk berangkat besok siang ke Yogya -Malang, tiket dan lain2 sudah disiapkan oleh ka prodi. sempat bergumam Oh Tuhan mengapa mendadak sekali. Ya sudah seorang petualang harus siap. hahahaha.. 

Selasa pagi jam 1 dan ke 2 sudah masuk kelas materi evolusi, di kelas terhibur dengan intermezo cerita lucu mahasiswa selama PPLT. ternyata perkuliahan hari ini adalah kuliah perdana mahasiswa semester atas setelah melakukan kegiatan PPLT,  Pada kesempatan itu saya bertanya kepada beberapa mahasiswa bagaimana kesan selama belajar di sekolahan. dari cerita tersebut ada mahasiswa yang sring dipanggil anak karena tubuhnya yang kecil dan imut, sehingga sering dianggap anak sekolah, selain itu ada yang di panggil buyut, karena namanya Yuyun  dan cerita cerita yang lainnya. 

Di jeda waktu pergantian perkuliah sudah saya didatangi oleh asisten praktikum untuk meminta dibriefing tentang materi-materi praktikum, sayapun harus menyanggupi karena sulitnya menentukan jadwal yang cocok. Sebelum juhur hingga jam 1 briefing dengan asisten, alhamdulillah ternyata tidak perlu waktu yang banyak untuk menyakinkan asisten tentang materi, mereka sudah cukup pintar dan mupuni.

Abis juhur langsung tancap gas ke kost ambil barang untuk berangkat ke Yogya, janji jam 1 di fakultas fkip, ternyata molor, 1,5 jam menunggu kepastian dari ketua rombongan.. Duh jadi cerita panjang. hehe ayo lanjutkan cerita...

Jam 14.30 WIB kami bersepuluh berangkat menuju bandara Raden Intan II, sebelumnya saya sudah diberitau oleh ketua rombongan kita terbang pukul 16.00, sempat rasa kwatir, karena saat akan chek in jam sudah menunjukan jam 15.45, dalam hati duhh kok antrinya panjang aja, berjalan waktu dan menunggu antri jam pun sudah menunjukan pukul 14.00, sempat lama juga saya menunggu layanan pihak maskapai, lantara adanya komplen warga negara asing yang ternyata sudah tertinggal pesawat, akhirnya saya minta untuk layani saya dulu karena ini jadwalnya sudah telat, tapi saya sempat tenang setelah dalaam hati bergejolak lantaran akan tertinggal pesawat, pelayannya menyapaikan bahwa terbangnya diundur jam 15.45 WIB, setelah itu kami bergegas masuk ke dalam. untuk menyakinkan kita benar-benat didelay saya tanya kembali dengan penjaga di dalam, ternyata benar penerbangannya tunda. Namun kembali kegelisahan muncul lantaran, penerbangan ditunda, kita akan tertinggal lagi pesawat kedua, karena kita menuju Yogyakarta menaik pesawat transit ke Bandara Sukarno Hatta jakarta, lalu lanjut ke Adi Sucipto Yogyakarta pada jam 19.00 WIB dengan beda maskapai. Setelah saya hitung-hitung waktu, ini bisa ketinggalan pesawat, beda maskapai dan tanpa konekting tiket serta beda terminal di bandara Sueta, sedangkan waktu hanya sekitar 1 jam. semua harus buru buru dan cepat, sayapun berinisiatif harus web chek-in, untuk menghindari anterian waktu chek-in manual. setelah beberapa kali coba web chek in di Hp saya dan Hp teman yang lain, hasilnya gagal. sayapun kembali berinisiatif harus minta bantu ke teman yang sudah ahli, langsung terbesit ke teman yang ada di Jakarta yang selalu terbang setiap bulan. alhamdulillah dalam hitungan menit, web chek in sudah kelar berkat bantuan beliau. selanjutnya panggilan naik pesawatpun sudah terdengar, kamipun naik pesawat menuju Jakarta.

Di bandara Sukarno Hatta kami harus pindah terminal, dari terminal 1 pindah ke terminal 3 karena beda maskapai, tidak tau jam berapa itu yang pasti setelah turun dari bus suttle langsung bergegas masuk. Pada saat akan masuk ke pemeriksaan metal detektor ke 2 ternyata petugasnya meminta chek-in harus print, saat itu juga sudah terdengar panggilan terakhir untuk penerbangan ke Yogyakarta dengan nomor penerbangan yang kami naiki, sayapun bergegas lari ke tempat untuk chek-in dan turun naik tangga, hingga akhirnya kamipun harus lari2 naik pesawat karena tangga pesawat sudah mau ditarik. Dengan kondisi ngos ngosan akhirnya sudah di dalam pesawat, mata-mata menatap di dalam pesawat tersebut sayapun sudah tidak pedulikan lagi, saya mencoba mengusap keringat yang bercucuran.. luar biasa... cerita untuk dekan dan dosen yang lari mengejar pesawat..

Sampai di bandara Adi Sucipto dalam kondisi hujan deras, sembari menunggu mobil jemputan yang sudah di pesan oleh teman yang sedang menumpuh S3 di kota gudeg ini, kami duduk santai di pintu kedatangan. setelah itu kami tancap ke penginapan, makan malam dan selanjutnya tetap menyempatkan main ke Tugu dan titik 0 kilometer Yogyakarta walaupun kondisi larut malam.

Hari rabu, alhamduliliah tidka begitu terdesak oleh buru-buru kami pagi pagi sudah sarapan, lanjut ke UNY, disana kami disambut oleh dekan fakultas ekonomi, dan akhirnya terpisah ke Fakultas lainnya. menjelang siang acara di UNY selesai, jam 1 kami harus segera chek-out dari penginapan, setelah itu menuju UAD, acara ke UAD terpaksa terlambat lantara mobil yang kami sewa, bocor ban. namun acaranyapun kelar dengan mendapatkan banyak pengalaman. menjelang magrib kami ke stasiun untuk chek in kreta menuju malang yang bernagkat jam 20.45 WIB.

Subuh jam 4.00 Hari kamis sampai di stasiun Malang Baru, di jemput teman ke penginapan, acara di Unmuh lancar hingga siang dan  jam 15.00 terbang lagi ke jakarta, lanjut konekting ke Lampung. Kamis malam sampai Bandar Lampung, harus bukan labtop tuk persiapan ngajar jumatnya, alhasil suara ampir habis.

Sabtu yang full buru2. Dr pagi sudah antri mahasiswa bimbingan hingga juhur, siang seminar ,sore ujian pendadaran mahasiswa PPLT.  Alhmadulillah  Seminar hasil penelitian dosen pemula di kampus Universitas Muhammadiyah Metro dapat laksanakan dengan lancar. Tinggal revisi, perbaikan buku, cetak buku, perbaikan hasil penelitian, publikasi ilmiah.

catatan : Setiap perjalanan dan acara memang harus diperhitungkan sematang matangnya, persiapan, waktu, materi dan tenaga.

Bravoooooo.. Allahu Akbar.. 
thumbnail
Judul: The Power of Kepepet (Cerita Buru buru Minggu ini)
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Catatanku :

0 komentar:

 
Copyright © 2015. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz