Berisi tentang cerita, foto, video, hoby, Aktivitas, dalam perjalanan petualang dan pencari pengalaman

Showing posts with label Foto. Show all posts
Showing posts with label Foto. Show all posts

12/5/18

Dam Raman : Wisata Danau Bak Meteor Di Pinggir Kota Metro

9:18 PM 0
Dam Raman adalah sebuah danau buatan yang berada di perbatasan 3 kabupaten yang ada di provinsi Lampung yaitu Kota Metro, kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur.  Danau buatan ini yang terletak di Distrik 28 dikelolah oleh pihak khusus yang menangani irigasi dan sejenisnya. Danau ini tujuannya untuk sebagai penampungan irigasi pengairan sawah di wilayah Metro dan Lampung Timur.
Dam Raman di Kota Metro

Untuk mencapai Dam Raman ini dari pusat kota Metro sekitar 8 km kearah Metro Utara  tepatnya di kelurahan Purwoasri, tepat di jalan Dam Raman, untuk lebih lengkapnya dapat menggunakan google map sehingga akan mudah mencapai lokasi Dam ini.

Dari cerita masyarakat yang saya dengar tentang Dam Raman ini, bahwa sejak awal dibangun Dam Raman sudah memiliki nilai estetika tersendiri, yangmana sebuah bendungan air yang luas yang dapat digunakan untuk bersantai dan pemandangan air. Tetapi karena belum bergeliatnya wisata dan belum trendnya dunia sosial media. 

Dam Raman hanya dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk sekedar memancing atau hanya duduk-duduk atau nongkrong bagi anak muda, terkadang tempat mandi anak seusia sekolah dasar. Bahkan banyak cerita kelam bahwa di Dam Raman beberapa kali anak tenggelam dan meninggal di lokasi Dam ini. 

Selain itu ada cerita mistis yang tidak kalah seram tentang bendungan Dam Raman yang berhubungan dengan mahluk halus dan sejenisnya serta ada cerita adanya buaya putih dan ular besar penghuni bendungan ini. bahkan cerita pembegalan dan perampokan menjadi cerita kelam tentang Bendungan Dam Raman ini.

Cikal bakal nama Dam Raman berasal dari gabungan bahasa yaitu Dam artinya Bendungan sedangkan Raman artinya cantik atau indah. sehingga jika digabungkan arti Dam Raman adalah bendungan air yang indah. 

dikawasan Dam Raman banyak ditumbuhi kayu-kayu akasia yang sudah
 berumur tua menambah kesan eksotik daerah ini 

penampilan jembatan gantung di 28 Dam Raman
6 tahun yang lalu 
Awal saya tinggal di kota Metro sekitar 6 tahun lalu tahun 2012, saya yang hoby berpetualang bertanya-tanya ke teman asli kota Metro "dimanakah tempat wisata di Kota Metro" hingga saya berkunjunglah ke Dam Raman ini. 

Dam Raman, saat itu Dam ini tidak terlihat sebuah bendungan yang luas tetapi semua tertutup oleh tumbuhan eceng gondok. Jauh dari kata Indah. Saat itu mata saya malah dimanjahkan oleh pohon pohon yang ada di sekitar danau Dam Raman ini, pohon rengas dan akasia menjadi objek saya untuk mengabadikan tempat ini dengan foto. Dam Raman ini sama sekali tidak dikelola layaknya bendungan sebagai objek wisata, saat awal-awal tinggal di kota Metro, berjalannya waktu beberapa kali saya dan teman-teman mengadakan hounting foto lengkap dengan model di tempat ini. Saat itu juga kamupun sudah menjelajah jembatan gantung yang ada di sekitaran Dam Raman ini, saat itu jembatannya sudah cukup memperihatinkan karena sudah sangat buruk sekali, saya untuk melewati jembatan tersebut ngeri-ngeri sedap gitu..hehehe...

Seiring berjalannya waktu, kurang lebih tahun lalu 2017, Dam Raman menjadi blooming bahkan menjadi trending topik sendiri di kalangan masyarakat Kota Metro dan sekitarnya. Tempat ini menjelma tempat wisata air yang ada di Kota Metro. Bahkan teman-teman di luar kota Metro minta untuk diantarkan untuk mengunjungi danau buatan Dam Raman ini. Beberapa kali saya mengajak keluarga untuk berkunjung ke Dam Raman ini, menikmati pemandangan dan menaiki perahu serta bebek-bebekan yang tersedia di bendungan Dam Raman ini. Suasana di danau ini sangat ramai, selain menaiki perahu, bebek-bebekan juga dibangun spot untuk foto-foto, sampai lengkap dengan para pedagang dan tempat nongkrong lainnya. Saat itu untuk masuk ke tempat wisata ini tidak dipungut bayaran hanya saja kena biaya parkir saja. daerah Dam Raman benar-benar menjadi pusat keramaian yang ada di kota Metro terutama di hari Libur. 
perahu dan bebek-bebekan di Dam Raman
Bergulirnya waktu, cukup lama saya tidak berkunjung lagi ke Dam Raman, karena kesibukan kerja serta masih masa istirahat pasca sakit malaria. Sehingga saya tidak begitu tau perjalanan perkembangan tempat wisata Dam Raman ini.  Hingga pada bulan puasa tahun 2018 saya bersama istri berkunjung kembali ke Dam Raman dengan tujuan untuk ngabuburit bulan puasa. Tetapi apa yang saya lihat ada perbedaan jauh keadaan di danau ini. Apa perbedaan itu? Yaitu saya melihat tempat wisata Dam Raman seperti redup sepi pengunjung, bahkan  spot - spot foto yang dulunya berbayar sekarang tampat tidak terurus dan mendekati rapuh. Para penjual hanya sebagian kecil saja sudah banyak lapak yang tutup, serta perbedaan-perbedaan yang lainnya. 

Saat itu saya berasumsi ada apa kok tempat wisatanya berubah yang dulunya sangat ramai sekarang bahkan terancam tutup. Apakah karena bulan puasa atau karena pengunjungnya memang sudah tidak ada lagi yang ingin berkunjung ke Dam Raman. Selanjutnya sampailah saya mendaptkan sebuah share dari teman-teman sosial media alasan mengapa dam Raman mulai sepi karena ada sebuah surat keputusan yang dikeluarkan pihak yang menangani tentang irigasi bahwa tujuan pembuatan dam ini hanya sebatas irigasi bukan untuk wisata. Ya mungkin hal tersebut yang menyebabkan pihak yang dulunya gencar mengembangkan wisata di Dam Raman ini mulai mundur teratur, tetapi secarai realnya saya kurang paham, mungkin perlu adanya penjelasan atau klarifikasi dari pihak yang berkepentingan di Bendungan ini. 

Awal Bulan November 2018 saya kembali berkunjung ke bendungan Dam Raman  ini, kondisi saat musim kemarau dimana kondisi bendungan airnya cukup surut akan tetapi ternyata masih ada perahu dan bebek-bebekan serta beberapa pedagang di sini. namun jauh dikatakan ramai, Selain itu ternyata di dekat bendungan ini sudah ada sebuah kolam renang umum yang sudah beroperasi tetapi saya belum perna masuk ke kolam renang tersebut. 

Sudah hampir 2 tahun ini Dam Raman bermetamorposis menjadi tempat wisata yang sangat Ramai namun bak bintang jatuh redup tak berjejak. Hingga saya menilai ini tempat wisata yang bagai meteor dimana saat muncul begitu blooming dengan pancaran yang begitu menjanjikan namun berlahan habis terkikis oleh atmosfer. Hanya sedikit sekali meninggalkan puing-puing bahkan hilang tersapu angin. 

Fenomena pariwisata yang singkat seperti ini apakah akan kembali pulih bak sediakala ataukah akan hilang hanyut terbawa arus air Dam raman. serta apakah ini akan terjadi ditempat-tempat lain ataukah akan ada solusi jitu untuk tetap eksis. Sinergi semua pihak yang berkepentingan di sini adalah sangat penting untuk tetap berjalannya tujuan yang mulia.Jaman terus berkembang tetapi inovasi harus terus digali sehingga menjadi tetap hidup.

11/4/18

Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro yang Kekinian

9:20 PM 0
Payungi: Pasar Yosomulyo Pelangi, Sore selepas sholat ashar saya bersama mantan pacar terindah, sesuai rencana sebelumnya sepulang dari Kondangan lanjut untuk berkunjung ke Pasar distinasi digital terbaru yang ada di Lampung yaitu Pasar payungi. Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro. dimana pasar ini? Dengan bantuan google MAP dan Foto yang dishare Genpi Lampung, akhirnya sampai juga.
Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro baru saja dilounching minggu lalu, sangat disayangkan saat pembukaan perdana saya tidak bisa datang karena adanya kegiatan yang lain. tapi hari ini saya paksakan untuk datang ke lokasi ini, walaupun keadaan pasarnya sudah tutup. 

Walaupun kondisi Payungi: Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro sudah tutup, saya dan mantan pacar saya masih bisa menikmati indahnya distinasi digital ini, tentunya diisi dengan swafoto dan lebih menyenangkan lagi dapat berserah obrol dengan penggagas terbentuknya / Founder pasar Payungi ini, yaitu bapak Dharma Setyawan bersama Istri: Hifni Septina Carolina. Bersama Dosen salah satu universitas terkemuka di Kota Metro ini, kurang lebih 30 menit kami habiskan dengan bertanya tentang pasar Payungi ini, yang mana letak pasar ini pass di sekitar rumah mereka. Luar biasa mereka memanfaatkan lingkungan sekitar untuk lebih maju. dari beliau kami menggali informasi tentang pasar digital ini.   
Pak Dharma membangun pasar ini atas kerjasama Genpi (Generasi Pesona Indonesia) Lampung dan solidaritas masyarakat sekitar, tentunya salah satu warga yang juga sangat berperan penting dalam pembentukan pasar ini adalah Pak Subar. atas swadaya masyarakat akhirnya pasar ini dapat berjalan hingga minggu kedua ini. 

Pasar Payungi atau pasar Pasar Yosomulyo Pelangi, ini adalah Satu lagi pasar distinasi digital yang ada di Lampung. Sebelumnya sudah populer yaitu pasar Tahura dan Pasar 1.000 Batoe serta yang terbaru Pasar Pasmami. 

Pasar Tahura terletak di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdurahman  Tepatnya di Desa Hurun, Kecamatan Hanura, Kabupaten Pesawaran. Pasar 1.000 Batoe Pasar 1000 Batoe terletak di Desa Sumber Agung, Kemiling Bandar Lampung Pasar Pasmami berada di Jln Satria, Desa Gedung Tataan, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. sedangkan Pasar Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro  terletak di jalan kedondong  Rw/Rt:  07/21 kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat Kota Metro. 

Pasar Payungi atau pasar Pasar Yosomulyo Pelangi baru saja diresmikan pada hari minggu 28 oktober 2018, saat lounching pasar ini sangat direspon positif oleh masyarakat dengan terbukti dikunjungi sekitar 2 ribu pengunjung. Di pasar ini terdapat sekitar 60 pedagang dari warga setempat dan mahasiswa. untuk masuk pasar ini tidak dipungut biaya, tetapi untuk berbelanja di pasar ini harus menukarkan koin di depan pintu masuk pasar, yang mana koin tersebut dihargai sesuai nominal rupiah. harga jajanan di pasar ini sangat terjangkau dan sangat merakyat.  selain itu dipasar ini terdapat makanan khas yang tentunya akan menambah sensasi tersendiri bagi penikmat kuliner Lampung. selain itu yang tidak kalah serunya disini pengunjung dapat menikmati wahana-wahana digital untuk berfoto-foto yang kekinian serta adanya wahana tambahan yaitu flying fox dan panahan. 

Rute untuk menuju Pasar Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro 
Rute untuk mencapai lokasi pasar Payungi: Pasar Yosomulyo Pelangi tidaklah sulit, jika dari pusat kota Metro (Taman Merdeka / Masjid Taqwa Kota Metro) terus ambil jalan utama jalur ke arah Pekalongan /Lampung Timur, ikuti jalan hingga tepat di PB Swalayan, / masjid Mujahidin. di depan PB swalayan terdapat jalan atau ke arah kiri, masuk jalan ini hingga melewati persawahan dan melewati restoran bengkel perut, setelah persawahan sebelah kiri jalan akan bertemu puskesmas Yosomulyo, di depan puskesmas ini terdapat jalan, jalan ini adalah jalan Kendondong. masuk terus sekitar 50 meter hingga bertemu pasarnya. selamat menikmati.  

Berikut ini foto-foto seru saya bersama mantan terindah saya di Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro 

















5/30/18

Apakah Sudah Tau Apa Itu PESTA SEKURA? Yuk Kita Saksikan Langsung Acaranya

2:08 PM 0
PESTA SEKURA : Perayaan Hari Lebaran Khas Lampung Barat
Perayaan hari raya Idul Fitri akan semakin lengkap dengan berkumpulnya dengan keluarga besar, tentunya akan lebih lengkap dan menyenangkan jika dapat bersama-sama berdarmawisata ke objek wisata dan budaya di Nusantara. Nah berikut ini ada salah satu budaya nusantara yang khas yang ada di Lampung, tepatnya di kabupaten Lampung Barat. Masyarakat setempat menyebutnya Pesta Sekura.  

Dari pengalaman pribadi, berikut ini saya berbagi tentang budaya Pesta Sekura yang sekarang menjadi icon kabupaten paling barat di Lampung ini Lampung Barat. Sudah lama saya mendengar cerita pesta sekura  akan tetapi saya tidak perna ikut langsung menyaksiksikan suasana pestanya, pada tahun lalu saya berkunjung ke dan ikut acara pesta ini, untuk tahun ini saya sudah mempersiapkan diri dengan ambil liburan lebaran lebih lama. Liburan lebaran ini diambil lebih lama untuk menyaksikan acara Pesta Sakura yang diadakan setiap tahun pada minggu awal di bulan syahwal.  

Pada Pesta sekura tahun lalu saya saksikan di 2 tempat yaitu di  daerah  Kenali dan daerah Kuta Besi Skalabrak. Daerah tersebut bisa ditempuh dengan jalan darat menggunakan kendaraan roda 4 dengan ditempuh kurang lebih sekitar 5 jam dari kota Bandar Lampung  (kurang lebih 240 km). 

Dua pilihan tempat tersebut untuk menyaksikan pesta sekura karena dari beberapa informasi teman asli penduduk setempat dan yang sering menyaksikan acara pesta ini bahwa di dua tempat tersebut yang paling meriah. Untunglah acara pesta di kedua tempat tersebut tidak bersamaan dimana di Kenali diadakan pada hari ke 2 lebaran (2 syahwal) sedangkan di Skalabrak diadakan pada  4 syahwal.  Selain di kedua tempat tersebut acara pesta sekura ini diadakan di daerah  Belalau, Balik Bukit, Sukau, dan Liwa.  Acara pesta  tersebut  dilaksanakan secara bergantian walau terkadang secara kebetulan dilakukan  waktu yang  bersamaan.
Para Sekura Betik yang sedang asik Selfie
sumber foto : Rasuane Noor
Pesta sekura merupakan tradisi tahunan berupa pesta topeng di suku adat Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Barat, pesta ini dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri selama satu hari antara 2 syawal/ lebaran ke 2  hingga satu minggu setelah lebaran.   

Sebelumnya saya tidak paham apa pengertian dari “sekura”, dari informasi toko masyarakat setempat bahwa pesta sekura adalah pesta topeng,  hingga saya baca sebuah artikel hasil penelitian yang dilakukan I Wayan Mustika, Kata Sekura sendiri berasal dari bahasa setempat dari kata “Sakukha” yang berarti penutup muka atau penutup wajah.  Pesta Budaya Sakura adalah perayaan ungkapan kegembiraan masyarakat secara bersama-sama dengan bertopeng (menutup wajah) dan merubah penampilan sedemikian rupa yang sifatnya menghibur serta bertujuan utama bersilaturahim.

Pada acara pesta sekura ini diisi dengan banyak kegiatan yaitu acara  dengan penampilan tarian-tarian tradisional, perlombaan-perlombaan seperti pelombaan silat/kakot, berpantun dan atraksi keliling para sekura, serta  panjat pinang beguai jejama (gotong royong).  Kegiatan tersebut dimulai sekira pukul 9 pagi  hingga selesai bahkan mencapai jam 5 sore, acara ini diadakan di pusat desa terutama di rumah adat dan pasar sehingga acara semakin berwarna dengan adanya kegiatan transaksi jual beli.  

Dari penampilan para sekura ada diantara mereka yang berjual beli dengan menggunakan sekura sehingga saya menyaksikan hal tersebut terasa ada hal yang khas di acara ini. sebelum acara selain itu penampilan dan tingkah laku para sekura dengan keunikan tersendiri ada juga para sekura sekadar berkeliling, beraksi dan berusaha mencari perhatian apabila melihat banyak penonton yang menyaksikan mereka. Dengan adanya alunan musik semakin lucu dan unik dari tingkah para sekura dengan goyangannya yang membuat para penonton terhibur, ada juga penampilan sekura seolah-olah hamil dan mengikuti gerakan ibu hamil, ada pula sekura yang bertingkah layaknya wanita dan dibuat-buat seanggun mungkin dan masih banyak lagi tingkah sekura lainnya.  

Dari segi penampilan sekura dibagi 2 kelompok yang pertama disebut sekura betik (helau), yang artinya sekura bersih. Sesuai dengan namanya, sekura betik mengenakan kostum yang bersih dan rapi serta sifatnya sebagai penghibur, dengan menggunakan kaca mata gelap dan semua kostum dari kain panjang dan biasanya penutup kepala menggunakan selindang miwang (kain khas sebutan masyarakat Lampung Barat), kemudian pinggangnya juga dipenuhi gantungan kain panjang, banyak atau sedikitnya kain panjang yang dipakai oleh seorang atau kelompok orang yang sedang bersekura. 

Sekura betik khusus diperankan laki-laki yang belum beristri, dari pengamatan saya sekura betik banyak sekali dilakukan perankan anak-anak. Mereka berkeliling pekon (desa) untuk melihat-lihat dan berjumpa dengan gadis pujaan. Selain itu sekura ini juga berfungsi sebagai pengawal sanak saudara yang menyaksikan atraksi topeng. Mereka membawa senjata pusaka sebagai simbol menjaga gadis atau muli bathin (anak pangeran) yang menyaksikan pesta topeng agar terhindar dari sekura kamak yang jahat. Mereka juga menunjukkan kemewahan dan kekayaan materi yang dapat terlihat dari selendang yang dikenakannya. Secara simbolis banyaknya selendang mengartikan sekura itu adalah meghanai yang baik. Sekura betik bebas berekspresi, sekura betik tidak berhak mengikuti panjat pinang, hanya sebagai penggembira. 
Topeng Sekura Betik Lagi beraktraksi di depan Panggung
sumber foto : Rasuane Noor 
Kedua disebut sekura kamak yang artinya sekura kotor berpenampilan kotor, bisa disebut juga Sekura Calak. Ciri khas sekura kamak adalah memakai topeng dari bahan kayu atau dari bahan-bahan alami seperti tumbuh-tumbuhan dan atau terbuat dari bahan-bahan yang jelek/bekas yang menutupi wajah dan tubuh mereka menjadikan penampilannya menjadi lebih unik dan kotor dengan pakaian aneh dan lucu. Sekura Kamak berhak memanjat pinang yang telah ditentukan, untuk bersaing dan bekerjasama dalam berkelompok (beguai jejama) untuk mencapai puncak dan menjadi pemenang. 
Sekura Kamak berbagaimacam bentuk topeng sedang memainkan rabana
sumber foto : Rasuane Noor
Dikaji menurut sejarah pertunjukan seni sekura pada masa lampau hingga saat ini belum diketahui secara pasti awal mula pesta topeng sakura ini dimulai, siapa penyelenggaranya, siapa pelaku, siapa pula yang terlibat karena tidak adanya bukti tertulis yang mendukung melain hanya sebatas tutur secara turun temurun.  

Berdasarkan hasil penelitian  I Wayan Mustika  tahun 2011 Sakura merupakan hasil buatan yang digunakan untuk pemujaan oleh kelompok Buay Tumi pada masa pra sejarah yang memiliki sistem kepercayaan animisme (sistem kepercayaannya terhadap kekuatan roh-roh maupun benda-benda, seperti alam, gunung, batu, dan sungai). Buay Tumi adalah suku Lampung yang paling tua yang mendiami tanah Lampung. Ratu Sekarmong atau Sekarumong adalah seorang wanita yang menjadi pemimpin masyarakat Buay Tumi pada akhir masa pengaruh Hindu di Skala Berak.
Sekura Kamak yang berpenampilan lagi hamil
Pada masa pra sejarah sakura merupakan sebuah pertunjukan yang digunakan untuk upacara pemujaan kepada penguasa alam, roh-roh nenek moyang, yang cenderung berwajah jelek dan bertata busana dari daun-daunan atau seadanya. Sakura dahulu ditampilkan oleh kelompok masyarakat Buay Tumi di tempat yang dianggap keramat, seperti tempat pemujaan. Tujuan ditampilkannya sakura ini agar dapat menghadirkan roh leluhur, dan penguasa alam semesta untuk mendapatkan perlindungan atau bantuan, serta terhindar dari kesulitan yang melanda masyarakat desa. Artinya Sakura dibuat untuk kepentingan masyarakat Skalabrak dalam berbagai kegiatan, seperti habis panen padi dan pemujaan untuk keselamatan desa. Bila diperhatikan dari segi bentuk artefak pada wajah Sakura menandakan adanya hubungan yang sangat erat dengan pemujaan terhadap penguasa alam, leluhur, maupun terhadap roh-roh ghaib.   

Keberadaan tradisi sakura terus berlangsung sepanjang pengaruh agama Hindu di Buay Tumi. Sakura tidak saja disajikan setiap panen tiba, tapi juga dilakukan setiap  bulan purnama di alun-alun.  Hingga pada akhirnya datanglah  penyebar agama Islam di Liwa dan berhasil  merubah keyakinan masyarakat Buay Tumi yang semula animisme dan memeluk Islam hingga kini. Sejak saat itulah hampir semua kegiatan yang berbau animisme dan Hindu mengalami perubahan mendasar menyesuaikan pada ajaran agama Islam termasuk acara sekura.

Demikanlah cerita tentang pesta sekura semoga dapat menambah referensi dalam mengenal seni budaya di Lampung. 
Lampung Barat merupakan kabupaten paling Barat di Provinsi Lampung yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatra Selatan dan Bengkulu, selain memiliki potensi wisata Adat budaya yang khas  seperti pesta sekura, juga memiliki alam pegunungan yang menawan yaitu terdapatnya Taman Nasional Bukit barisan Selatan, Taman Ham Tiu Biu, Kebun Raya Liwa, Danau Ranau, Air Terjun Sepapahan Kiri dan Kanan serta air terjun lainnya yang masih belum banyak dijamah, Rest area Puncak Bodong,  wisata air Arung Jeram Way Besar serta memiliki situs megalitikum Batubrak dan situs sejarah lainnya. Ketika berkunjung ke Lampung Barat sangat menyenangkan, selain indah, hawa pegunungan, juga masyarakatnya ramah-ramah serta wilayahnya aman. Ayo kapan lagi ke Lampung Barat dijamin ketagihan ingin kesana dan kesana lagi.

Sumber Referensi :
Penduduk Asli Skalabrak Lampung Barat dan Artikel  I Wayan Mustika, Perkembangan Bentuk Pertunjukan Sakura Dalam  Konteks Kehidupan Masyarakat Lampung Barat Tahun 1986-2009, Ringkasan Disertasi dalam Rangka Ujian Terbuka, UGM Tahun 2011.

Berikut ini video dalam acara Festival Skalabrak yang banyak menampilkan atraksi topeng pesta Sekura 
 

Tulisan ini  diikutsertakan dalam Program Tematik Ramadhan  Di Lampung Bersama Tapis Blogger
Alhamdulillah mendapatkan juara 2. 

5/25/18

12 Air Terjun di Lampung Selatan

10:20 AM 0
Apakah sudah tau kalau di Lampung Selatan memiliki air terjun yang indah dari catatan saya setidaknya terdapat 12 Air Terjun di Lampung Selatan. Lampung Selatan adalah kabupaten paling ujung di provinsi Lampung, atau paling ujung di pulau Sumatera. Bahkan sering dengan selogan Serambi Sumatera. Kabupaten yang terkenal dengan Palabuhan Bakauheni ini,  selalu menjadi sorotan khusus jika pada saat mudik lebaran. Ya sudah tau lah?  karena begitu ramainya arus mudik sehingga selalu menjadi liputan khusus di berbagai televisi di tanah air. Selain terdapat pelabuhan Lampung Selatan juga memiliki Bandara Radin Inten II, yang terletak di Branti yang notabenenya Bandara ini diakses lebih dekat ke Kota Bandar Lampung dibandingkan dengan Ibukota kabupaten Lampung Selatan.

Selain itu Lampung selatan juga terkenal dengan objek alamnya yang indah selain pantainya yang eksotik, Gunung dan banyak terdapat air terjun di bawah kaki Gunung Rajabasa, dapat disimak berbagai pantai yang ada si Kabupaten ini pada artikel : 89 Pantai yang Ada di Lampung

Selanjutnya di kabupaten ini terdapat gunung yang menyimpan sejuta potensi yaitu 2 gunung yang menjadi fenomenal di Indonesia : Gunung Rajabasa dan Gunung Krakatau di selat Sunda.  Gunung Rajabasa adalah Gunung yang megah yang ada di Lampung selatan, jika anda memasuki Kota Kalianda (Ibukota Kabupaten Lampung Selatan). Tepatnya kota kalianda terletak kaki gunung Rajabasa di sebelah Barat daya..  Nah ternyata di Gunung Rajabasa ini banyak sekali menyimpan wisata air terjun, yang mana ├áirnya  bersumber dari Gunung ini. Sekian banyak air terjun yang ada di gunung Rajabasa dan sekitarnya berikut ini saya rangkum. Dalam artikel 12  air terjun atau curup yang ada di Kabupaten paling selatan di Lampung ini. Gunung krakatau yang menjadi  sejarah dunia karena merupakan gunung dengan letusan terdasyat ketiga, pada saat itu letusannya yang menimbulkan sunami besar dan memakan banyak korban. Gunung ini masuk kedalam wilayah administrasi Kabupaten Lampung Selatan.  

Untuk mencapai seluruh air terjun yang ada di Lampung Selatan ini perlu usaha karena jarak antara satu air terjun dan lainya berjauhan. Tetapi jika anda ingin mengekplorasi seluruhnya dengan alamat desa dimana letak air terjun ini dengan bertanya kepada warga di sekitar desa maka anda akan menemukan air terjun2 berikut ini:

1. Air terjun Way Tayas, Desa Pangkul, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan 
Untuk artikel lengkapnya dapat kunjungi di :


Berikut ini video Air terjun Way Tayas, Desa Pangkul, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan


2. Air terjun Way kalam, desa Merambung, Kecamatan Penengahan. Lampung Selatan 

3. Air terjun Cijuet / Sarmun, Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan


4. Air terjun Citiis, Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan
sumber foto : Afrilian 

Berikut ini video air terjun Air terjun Citiis, Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan

5. Air terjun Way Guyuran

6. Air terjun Way Tajur, Desa Cukuh, Kecamatan , Lampung Selatan
sumber foto : Afriliansyah

7. Air Terjun / Curup Jemara, Pantai Minangrua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan
sumber foto : Afriliansyah

8. Air Terjun Way Hawi, Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan

9. Air Terjun Way Secakah, Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan

10. Air Terjun / Curup Midin, Pantai Minangrua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan

11. Air Terjun pantai Babatan, Tarahan. Lampung Selatan

12. Air Terjun Simpang Negara, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan

3/16/18

5 Air Terjun Indah dan Berarus Deras di Datar Lebuay, Tanggamus Lampung

1:21 PM 0
Datar Lebuay adalah salah satu desa yang ada di kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. di daerah ini sebagian besar merupakan kawasan perkebunan kopi dan berbatasan langsung dengan hutan lindung. di desa ini masih tahap pembangunan, yang mana pada saat berkunjung ke desa ini, masih harus ditempuh dengan kendaraan beroda dua dan jalannya masih tanah merah, akan tetapi sebagian jalan sudah diberibatu underla. 

Untuk mencapai desa Datar Lebuay biasanya melewati jembatan gantung yang berwarna kuning di atas danau sungai Sang Arus. Walaupun untuk mencapai desa ini perlu perjuangan adventure akan tetapi di daerah ini dilewati oleh beberapa sungai besar salah satunya terdapat sungai Sang Arus. Sungai Sang Arus yang merupakan sungai yang berarus deras yang bermuara di Bendungan batutegi. pada sungai ini menyimpan surga 5 Air Terjun Indah dan berarus deras yang tersembunyi karena di sungai ini terdapat beberapa air terjun yang dilewati oleh sungai ini. 
Jembatan Kuning air Naningan Datar Lebuay
Berikut ini beberapa air terjun yang perna saya kunjungi dan cerita teman-teman yang perna berkunjung ke air terjun tersebut. saya merangkum dalam 5 Air Terjun Indah dan Berarus Deras di Datar Lebuay sebagai berikut:

1. Air Terjun Jarum, air terjun ini letaknya dibawah dusun Talang Curup di desa Datar  Lebuay, air terjun ini sekarang sudah dikelolah oleh pokarwis dan pemuda desa setempat, dulunya air terjun ini terdapat 3 yang mana 2 air di aliran sungai sang arus (dulu sering disebut air terjun kembar) sedangkan satu lagi air terjun dari sungai kecil yang bermuara di sungai sang arus tersebut yang dulu tidak terlihat karena tertutup oleh pepohonan. namun sekarang air terjun aliran sungai sang arus sudah menjadi satu tidak kembar lagi, dan air terjun satunya sudah terbuka terlihat lebih tinggi. untuk berkunjung ke air terjun ini perlu waktu dan persiapan untuk mencapai lokasi. artikel lengkapnya dapat dikunjungi 

Air Terjun Jarum di Talang Curup Datar Lebuay Tanggamus, petualang di Arus yang Besar

Air Terjun jarum Datar lebuay Tanggamus 
Ini video lengkap air terjun jarum lebuay tanggamus

2. Air Terjun Talang Rambang / Twin,  Arter air terjun indah ini yang khas memiliki 2 tingkat letaknya agak lebih jauh daripada air terjun jarum, air terjun ini memiliki air yang debitnya cukup deras, tapi tidak sederas air terjun jarum. air terjum ini terletak di Talang Rambang, jika saat kondisi cuaca cerah maka untuk mencapai air terjun ini cukup 1 jam dari air terjun Jarum. untuk lebih detailnya dapat disimak apada artikel terlebih dahulu : Ringan Masuk Susah Keluar Jelajah Air Terjun Talang Rambang, Lebuay

Air Terjun Talang Rambang / Twin Datar Lebuay Tanggamus 
Berikut ini video lengkap air terjun twin queen Talang rambang Lebuay Tanggamus 


  3. Air Terjun Tirai / Misteri, air terjun ini dikategorikan 5 Air Terjun Indah dan Berarus Deras di Datar Lebuay memliki ciri khas seperti tirai, namun sebagian anak muda kekinian menyebutnya air terjun misteri. untuk Mencapai air terjun tirai yaitu Arahkan menuju jalan ke arter talang rambang, setelah melewati dusun damar lanjut tanjakan ada pertigaan, ambil ke arah arah kanan turunan hingga ketemu jembatan yg ada atapnya terus aja ketemu jalan tanjakan rusak nah setelah itu ketemu per tigaan yang ada rumah 1 di kiri dan 1 di kanan.  arahkan jalan ke kanan terus.. nanti ketemu rumah, dibelakang rumah itu 50 meter lah turun lembah ketemu curup tirai  silahkan simak di artikel Misteri atau Eksotik di Air Terjun Tirai Lebuay
Air Terjun Tirai / Misteri Datar Lebuay Tanggamus 
Air Terjun Tirai / Misteri Datar Lebuay Tanggamus 
 4. Air Terjun Sukamarga merupakan bagian hulu dari sungai sang arus yang melewati desa Datar Lebuay Surga Air Terjun Berarus Deras  yang nantinya lanjutannya ke air terjun jarum. untuk lebih detail dapat disimak artikel Mengerikan Air Terjun Sukamarga Datar Lebuay seperti di Goa Hantu
Air Terjun Sukamarga Datar Lebuay Tanggamus 
5. Air Terjun Kukusan, Letak air terjun ini tidak kalah jauhnya dengan air terjun talang rambang atau air terjun sukamarga, akan tetapi memiliki arus juga cukup deras, ketika disini juga harus hati hati karena belum banyak dijamah. untuk artikel lengkapnya dapat di simak di  Air Terjun Kukusan : Curup tersembunyi di Hutan Tanggamus
 Air Terjun Kukusan, Lebuay Tanggamus 
Demikianlah catatanku air terjun yang ada di Datar Lebuay, yang saya kategorikan dalam artikel 5 Air Terjun Indah dan Berarus Deras di Datar Lebuay, semoga menjadi referensi untuk berpetualang ke daerah pedalaman di Tanggamus, Lampung.
jika ada info terbaru tentang air terjun yanga da di daerah ini silikah di masukan dalam list komentar, selamat berpetualang, salam lestari...

2/22/18

Kisah Perjalanan Wisata Di Tahun 2017

10:05 PM 0
Kisah Perjalanan Wisata ku di Tahun 2017, perjalanan wisataku tidak sebanyak tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan kesibukkan yang makin padat di pekerjaan serta adanya cobaan atas sakit yang saya alami yang mana harus menjadi penghuni rumah sakit selama 3 kali di rawat, biarlah ini menjadi cerita khusus Tentang Tumbangnya Sang Petualang. 

Namun semua pengalaman Kisah Perjalanan Wisata ku tersebut saya nikmati dengan indah sebagai buah atas hoby yang saya geluti. Dalam petualangan tahun ini kerjasama, kebersamaan dan rasa solidaritas sesama teman trip tidak bisa terlepas demi tercapainya lokasi dituju dan pulang dengan selamat ke rumah.  

Perjalanan wisata ku di tahun 2017 ini segi perencanaan dan persiapan tidak jauh berbeda dengan tahun 2016, hanya saja di tahun ini tidak ada target khusus yang harus saya capai, baik itu lokasi atau distinasi khusus yang harus saya kunjungi untuk berwisata. Namun spesial ketika berkunjung ke Gunung Semeru adalah cita-cita lama yang baru terpenuhi di tahun ini. 

Sedangkan perjalanan wisata ku yang lain semua berjalan bagai air, jika ada ide atau tawaran teman untuk berkunjung ke suatu lokasi, jika tidak bertentangan dengan acara keluarga dan kantor baru saya turut serta. Tidak saya pungkiri banyak kekecewaan dari teman-teman di group trip atau teman-teman trip  yang disampaikan langsung atau tidak tidak langsung kepada saya, lantara karena setiap diadakan trip, saya selalu  tidak dapat bergabung berpetualangan bersama mereka. ya semua karena acara selalu bersamaan waktunya.  ya harapanku semoga semangat berpetualangan dari teman-teman semua tidak surut. 

Oke, berikut ini saya kembali merangkum bagaimana perjalanan wisata ku di tahun 2017. semua senaja saya rangkum untuk mengenang bagaimana perjalananku tahun ke tahun dalam mengunjungi distinasi-distinasi surga dunia ciptaan Allah SWT. 

Dari sekian banyak tempat yang saya kunjungi di tahun 2017,  semua sangat berkesan dan memiliki pengalaman tersendiri akan tetapi yang paling lebih yaitu ketika aku dapat menginjakan kaki di kaki Langit di Bumi Para Dewa yaitu Gunung Mahameru, selanjutnya pengalamanku ketika dapat mencapai puncak gunung Seminung serta pengalaman ketika harus berjuang keluar dari Air Terjun Twin Talang Rambang Datar Lebuay, tanggamus, yang masing-masing ada cerita sendiri dalam artikel-artikel di blog ini. 

Yuk berikut ini ringkasan perjalanan wisata ku di tahun 2017: 
berawal dari tahun baru 2017, yang saya abiskan di Pesisir Barat Lampung bersama teman-teman Treveler / backpacker dunia Lampung yang dapat di simak di artikel : Menutup Tahun di Barat Lampung saat itu ekpektasinya ingin menyaksikan malam pergantian tahun di Pulau Pisang, tapi apa daya tidak sesuai rencana, yang mana akhir pergantian tahun 2016 saya habiskan dengan tidur di hammock bergelantungan di tepi pantai Tanjung Setia. Saat itu pihak cottage yang ada di sepanjang Pantai Tanjung Setia mengadakan acara sendiri-sendiri. Setelah lewat kegiatan wisata di pesisir barat, kemudian itu hampir sebulan tidak melakukan perjalanan wisata atau ngetrip karena masa / musim ujian Akhir semester dan sibuk dengan pekerjaan di Kampus.

Yuk kita lanjut perjalanan wisata ku tahun 2017 per bulan. 

Bulan Januari
Pada bulan januari tahun 2017, Kisah Perjalanan Wisata ku catatan saya hanya melakukan dua kali kegiatan perjalanan wisata yaitu pada saat pergantian tahun dan saat mendaki gunung Seminung di Lampung Barat. 

Tanggal 19 sampai 21 Januari Kisah Perjalanan Wisata ku: Mendaki Gunung Seminung dan Danau Ranau, Lampung Barat. perjalanan wisataku pada bulan ini yang termasuk  yang paling berkesan yaitu ketika pertama kali dapat menginjakan kaki ke gunung yang menjadi sejarah tersendiri bagi suku-suku yang ada di Lampung dan sumatera Bagian Selatan. yang mana sejarahnya bahwa asal usul suku Lampung Berasal dari gunung Seminung ini.  saat mendaki gunung ini saya bersama-sama dengan ikatan mahasiswa pecinta Alam Fakultas Ekonomi Universitas Lampung.  untuk lengkapnya dapat dibaca artikel : Akhirnya aku Sampai di Muncak Seminung

Bulan Februari
Tanggal 18 Febuari Kisah Perjalanan Wisata ku : ke Pulau Pahawang bersama Backpackers Indonesia (BPI) chapter Banten, pada saat itu teman-teman dari BPI Banten mengajak untuk bergabung dalam acara trip bersama ke Pulau Pahawang, sebenarnya saya sudah sering berkunjung ke Pulau yang menjadi tempat Wisata paling Populer di Lampung saat ini, tapi demi kebersamaan dan menambah silahturahmi akhirnya saya ikut bermalam di Pulau ini. Keseruan perjalanan wisataku pada tanggal ini dapat dibaca di artikel : Sharecost Trip Pahawang Bersama Backpackers Indonesia Chapter Banten

Bulan Maret
Tanggal 4 Maret  Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke air Terjun Banyu Mandiri 1 dan 2. Pengalaman ketika di air terjun ini luar biasa airnya terasa dingin, dinginnya serasa mandi di air dalam kulkas atau air es dan hilangnya semua foto yang ada di kamera sehingga terbawa oleh cerita teman dimana di air terjun ini banyak unsur mistiknya. Perjalanan wisataku dapat disimak di artikel : Bagai Mandi Es di Air Terjun Banyu Mandiri Pesawaran Indah

Tanggal 19 maret Kisah Perjalanan Wisata ku : Ke Way Tenong Lampung Barat. kembali pulang kampung pada saat itu aku lupa dalam hari libur atau acara kegiatan apa akan tetapi saat itu saya manfaatkan untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di sekitaran Kampungku. Potensi Wisata di Kecamatan Way Tenong dan Sekitarnya Kab. Lampung Barat

Bulan April
Tanggal 3 April  Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke air terjun Talang Rambang di Desa Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus Lampung. cerita perjalanan wisataku pada kesempatan ini sungguh memberikan pengalaman yang sangat luar biasa semua bercampur dari emosi, kebersamaan dan kesabaran. Sungguh semua sangat menakjubkan, yang paling berkesan itu adalah ketika unsur mistik mewarnai perjalanan kami tersebut, adanya anggota trip yang kesurupan dan berhalusinasi di tengah hutan yang gelap gulita di malam hari, pokoknya sangat menuras energi. untuk cerita lengkapnya dapat disimak di artikel :Ringan Masuk Susah Keluar Jelajah Air Terjun Talang Rambang, Lebuay


Tanggal 8 April : Ke air terjun Sukasari di tengah kebun sawit Natar dan bukit batu kapal  di Tigeneneng. Saat itu kita bingung ke daerah mana yang akan kita kunjungi akhirnya kita sepakat untuk berkunjung ke daerah ini. silahkan kunjungi artikelnya di link berikut ini : Foto eksis di Tebing Runtuh Bukit Batu Kapal Tigeneneng






Tanggal 13 April Kisah Perjalanan Wisata ku: Jogging bareng di Stadion Pahoman, dalam rangka mempersiapkan diri untuk mendaki gunung Semeru di jawa Timur, saya selalu menyempatkan untuk jogging atau latihan jalan lama demi meningkatkan fisik supaya pendakian nanti lancar dan kuat. pada saat itu teman-teman yang sering ngetrip ikut dalam kegiatan jogging ini yang ujung-ujungnya selfie/swafoto bersama, silahkan lihat foto berikut ini: 

Tanggal 14 April Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke pantai Sari Ringgung dan Masjid Terapung di Kabupaten Pesawaran, Dalam perjalanan wisataku kali ini sebagai guide mengantarkan paman yang ingin berwisata ke masjid terapung yang ada di kawasan pantai Sari Ringgung, Pesawaran Lampung. Keunikan dan sensasi masjid terapung yang ada di Lampung ini dapat disimak di artikel : Jumat Berkah Di Atas Laut, Mesjid Terapung Pantai Sari Ringgung

Tanggal 15 April Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Umbul Kuncil dan Muncak Teropong laut kala Malam Hari  : Bersama teman baru saat itu berkunjung ke sini dan mengabadikan dalam keadaan malam hari, namun saya teman tersebut menghilang tanpa ada kabar dan seakan menghilangkan diri begitu saja. tapi dibalik kisah teman yang menghilang tersebut di muncak teropong laut atau sering juga disebut muncak tirtayasa ternyata sangat indah dengan hamparan lampu yang di indah di Kota Bandar Lampung. 



Tanggal 18 April Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Palembang untuk mengikuti sosialisasi Sertifikasi Dosen, sebenarnya ini bukan catatan perjalan wisata karena pergi ke kota Palembang, yang merupakan kota terbesar ke dua di Pulau Sumatera ini dalam rangka mengikuti kewajiban dalam memenuhi kreteria seorang dosen yang harus mendapatkan sertifikasi dosen, dalam rangkaian sertifikasi dosen tersebut harus mengikuti sosialisasi Sertifikasi Dosen, dalam perjalanan ke kota ini tidak sempat mengabadikan diri di tempat-tempat wisata.

Tanggal 21 – 27 April  Kisah Perjalanan Wisata  ku: Mendaki ke Gunung Semeru Jawa Timur. ini adalah cita-citaku yang lama sekali ingin ke sini, tapi baru kecapaian pada bulan april 2017 ini, alhamdulillah cita-cita tercapai dan pulang ke asal dengan selamat. walaupun tidak mencapai puncak Mahameru, dengan menikmati kalimati, oro oro umbo, danau ranukumbolo, tanjakan cinta, cemoro kandang, dan ranupane, saya sudang sangat senang sekali. yangs emoga suatu saat bisa berkunjung lagi ke daerah ini, yang pasti momen ini adalah kenangan paling indah yang saya alamai di tahun 2017. Perjalanan wisataku pada tanggal ini dapat dibaca di artikel :

Bulan Mei
Tanggal 7 Mei tahun 2017  Kisah Perjalanan Wisata  ku: Color run di Lapangan Saburai  di bulan ini setelah sepulang dari pendakian gunung Semeru saya awali dengan kegiatan dalam acara kemeriah yang diadakah oleh pemerintah yaitu acara anak muda yang lagi trend yaitu color run, yang kegiatan yang diawali dengan jalan santai. Kegiatan tersebut dapat disimak di foto berikut ini : 

Tanggal 11 Mei Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Pulau Wayang via Darat : Masih Perjalanan wisataku  di bulan mei tahun 2017, ini acara trip dengan peserta paling banyak yang perna saya jalani. perjalanan ini yang diikuti hampir 100 peserta dengan menggunakan motor, dan perjalanan juga cukup jauh dimana baru mencapai lokasi sekitar jam 4 sore, tetapi semua terbayar dengan keindahan pantai ini. untuk lebih lengkapanya perjalanan ini dapat disimak berikut : Pulau Wayang, dapat Dicapai Via Darat Pantai Kalimantara: Pengalaman Trip 100 Peserta

Tanggal 21 Mei Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Air Terjun Sukamarga dan air terjun Jarum Di Desa Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus Lampung.  saat itu Bersama teman-teman anak muda backpacker Lampung. pengalaman perjalanan ke air terjun ini, selain indahnya air terjun yang berarus deras serta sulitnya mencapai rutenya, ternyata pengalaman pecah ban, yang mana harus mengganti ban dengan manual yang dibantu oleh pemuda asli sana yang sudah biasa menghadapi masalah seperti ini. Perjalanan wisataku dapat disimak di artikel: Mengerikan Air Terjun Sukamarga Datar Lebuay seperti di Goa Hantu 

Bulan Juni
Tanggal 1 juni  Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Pulau Sekepel, Lampung Selatan. Perjalanan wisata di bulan ini dalah dalam rangka reuni anggota backpackers Indonesia chapter Lampung (BPI Lampung) / backpaker Lampung diisi dengan kegiatan berbuka bersama serta saur bersama, kegiatan ini kita adakan di daerah pantai dan desa Tejang kecamatan Rajabasa Lampung Selatan. kita menginap dan bermalam di rumah anggota BPI yaitu mas Zaqi Hidayat, keesokan harinya kita berkunjung ke pulau sekepel. lengkapnya dapat disimak artikelnya perjalanannya : Pulau Sekepel, Keindahanmu tidak Sekepel menjadi Pelengkap Puasa Kami

Tanggal 19 juni Kisah Perjalanan Wisata ku: ke Muncak Mas, Bandar Lampung : Tempat wisata yang dibuat ala kekinian ini sekarang menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang membutuhkan tempat bersantai dan berwisata, ya, puncak mas yang khas dengan rumah-rumah pohon yang dapat menikmati pemandangan di atas Kota Bandar Lampung, tempat ini makin komplit dengan ditambah wahan-wahna untuk berfoto serta menikmati indahnya lampu di Malam hari.untuk lengkapnya dapat di simak pada artikel  Puncak Mas : Sensasi Kemilau Warna Di Malam Hari

Tanggal 21 Juni Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Taman Kupu-kupu dan ke Taman Rusa Tun Abdul Rahman waktu itu untuk mengisi waktu yang kosong akhirnya kita bertiga spakat untuk berkunjung ke taman kupu-kupu bersama almarhum Andi Derisco dan mb Yuli Maryati. yang semua adalah kenangan yang menjadi momen sendiri dalam hidup kita, setiap pertemuan ada perpisahan. dimana kita asal maka kita akan kembali ke yang menciptakan kita. Allahuakbar..

Tanggal 28 Juni 2017 Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Suoh. perjalana ke suoh yang di mulai dari Way Tenong  melalui Sidomokmur, ke Kayuare, Lanjut ke Atar Lebar hingga ke Sukajadi yang akhirnya sampai juga ke Danau Souh. selanjut pulangnya kita melalui jalur jalan raya yaitu yang arah Liwa hingga tiba di kotabesi dan kembali ke Way Tenong. pada saat perjalanan wisataku ke souh ini dibuat artikel tersendiri yang lengkapnya perjalanan wisataku dapat disimak di artikel : Mengungkap Misteri Danau Suoh, Lampung Barat

Bulan Juli
Tanggal 15 juli Kisah Perjalanan Wisata ku: Camping di Pulau Permata / Pulau Kubur di Lempasing, Bandar Lampung : pada saat di pulau ini kami selain camping, juga kami isi dengan hounting foto yaitu bagaimana mengambil foto steel woll, ya seperti hasil di foto berikut ini, untuk lengkapnya bagaimana rute ke pulau ini dapat mengunjungi artikel yang berjudul Semalam di Pulau Kubur Menikmati Ribuan Permata 
Tanggal 16 Juli Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Bukit Sindi, Teropong Kota. Bagi teman-teman ingin berburu foto dengan latar belakang gemerlap lampu kota, solusi dapat berkunjung ke bukit ini, bukit yang berada di pusat kota Bandar Lampung. untuk menjangkau bukit ini sangat mudah, untuk lengkapnya dapat mengunjungi cerita perjalanan wisataku di artikel ; Teropong Kota, Bukit Sindy : Tempat Eksis di Pusat Kota Bandar Lampung

Tanggal 22 Juli Kisah Perjalanan Wisata ku: Camping Ceria bersama t3ampaal di Pantai Ketapang.
kegiatan yang diadakan satu malam ini ternyata memberikan pengalaman hidupku yang sangat dalam karena disini aku harus tersuntuik oleh nyamuk Malaria vivax, yang membuat saya harus di rawat di rumah sakit selama 3 kali, karena selalu kambuh. sebelumnya saya kurang persiapan untuk daerah yang merupakan endemik malaria ini. tapai semua dapat diambil hikmahnya ternyata seorang petualang juga bisa tumbang. 

Bulan Agustus
Tanggal 2 Agustus Kisah Perjalanan Wisata ku: Acara Hippun Adat Lampung Sai Batin dan ke Candi Jepara, Danau Ranau di Oku Selatan :
Tanggal 3 Agustus Kisah Perjalanan Wisataku; Ke Bukit Bawang Bakung, Geredai, Liwa Lampung Barat.
Tanggal 3 Agustus Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Lembah Sekalabrak
Tanggal 3 Agustus Kisah Perjalanan Wisataku: Festival Skalabrak Liwa ; Rangkaian acara yang dilaksanakan selama 3 hari dapat disimak lengkapnya di artikel berikut : Festival Skalabrak : Mengenal Lampung Barat Lebih Dalam

Tanggal 4  Agustus Kisah Perjalanan Wisata ku: ke Pantai Tembakak dan pantai Labuhan Jukung. setelah acara di Liwa kita lanjutkan perjalanan ke daerah pantai di Krui dengan tujuan utama adalah ke pulau Pisang, tapi sayang seklai saat itu kita tidak kebagian kapal, sehingga hari itu tidak jadi kita lanjutkan menyebrang ke pulau Pisang, akhirnya kita hanya berjalan-jalan ke pantai Tembakak dan pantai labuhan Jukung. 

Tanggal 27 Agustus Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Way Kambas, Pasca dirawat di rumah sakit saya kedatangan sahabat lama yang berasal dari jawa timur, dia ingin sekali ke Lampung dan alhasil di berkunjung ke Lampung selama 4 hari, dan kita bersama-sama ke Way kambas serta tempat-tempat wisata yang lainnya. Perjalanan wisataku dapat disimak di artikel :Way Kambas : Rumah Sahabat Jumbo

Bulan September
Tanggal 9 september Kisah Perjalanan Wisata  ku: Milad Tapis Blogger di Taman Wira Garden Bandar Lampung. Perjalanan wisataku dapat disimak di artikel : 
Tapis Blogger Menggelar Acara Pelatihan Fotografi di Taman Wisata Wira Garden

Bulan Oktober 2017 
10- 16 Oktober ke Yogyakarta Kisah Perjalanan Wisata ku: dalam tugas penelitian saya habiskan waktu hampir seminggu di kota gudeg ini, saya berkunjung ke tempat-tempat wisata unggulan di Yogyakarta yaitu : Bukit Breksi, candi, ke pantai wedi ombo dan sekitarnya, hutan pinus, ke kali kuning, ke taman jurasic park dan laiinya. Perjalanan wisataku dapat disimak di artikel : Menggali Sapta Pesona dan Ekowisata : Seminggu di Yogyakarta

Bulan November
Tanggal 7-8 November Kisah Perjalanan Wisata ku ke Lampung Barat ke Bappeda dan tempat-tempat  wisata di Lampung Barat dapat disimak ada yang baru di Lampung Barat : Perjalanan wisataku dapat disimak di artikel : Nikmati SensAsi Baru di Liwa Lampung Barat


Tanggal 27 November Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Pahawang dengan Mahasiswa ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan di kampus untuk mengenalkan tentang vegetasi magrove kepada mahasiswa, oleh karena itu dilakukan kuliah lapangan yang kali ini kembali di lakukan di dusun Suak Buah di Pulau Pahawang. disana kita juga mengadakan penanaman mangrove bersama di daerah pantai di palau ini. padaa kesempatan ini yanag mengadakan adalah semester 7. 
Tanggal 28 November Kisah Perjalanan Wisata ku: Hounting Foto Ke Kebun Karet Trikora, Karang Anyer Lampung Selatan. 

Bulan Desember 2017
Tanggal 1 Desember Kisah Perjalanan Wisata ku: ke Dam Raman dam ini menjadi trend di akhir tahun 2017, bendungan ini menjadi salah satu tempat wisata yang ada di Kota Metro, tempat ini menjadi magnet untuk warga yang butuh wisata. 

Tanggal 3 Desember Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Pahawang Bersama Mahasiswa.  sama dengan tema pengenalan vegetasi mangrove atau bakau, tetapi yang menadakan kuliah lapangan adalah semester 4 di tempat sama yaitu di Pulau Pahawang.
Tanggal 17 Desember Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke PT Gunung di Sinar Tiga, Way Ratai, Pesawaran. daerah ini tidak hanya terkenal dengan air terjunnya ternyata terdapat tempat berfoto dan camping ria tepatnya di perkebunan milik PT yang ada disini. 

Tanggal 23 Desember Kisah Perjalanan Wisata ku: Ke Batu Granit, Tanjung Bintang, Lampung Selatan. setelah berkunjung ke tempat ini saya kembali harus terkeluai lemas di tempat tidur dan akhirnya saya harus dirawat kembali di Rumah sakit.  dan menutup akhir tahun 2017 di tempat tidur karena sakit. 

Demikian lah ringkasan cerita kisah perjalanan wisata ku di tahun 2017, bagaimana dengan cerita para petualang yang lain. yuk mari berbagi.. semoga bermanfaat .. aamiin..