Monday, May 1, 2017

Tips Memilih Teman Trip di Sosial Media

Kekecewaan saat trip atau jalan-jalan ke tempat distinasi wisata sering sekali dialami oleh para traveler atau backpaker, diantara kecewa karena agen wisatanya kurang profesional, tempat wisatanya tidak sesuai dengan foto, jadwal tidal sesuai rencana, kurang aman dan nyamannya tempat wisata, biaya yang tambahan atau terlalu mahal, fasilitas kurang mendukung dan alasan alasan lain atas kekecewaan dalam ngetrip. Berikut ini salah satunya yang  akan saya kupas adalah lantaran kurang cocok dengan teman atau group tripnya, sehingga perlu trip memilih teman ngetrip atau teman jelong jelong.

Unek-unek atau rasa ketidakpuaskan tersebut menjadi viral disosial media,  dimana sang kecewa mengepost status yang sangat menimbulkan simpati bahkan empaty teman teman sosmed, sehingga ada pihak merasa dirugikan dan ada pihak juga yang terkesan kurang tanggung jawab.

Dalam menikmati wisata atau ngetrip akan lebih semangat jika kita dikeliling oleh orang orang yang satu ide dan pikiran sehingga semua membuat terlengkapi, tentunya jika orang orang tersebut adalah teman teman akrab kita. Namun terkadang saat kita ngetrip sering sekali waktunya tidak berbarengan dengan sahabat sahabat kita sehingga kita berusaha mencari teman ngetrip di luar sana. Jalur cepat dalam mencari teman ngetrip yaitu melalu dunia maya atau sosial media yaitu dengan bergabung di komunitas traveling atau backpacker, dari sana  kita mendapatkan banyak informasi dan teman teman baru.

Banyak komunitas di sosmed seperti facebook, twitter, website, instagram, linkdln, dan sosmed lainnya. Dari member komunitas tersebut tentukan akan menambah teman, akan tetapi kita tidak mengenali siapa-siapa mereka di group komunitas tersebut, Nah berikut ini   ada  tips tips dalam mencari teman ngetrip yang baik agar kita tidak kecewa saat ngetrip bersama mereka

Yuk kita simak:

1. Jangan dipikir orang satu grup itu sama pikiran dan sama selera. Satu grup cuma sama-sama klik grup yg sama dan gabung. Ada tujuan bergabung di group untuk mendapatkan informasi saja, ada hanya ingin tau saja, ada hanya murni pecinta dan hobby traveling sehingga akan menambah link wisatanya.

2. Lebih pilih pilih. Terutama memilih kepada yang identitasnya jelas, di profil sosmednya jelas, foto dan biodata dia. jika nama dan bioadatanya dia tidak jelas, foto profilnya tidak ada, mending cari yang sudah jelas jelas aja. Akan lebih bagus jika di akun sosmednya pasti, sudah banyak pengalaman atau foto dia di tempat2 distinasi wisata yg relevan sehingga dia benar2 seorang traveler atau  backpacker

3. Biasakan kenalin lebih dalam orang yang akan jalan ngetrip bersama kita.  minmal ketemu ngopi-ngopi dulu.  Orang yang kelihatan akrab, suka becanda di dunia maya  belum tentu seperti itu adanya di dunia nyata. Jika jaraknya tidak satu kota/berjauhan dengan saling komunikasi via phone akan terbaca juga sifat dan karakternya tutur sapa dalam menanggapi pembicaraan kita.  Ditambah lagi kita ajak ngobrol inten by phone sehingga jelas karakter dan sifat. Dari ngobrol sudah sejalan Ketika dalam trip akan lebih sejalan.

4. Biasakan terbuka dan sampaikan semua yang menyangkut trip, sampaikan semua kepada calon teman ngetrip tersebut misalnya semua biaya perjalanan, waktu, tempat, penginapan dan semuanya. Jadi semua akan ditanggung bersama dan cara pembayaran serta lainnya harus disampaikan dibahas bersama.  Resiko ditanggung bersama.

5. Membuat group diskusi kecil. Jika sudah ada yang akan berangkat ngetrip siapa saja, buatlah group kecil di akun whatapps, bbm,  line, fb dll.. Sehingga semuanya didiskusikan bersama di group kecil tersebut.

6. Ngobrol yang berhubungan dengan wisata / trip saja. Kalau ingin temen jalan ngetrip atau hobi tertentu. Usahakan ngobrol hal yg berhubungan itu aja. Jangan masalah/soal pribadi karena mungkin bisa menyinggung salah satu. Jangan bicara politik atau pendapat politik.  Meskipun dipancing. Saat panas seperti ini lebih baik gak usah ngomong politik. banyak orang yang gak dewasa dan menganggap politiknya lebih dr agama bahkan Bicara politik di forum nya aja.

7. Sadar bahwa 2 atau lebih orang itu gak ada yg sama persis karakternya. Saling memahami dan  kudu saling mengalah mengalah.

8. Tiap perjalanan sebenarnya pelajaran. Kita jadi bisa belajar macam-macam karakter orang dari teman ngetrip dan akan menjadikan kita lebih dewasa.

9. Ketika mau backpackeran dengan orang baru,  jika yang pemula cenderung kita harus banyak mengelus dada, terkadang mereka banyak tidak tau jadi kita harus mengayomi.

semoga artikelnya membantu dan dapat meningkatkan kewaspadaan serta menghindari kekecewaan dalam melakukan trip dengan orang baru.. 
Terima kasih, jangan lupa komentarnya..
Load disqus comments

0 komentar