Sunday, March 5, 2017

Zetizen Hangout di Perut Bulat "Ngobrol Asik Bareng Travelblogger dan Photographer Keren"

Hari ini di sore lepas Ashar dengan iringan derasnya hujan memandikan kota Bandar Lampung dan sekitarnya, saya turut bergabung di suatu acara yang bertema "ngobrol asik bareng travelblogger dan photographer keren" yang bertempat di Perut Bulat cafe and Resto tepat di depan Umitra dan Museum Lampung,  Kegiatan dimulai sekitar jam 16.00 dihadiri beberapa komunitas yang meliputi : Tapis blogger, IBL (info Bandal lampung), ruang jingga, teman zetizen, dan lainnya serta asik dipandu oleh host kondang di Lampung yaitu Indra Pradia. 

Tentunya caranya lebih seru dengan menghadirkan travelblogger dan photographer yaitu Haryadi Yansyah ,Evi Indrawanto, dan Yopie pangkey. 

Ngobrol santai terasa seru dengan adanya tanya jawab atau diskusi dari para peserta dengan nara sumber, sebelum acara diskusi nahat dimulai ada point yang sempat saya kutip dari awal pembukaan oleh pembawa acara yaitu "dengan menulis atau blogger Everyone canbe tourism ambasador. Duta wisata masing2 daerah". mantap jadi semua warga jika cinta dengan daerahnya dengan menulis anda sudah mempromosikan daerah masing-masing.. yukk kita menulis.

Selanjutnya dari obrolan tersebut ada beberapa percakapan yang sempat saya kutif, yukk lanjut kita simak .

Bagaimana memulai menjadi blogger? 
Menurut mb Evi : Berangkat dari passion, dari kecil dari keluarga hoby traveling, memang sudah bawaan dari orang tua, selanjutnya setelah anak  besar, kesibukan di rumah tangga sudah berkurang sehingga  lanjutkan hoby.

menurut Yayan:  Jika ada kemalasan dari ngeblog, jalan2 lagi. sehingga dapat semangat baru yang paling  adanya respon dari pembaca  sehingga menambah semangat baru.
Awal membuat blog, daftar saja di blogger, hampir sama daftar di akunsosmed.

Bagaimana keterkaitan foto dengan blog?
Menurut om Yoppy : Foto visual dan menulis : kata- kata.

Foto penunjang dari kata-kata. Kadang tidak semua foto menerangkan banyak. Jadi kata2 dan foto saling menunjang. 
Blog berisi kata2 dan foto menunjang tilisan tersebut. 
Misalnya jalan2 tulisannya dilengkapi dengan adanya foto.



Bagaimana tolak ukur blog/tulisan bagus?
Evi: kalau memulai dengan cara-cara tertentu sulit jalan, memulai dari yang ada di diri, misalnya sudah punya foto, tinggalkan cerita foto tsb dengan tulisannya sendiri.



Pertanyaan dari Mb Naqiyyah dari tapis blogger. Bagaimana tips untuk pendanaan perjalanan dalam perjalanan?
Yayan : Persiapan perjalanan. Harus nabung. Gatget penunjang untuk dokumentasi

Evi : Dari rekomendasi teman sehingga banyak informasi yang akan mengarah ke kita, sehingga banyak point positif untuk menilai kita.
Yopy: Awal menjalani dunia motret pada tahun 2003, kemudian  break hingga tahun 2010 setelah dari Aceh, semua proses dijalani cukup panjang,tidak instan, dari merintis kepercayaan dan perjuangan sendiri. Lampung memiliki banyak fotografer profesional banyak lebih bagus dari saya tetapi saya harus punya foto tapi dapat hasil yang beda. salah satu dengan menjelajah lampung.


Pertanyaan Yoko: Apakah ada istilah cerita basi? Tips agar tidak basi? 
Evi: Traveling story, tidak ada basi. Cerita tentang tiket ya bisa berubah. Kalau cerita keindahan dn jalan2 tdk ada yang basi.

Yayan: tidak ada yg basi. 
Yopy:  dilihat dari sudut pandang yang mana? Misalnya foto lama, ada bifore and after.

Menjadi travelblooger harus jalan2, 

Pertanyaan peserta lain Bagaimana blog dicampur-campur. Apakah bisa dikatakan trevel blogger?
Yopy: Baru mulai: nulis saja.. Blognya harus spesifik karena lebih diterima oleh google. Upload, tidak langsung satu kali, tapi bertahan, dengan banyak sudut pandang.
Tia: Travelbloger berdasarkan image yang keluar orang lain, jika blog isinya macam-macam dapat dikatakan blog gado-gado.  
Yayan: awalnya blog gado-gado, trus lebih spesifik.  Update seminggu sekali. Tidak mesti jalan-jalan jauh.


Pertanyaan Rangga; bagaiman tips travel blogger dengan biaya yang minim dengan kesibukan yang banyak?
Yoppy: Dapat tugas sambil menjadi wisatawan. Dapat sambil bercerita begitu. Meski sekolah, atau bekerja dapt dilakukan. 
Yayan: Di sekolah banyak waktu kosong, hari minggu atau saat liburan sekolah. Transportasi cakhiking, Ikut komunitas misalnya couchsurfing.
Evi: ikut mama ke pasar, banyak cerita disana, dari sana dikembangkan.

Disisi akhir kegiatan adanya hadiah yaitu vocher belanja  yang didapatkan oleh Mb Nagiyyah, Tri Yuliawan, dan Mamik Mamiko.
Load disqus comments

0 komentar