loading...

Sunday, May 28, 2017

Pulau Wayang, dapat Dicapai Via Darat : Pengalaman Trip 100 Peserta

Start  Trip
Pukul 7 kita sudah tiba di pom bensin Umbul Kunci Teluk Betung, Bandar Lampung. Personil Team adventure dan Pecinta Alam Lampung disingkat T3ampal datang tepat waktu sesuai kesepakatan ketika dishare pada akun sosmed. Kali ini team t3ampall bergabung dengan group atau komunitas Tripacker Lampung, dimana komunitas ini mengajak melalui sosmed untuk mengeksplore Pulau Wayang, pulau yang sekatang sedang naik daun atau kekinian di anak muda Lampung. 

Setelah sekian lama menunggu di pom bensin tersebut, kita mulaban i merasa jenuh dimana, sudah hampir sejam belum ada tanda tanda datangnya anggota tripacker, kemudian yang datang justru dari komunitas yang lain, yang ternyata menyatakan ikut bergabung juga dalam mengekplore pulau Wayang via darat. Kamipun kenalan dan saling sera obrol, walau diantara mereka juga sudah ada yang sudah kenal. Komunitas tersebut meliputi MTMA Lampung, Kawan Piknik, CTA (cukup tau aja) setelah hampir pukul sembilan, peserta trip makin banyak. jumlah peserta trip tidak nanggng-nanggung hingga mencapai 100 orang. 

Perjalanan Menuju Pulau Wayang 
Hingga sekitar pukul 9 tersebut langsung berangkat menuju Punduh Pidada, kab. pesawaran. Melewati jalan utama ke arah Teluk Kiluan dengan menggunakan sepeda motor, istilah lain konvoi motoran. Beberapa kali kita berhenti untuk memastikan semua anggota sudah terkumpul dan menghindari salah arah. Di pertigaan Padang Cermin, kitapun berhenti dan menunggu teman-teman yang tertinggal dibelakang. Setelah berkumpul kembali, lanjut menuju ke arah Punduh Pidada. Terus jalan beriringan hingga di pertigaan Punduh Pidada berhenti kembali. Setelah teman terkumpul kembali, lanjut menuju ke arah Pasar Bawang. Setelah sampai di pasar Bawang, jika ke arah kanan akan menuju ke Teluk Kiluan sedangkan jika ke lurus menuju ke Desa Pagar Jaya, pada pertigaan ini kita ambil ke arah luruh atau arah desa Pagar Jaya. Di beberapa tempat kita berhenti karena ada teman yang motornya gembos atau ban bocor, sehingga kita berhenti kembali dan menunggu teman-teman tersebut. Selanjutnya berhenti sholat juhur. Hingga petualangan dengan jalan underla dan berlumpur mulai memacu adrenalin. 

Saya bersama sekitar 5 motor berjalan didepan. Tapi apa daya ternyata kita salah jalan karena teman yang paling depan ternyata bukan yang tau lokasi, dia hanya menerka saja. Alhasil kita harus putar balik dan mengikuti teman yang benar jalannya. Untuk menuju ke Pulau ini setelah melewati desa Bawang, banyak sekali pertigaan atau percabangan jalan. Sebaik teman teman yang akan mengekplore pulau wayang via darat, sering bertanya ke pada warga arah jalan ke desa Pagar Jaya atau ke arah pulau botak atau ke arah pantai Karang Menyingok. Sehingga warga akan paham dan menunjukan jalan.

Jika bertanya ke warga masyarakat sekitar arah pulau Wayang?  banyak warga tidak mengerti dimana pulau Wayang tersebut. Mungkin nama Pulau Wayang tercetus oleh anak muda kekinian yang memberi nama baru, karena pulaunya berjejer mirip seperti pulau Wayag, di Raja Ampat Papua, ini terkaan loh.. Hehehe.. Jadi jangan tanya pulau Wayang, tanyalah arah Pulau Batok atau ke Karang Menyingok.

Keadaan pantai di depan Pulau Wayang 

Pulau Wayang 
Setelah melewati jalan dengan adventure dengan jalan yang berlumpur, berbatu, turunan dan tanjakan serta jalan setapak, hingga sampai di rumah warga, Di rumah warga ini kami putuskan untuk menitipkan motor karena jakanan sangat licin sekali, kamipun disini istirahat serta makan siang. setelah itu kami rombongan berjalan kaki menurun hingga tiba di tambak udang lanjut ke tepi pantai. disini kami disajikan pemandangan yang indah, pantai dengan pasir putih dan ombak yang besar serta didepan berdiri tegak 5 pulau yang berjejer. ternyata inilah yang dinamakan pulau Wayang. di depan panti ini terdapat sebuah vila yang sudah cukup lama dan bersentuhan langsung dengan tambak udang.  

Pulau wayang warga setempat ada yang menyebutnya pulau Batok ada juga Pulau Wayang, lalu mengapa dinamakan pulau Wayang, ternyata pulau ini terlihat dari kejauhan berjejer empat seperti Wayang. 

Keindahan pantai dan Pulau Wayang via darat, Silahkan simak foto-foto berikut ini








  

Kami tiba di pantai ini tepat pukul empat, selama satu jam kami habiskan untuk bermain di pantai yang didepannya pulau Wayang: berselfie ria, foto-foto, video dan lainnya dilakoni para peserta trip. untuk lengkapnya kondisi disini dapat disimak pada video yang telah saya rekam, selamat menonton. 

untuk mencapai pulau ini yang lagi trend adalah memalui jalur laut yaitu dengan menyewa kapal atau boat dari dermaga Ketapang / pantai Klara. namun kami berhasil mencapai melalui darat. pengalaman dari teman Tour Leader yang sering membuka open trip ke Pulau Wayang ini, sering menyatakan jika ombok besar sulit seklai untuk mencapai pantai ataupun mencapai pulau Wayang ini, tapi jika pada saat cuaca bersahabat bia mencapai pulau dan berfoto-foto diatas pulau Wayang ini. 

Setelah lebih kurang 1 jam kami di pantai ini, kami kembali berjalan menuju ke rumah warga tempat menitipkan motor, saya berjalan lebih dulu daripada teman-teman yang lain karena mengejar janji dengan teman yang sedang berkunjung ke Lampung, besokknya tenam tersebut sudah kembali ke Kotanya. sehingga saya izin untuk pulang terlebih dahulu, tepat jam 9 malam saya sampai di kota Bandar Lampung.  dari cerita teman yang belakangan pulang ada yang mencapai rumah sudah jam 12 malam. ini trip yang luar biasa dengan para peserta trip paling banyak. 

Video di pantai depan Pulau Wayang.
thumbnail
Judul: Pulau Wayang, dapat Dicapai Via Darat : Pengalaman Trip 100 Peserta
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Catatanku, Foto, tempat wisata, Video dan youtube :

0 komentar:

 
Copyright © 2015. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz