Berisi tentang cerita, foto, video, hoby, Aktivitas, dalam perjalanan petualang dan pencari pengalaman

Showing posts with label genpi. Show all posts
Showing posts with label genpi. Show all posts

10/22/19

Taman Sakura Garden Kelurahan Sumbersari, Bantul Kecamatan Metro Selatan Kota Metro

10:27 PM 2
Taman Sakura Garden adalah taman baru yang lagi hit berada di kelurahan Sumbersari, Bantul Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro provinsi Lampung. Taman Sakura Garden adalah taman baru saja launching/dibuka di bulan november 2019, taman ini termasuk taman buatan yang lagi kekinian. Taman Sakura Garden menjadi salah satu tempat para penggiat sosial media untuk berburu foto dan eksis di taman ini. 
Taman Sakura Garden Sumbersari, Bantul di Metro Selatan bertemakan ala-ala Jepang
Taman Sakura Garden Sumbersari, Bantul di Metro Selatan bertemakan ala-ala Jepang, yang mana kita ketahui sakura adalah tanaman asli dan khas Jepang. Mengikuti perkembangan dan tuntutan wisata kekinian sehingga mulai banyak menjamur tempat-tempat wisata ala-ala negeri lain, seperti rumah hobit, rumah skandinavian dan lain lainnya. Taman Sakura Garden Sumbersari ini lebih asik lagi menikmatinya pada saat sore hingga malam hari, dimana pihak pengelola menyediakan bermacam warna lampu sehingga menambah suasana asri. Selain adanya replika tumbuhan sakura khas Jepang, pengelola juga membuat miniatur Monas, miniatur menara Eifel, Rumah Jepang, gazebo, rumah rumah hobit, rumah sakar burung dan lainya. Di Sakura Garden Sumbersari anda juga dapat menikmati deretan bunga Celosia yang ditanam tengah-tengah taman ini, sehingga anda juga bisa menimati berswafoto/selfie di tengah-tengah bunga lagi hit ini. 

Biaya untuk masuk ke taman Sakura Garden Sumbersari ini Rp. 10.000 dengan parkir Rp.2.000 untuk motor. 
Sakura Garden Sumbersari sudah dilengkapi moshola dan area parkir yang luas sehingga para pengunjung yang membawa kendaran mobil tidak perlu lagi bingung untuk mencari tempat parkir. Taman Sakura Garden Sumbersari ini letaknya bersebelahan dengan taman wisata Sumbersari Bumi Perkemahan Kota Metro serta jalur penyeberangan jembatan Gantung Pelita yang menghubungkan Bantul Metro Selatan dan Metro Kibang. Di dekat jembatan Gantung Pelita juga terdapat taman yang sudah buat terlebih dahulu yaitu Taman Pulau Payung dan juga kebun Jeruk di Kibang. 
Jalan Arah menuju Taman Sakura Garden Sumbersari Bantul Metro
Rute untuk mencapai Taman Sakura Garden dapat melalui 3 jalur yaitu: 
1. Untuk para pengendara motor (roda dua) dapat melalui via Jembatan Gantung Pelita. Untuk mencapai jembatan Gantung Pelita ini jika berasal dari Kota Metro, terus ke arah Kibang setelah melewati jembatan Perbatasan Antara Kota Metro dan Metro Kibang ada tanjakan, di tanjakan ini terdapat Kuburan Cina, setelah tanjakan akan menemukan Perempatan dimana arah sebelah kiri ada gapura Bumi Perkemahan Metro Kibang Lampung Timur ini jalan untuk menuju ke Agrowisata Kebun jeruk, sedangkan diperempatan ini jalan arah kanan ini adalah untuk menuju ke Jembatan Gantung Pelita, terus inkut jalan ini yang mana jalannya banyak berbatu, terus luruh hingga tiba di pertigaan jalan aspal, dipertigaan ini terus ambil jalan ke arah kanan, ikuti jalan ini hingga bertemu turunan, tepat setelah turunan akan bertemu jembatan Gantung Pelita, terus seberang jembatan pelita hingga anda sudah tiba di taman Sakura Garden Sumbersari. 

2. Selanjutnya untuk pengunjung yang membawa kenadaraan roda empat (mobil) untuk mencapai taman Sakura Garden Sumbersari yaitu jika dari Kota Metro terus lurus kearah Metro Selatan dengan mengikuti jalan raya Metro Kibang hingga tiba di areal persawahan bertingkat, di area persawahan ini akan tiba di perempatan yang terletak sebelum Polsek metro Selatan, dimana jika ke arah kiri akan menuju SMA 6 Metro dan sebelah kanan ini adalah jalur menuju ke Taman wisata Sakura Garden Sumbersari, setelah di jalan ini terus lurus hingga bertemu jalan cabang 3 (bukan pertigaan), nah dari jalan ini ambil ke arah ke kiri ikuti jalan hingga bertemu pertigaan lagi terus ambil ke arah kiri lagi disini sudah terlihat persawahan bertingkat dan manara kereta gantung taman wisata Sumbersari, terus ikuti jalan hingga ke area parkiran, jika lurus jalan ini akan tembus di Jembatan Gantung Pelita.

3. Jika anda dari Kota Metro juga bisa melalui jalur jalan raya Bantul, Metro Selatan, jalan ini dari perempatan terminal 16c, atau samping pasar 16 C,jika dari terminal 16c ambil jalan lurus arah Bantul terus ikuti jalan raya ini hingga tiba di Puskesmas Bantul Metro Selatan, Setelah Puskesmas ambil jalan arah kiri, terus ikuti jalan ini hingga kurang lebih 20 meter terdapat perempatan ambil jalan ke kanan yang tengah, (perempatan ini agak unik bentuknya) oleh sabab itu ambil jalan tengahnya terus lurus hingga bertemu pertigaan lagi terus kearah kiri, setelah itu ada pertigaan lagi, ambil jalan ke arah kanan, selanjutnya ikuti jalan ini hingga bertemu persawahan bertingkat dan manara kereta gantung taman wisata Sumbersari, terus ikuti jalan hingga ke area parkiran, jika lurus jalan ini akan tembus di Jembatan Gantung Pelita. Jika masih bingung dapat menggunakan google MAP atau bisa tanya ke warga setempat ketika sudah berada di Bantul Metro Selatan.
Demikianlah yang dapat saya ceritakan tentang taman yang baru serta lagi hit di Kota Metro Lampung yaitu Taman Sakura Garden Sumbersari. Berikut ini dokumetasi Foto-foto yangs aya abadikan selama di taman Sakura Garden Sumbersari.  
Jamur-jamuran di Taman akura Garden Sumbersari
  Rumah sarang Burung Di Sakura Garden Sumbersari

Bunga Celosia yang lagi hit  Di Sakura Garden Sumbersari
 
Miniatur Monas,  Di Sakura Garden Sumbersari

Taman Sakura Garden Sumbersari ala ala Jepang Malam Hari dengan banyak Lampu

Taman Sakura Garden Sumbersari ala ala Jepang di Malam berjuta cahaya 

Taman Sakura Garden Sumbersari ala ala Jepang Malam Hari dengan banyak Lampu

Nongrong Asik di Taman Sakura Garden Sumbersari ala ala Jepang  

Taman Sakura Garden Sumbersari Rumah ala ala Jepang  

Rumah Sangkar burung Taman Sakura Garden Sumbersari  

Taman Sakura Garden Sumbersari ala ala Jepang Malam Hari dengan banyak Lampu

Taman Sakura Garden Sumbersari ala ala Jepang Malam Hari dengan banyak Lampu

Taman Sakura Garden Sumbersari  Malam Hari dengan banyak Lampu

Taman Sakura Garden Sumbersari  malam dengan banyak Lampu lingkar Love 



Rumaah Hobit di Taman Sakura Garden Sumbersari  

Taman Sakura Garden Sumbersari ala ala Jepang Malam Hari dengan banyak Lampu



8/29/19

Gajah dan Krakatau, Icon Leader Sejuta Pesona Lampung

12:14 PM 3
Halo teman-teman sekalian apa kabarnya hari ini? 
Semoga selalu sehat dalam lindungan Allah SWT, aamiin. Kali ini saya mau berbagi cerita tentang pariwisata Lampung dan Perayaan Lampung Krakatau Festival 2019.

Bicara tentang wisata Lampung tentu sudah tidak asing lagi ya? yang mana jika bicara Lampung, masyarakat luar Lampung langsung ingat GAJAH dan WAY KAMBAS, mengapa demikian? karena sudah sejak lama, gajah menjadi icon untuk Lampung. Lampung merupakan tempat konservasi gajah sumatera ((Elephas maximus sumatranus Temminck.) hingga sekarang yang berada di kawasan Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur. Akan tetapi sekarang tidak itu saja, Lampung sudah lebih terkenal lagi dengan memiliki banyak distinasi wisata dan Sejuta Pesona Icon. Apa saja itu yuk simak ceritaku berikut ini. 
Konservasi gajah sumatera ((Elephas maximus sumatranus Temminck.) di kawasan Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur
sumber foto: Rasuane Noor 
Berikut ini video gajah Lampung yang ada di Way Kambas, 

 
Provinsi Lampung dengan selogan “Sai Bumi Ruwai Jurai” yang terletak di paling ujung timur pulau Sumatera dan paling dekat dengan pulau Jawa ini memiliki banyak tempat–tempat wisata unggulan dan layak diperhitungkan di dunia, loh!. Distinasi wisata yang komplit dan khas bisa ditemukan di provinsi yang sekarang di bulan agustus ini sedang mengadakan hajat besar yaitu Festival Krakatau yang ke 29 tahun 2019. Perayaan Festival Krakatau yang diadakan setiap tahun ini dalam mengenang peristiwa letusan maha dasyat Gunung Krakatau. Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda meletus pada 26 Agustus tahun 1883. Sejarah bercerita akibat letusan tersebut banyak menelan korban jiwa yang menimbulkan sunami besar di wilayah selat Sunda dan sekitarnya dan tercatat sebagai salah satu letusan gunung terdahsyat di muka bumi. “Luar biasa” 
Peta Letak Provinsi lampung  dan Gunung Krakatau
sumber : Google Map
Sejarah meletusnya Gunung Krakatau hingga saat ini 
Kegiatan Festival Krakatau ini merupakan kegiatan kebudayaan akbar yang diadakan oleh pemerintah daerah Lampung dengan tujuan menjadikan Lampung sebagai pusat budaya dan wisata dan sekaligus memperingati letusan bersejarah pada 26 Agustus tahun 1883. Berbagai kegiatan yang ada dalam festival Krakatau tahun ini menampilkan 4 acara unggulan yaitu dimulai dengan acara Pesona Kemilau Sai bumi Ruwa Jurai sebagai upacara pembukaan secara resmi Lampung Krakatau Festival 2019, selanjutnya Expo Krakatau Lampung berupa bazar kuliner dan sovenir serta pertunjukan kesenian khas Lampung, kemudian acara karnaval budaya dan tapis Lampung yang menampilkan daya tarik kain trandisonal tapis Lampung dan acara Trip Krakatau. Acara yang meriah tersebut dihadiri dan apresiasi langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya
Dengan diadakannya rutin Kegiatan Festival Krakatau sehingga branding Lampung makin menyebar. Sejarah krakatau sudah terkenal dan mendunia, semoga kedepannya Lampung juga mendunia dengan icon Krakatau. 
Keseruan acara carnaval budaya dan tapis Lampung di Festival Krakatau
sumber foto: Rasuane Noor
Distinasi wisata Lampung tidak perlu diragukan lagi, sejak lama Lampung sudah terkenal sebagai tempat konservasi / wisata gajah Way Kambas dan menjadi icon tersediri dengan “gajah Lampung” di titik pusat kota provinsi bisa menemukan adanya Tugu Bunderan Patung Gajah. Sehingga jika berkunjung ke Kota Bandar Lampung mesti berfoto ria di tugu ini. 
Tugu Bunderan Patung Gajah di Jantung Kota Bandar Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Secara langsung atau tidak langsung objek-objek wisata Lampung sudah diakui oleh para pecinta darmawisata dan berkontribusi untuk pariwisata Indonesia. Selain itu Lampung masih memiliki unggulan lainnya dari wisata pegunungan hingga lautan, dari wisata budaya hingga wisata sejarah, serta wisata pendidikan / edukasi, ayo mari berkunjung ke Lampung. 
Tempat-tempat wisata di Lampung Barat
sumber foto; Rasuane Noor
Beranjak paling barat Lampung terdapat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang merupakan kawasan konservasi alam dikawasan taman ini dapat menemukan spesies endemik seperti contoh: anggrek macan (Gramatophyllum scriptum BL) bahkan terdapat bunga raflesia (Rafflesia arnoldii) dan tumbuhan yang lainnya. Lampung Barat merupakan daerah yang berhawa sejuk karena berada di wilayah pegunungan Bukit Barisan selatan yang terdapat Gunung Pesagi (2.262 m) dan gunung Seminung (1.881 m), kedua gunung tersebut banyak dikunjungi para pendaki gunung, apalagi gunung Pesagi adalah gunung tertinggi di Lampung menjadi distinasi kunjungan bagi pecinta jelajah ketinggian. Menjadi prestise sendiri bagi pecinta gunung jika sudah mendaki Gunung Tertinggi di Lampung ini. Masih di bagian barat Lampung terdapat danau Ranau, danau yang terletak di perbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan ini merupakan Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera. Kerjernihan air tawar yang sangat luas dan dapat menikmati pemandangan perbukitan di tepi danau menjadi sensasi tersendiri. Tempat –tempat wisata sejarah, kekinian dan baru di bangun juga tidak kalah menariknya di kawasan Lampung Barat meliputi Kebun Raya Liwa, Danau Geotermal Suoh, Bukit Bawang Bakung, Lembah Skalabrak, Puncak Rest Area, Air terjun Mbah Gimo, Air terjun Cengkaan, Air terjun Semantung, hutan Pinusan, dan distinasinya. Untuk wisata budaya di bagian barat Lampung banyak sekali dan sangat rekomendasi yaitu adanya adat Lampung saibatin, pergelaran pesta topeng sekura, rumah-rumah panggung asli Lampung Barat, dan tradisi adat serta kuliner yang perlu banyak diekplorasi. Sedangkan untuk wisata sejarah adanya situs megalitikum Batubrak yang terletak di kecamatan Kebun Tebu Lampung Barat.
Berikut ini video tempat-tempat wisata di Lampung bagiaan Barat:

Wisata pantai di Lampung bagian barat cukup banyak dan eksotik tepatnya di Kabupaten Pesisir Barat, pantai-pantai yang langsung menghadap samudera Hindia. Selain pantai Tanjung Setia yang sudah terkenal tempat peselancar dunia terdapat juga pantai lain meliputi : Pantai Labuhan Jukung, pantai Madiri, pantai Jambu, pantai Melasti , pantai Batu Tihang, pantai Tembakak dan Pantai-pantai sekitarnya yang masih alami, selain itu adanya pulau Pisang dengan memiliki hamparan pasir yang sangat indah, ombak yang bergulung indah dan juga dapat menjadi wisata mancing yang menjanjikan bahkan terkadang dapat menyaksikan ikan lumba-lumba berloncatan kala berperahu menuju pulau ini. 
Pantai-pantai indah di Pesisir Barat Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Selanjutnya kebagian timur Lampung, tempat-tempat distinasi wisata tentunya sudah tidak asing lagi dengan adanya Taman Nasional Way Kambas, paling terkenal di disini sebagai kawasan konservasi gajah (Elephas maximus sumatranus Temminck.), selain itu juga konservasi hewan hewan lain yang terancam punah seperti badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). Di Lampung Timur juga terdapat situs purbakala yaitu Situs Megalitikum Pugung Raharjo, tempat ini selain menjadi wisata budaya juga menjadi wisata edukasi bagi pelajar. wisata-wisata baru juga mulai banyak di kembangkan di Lampung Timur  seperti Gua Pandan, hutan mangrove  dan pantai-pantai di pesisir timur Lampung. selain itu pemerintah daerah Lampung Timur juga giat dalam mengadakan acara festival -festival. 
Goa Pandan di lampung Timur memiliki potensi yang belum tergali total
sumber foto : Afriliansyah 
Selanjutnya ke arah selatan, terdapat distinasi unggulan lainnya yang meliputi : adanya menara siger di Bakauhuni, makan Pahlawan Raden Intan, adanya gunung Rajabasa, gunung ini kerap sekali menjadi pendakian bagi pemula, dan di sekitar gunung ini banyak ditemukan air terjun yang bisa menjadi tempat untuk berrepresing santai, diantaranya air terjun Way Kalam, Air Terjun Pangkul Way Tayas dan air terjun lainnya. Masih di sekitaran Gunung Rajabasa, banyak terdapat pantai-pantai yang indah seperti pantai Guci Batu Kapal, Pantai Canti, Wartawan, Pantai Kahai dan Pulau Mengkudunya serta pantai-pantai Lainnya. Dari daerah kawasan Rajabasa dapat menikmati keindahan laut dengan menyeberang ke pulau Sebuku, Sebesi hingga ke Gunung Krakatau
Indahnya Air Terjun Way Tayas di desa Pangkul kecamatan Rajabasa Lampung Selatan
sumber foto : Zaky Hidayat
Di kawasan Teluk Lampung banyak distinasi wisata yang sudah di kelola meliputi: pantai Pasir Putih, Selaki, Dutawisata, Tirtayasa, Mutun, Sari Ringgung, Dewi Mandapa, Klara dan pantai-pantainya lainnya. Masih dikawasan Teluk Lampung, dapat menikmati wisata laut dan pulau-pulau indah seperti : pulau Kubur, Tangkil, Tegal, Pahawang, Tanjung Putus, Balak dan pulau-pulau lainnya. selanjutnya ke arah Teluk Kiluan dan Pantai Batu Gigi Hiu (menjadi primadona fotografer) semuanya tersaji untuk mengisi liburan dan berepresing santai.
Pulau Pahawang salah satu mangnet mendatangkan wisatawan ke Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Potensi wisata Lampung sangatlah besar selain didukung oleh objek-objek yang alami juga dengan budaya khas Lampung. Lampung memiliki budaya yang unik dari seni, kuliner dan adat istiadat. Budaya seni dari Lampung, yang beberapa tahun lalu dalam perhelatan pembukaan olimpiade di Rio Jeneiro Brasil, Tapis dan siger Lampung menjadi wakil Indonesia dalam parade kontingen negara kita, penampilan tersebut mendapatkan pujian yang luar biasa dari multimedia dunia Internasional. Bahkan dalam perhelatan 2014 Fasion Miss International, National Costume dari Lampung menjadi juara sebagai wakil Indonesia. Selain tapis Lampung juga memiliki sulam usus, dan batik Lampung.

Sedangkan dalam kesenian Lampung memiliki alat musik tradisonal Gamolan / Cetik yang berupa gamelan dari bambu, wisatawan wajib mencoba bagaimana memainkan alat ini. Selanjutnya dari seni pertunjukan khas misalnya pesta topeng sekura, tarian-tarian yang indah: tari sembah, bedana dll. Untuk wisata kuliner menjadi pelengkap jika para wisatawan berkunjung ke Lampung adanya masakan khas seperti : gulai taboh, seruit, pindang ikan, kemplang, dan bermacam rasa keripik pisang, tentunya masih banyak lagi yang perlu digali.

Gulai Taboh salah satu makanan khas Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Semakin berkembanganya wisata tentunya sudah pasti akan mendukung meningkatnya ekonomi dan pembangunan masyarakat, semakin munculnya lapangan pekerjaan baru, sehingga akan mengurangi pengangguran. Selanjutnya dalam meningkatkan tersebut semua pihak harus sinergi saling mendukung, sehingga ketika ada suatu hajat besar atau yang berhubungan pariwisata, semua pihak harus berani melibatkan diri sehingga akan menambah sukses kegiatan tersebut. Peran promosi baik secara langsung dan tidak langsung harus terus digalakan, disamping terus meningkatkan sapta pesona sehingga pariwisata semakin meningkat. Program sapta pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung ke suatu daerah atau wilayah Lampung terdiri dari tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan.
Terus berkembangnya pariwisata akan mempertahankan bahkan akan menggali lagi adat budaya asli, selanjutnya khalayak banyak akan lebih tau dan paham bahwa budaya kita adalah benar-benar ada dan harus terjaga eksistensinya.
Lampung terletak di wilayah yang sangat srategis, dengan luas areal dataran sekitar 35.376 km2 termasuk pulau-pulau dan garis pantai lebih kurang 1.105 km (termasuk beberapa pulau) memiliki sekitar 69 buah pulau serta terletak di 2 teluk dan berbatasan langsung dengan samudera Hindia sehingga potensi potensi wisata bahari, kemaritiman dan produksi ikan sangat besar sekali, semua jika terkelola dengan baik akan meningkat demi kesejatraan masyarakat Lampung. Selain itu penting juga menerapkan ekowisata dimana modal utama dari ekowisata adalah kelestarian keindahan alam serta kenyamanan tempat wisata. Salah satu faktor penting penopang kelestarian dan kenyamanan tempat wisata adalah kepedulian masyarakat di sekitar tempat wisata terhadap lingkungan. Untuk mengenal lebih dalam kegiatan rutin dan distinasi wisata Lampung dapat mengunjungi link website KLIK SINI 

Semoga artikelnya bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk berkunjung ke Lampung dan terus menjaga alam Lampung demi anak cucu kita. Ayo ke Lampung !!!

11/4/18

Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro yang Kekinian

9:20 PM 0
Payungi: Pasar Yosomulyo Pelangi, Sore selepas sholat ashar saya bersama mantan pacar terindah, sesuai rencana sebelumnya sepulang dari Kondangan lanjut untuk berkunjung ke Pasar distinasi digital terbaru yang ada di Lampung yaitu Pasar payungi. Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro. dimana pasar ini? Dengan bantuan google MAP dan Foto yang dishare Genpi Lampung, akhirnya sampai juga.
Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro baru saja dilounching minggu lalu, sangat disayangkan saat pembukaan perdana saya tidak bisa datang karena adanya kegiatan yang lain. tapi hari ini saya paksakan untuk datang ke lokasi ini, walaupun keadaan pasarnya sudah tutup. 

Walaupun kondisi Payungi: Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro sudah tutup, saya dan mantan pacar saya masih bisa menikmati indahnya distinasi digital ini, tentunya diisi dengan swafoto dan lebih menyenangkan lagi dapat berserah obrol dengan penggagas terbentuknya / Founder pasar Payungi ini, yaitu bapak Dharma Setyawan bersama Istri: Hifni Septina Carolina. Bersama Dosen salah satu universitas terkemuka di Kota Metro ini, kurang lebih 30 menit kami habiskan dengan bertanya tentang pasar Payungi ini, yang mana letak pasar ini pass di sekitar rumah mereka. Luar biasa mereka memanfaatkan lingkungan sekitar untuk lebih maju. dari beliau kami menggali informasi tentang pasar digital ini.   
Pak Dharma membangun pasar ini atas kerjasama Genpi (Generasi Pesona Indonesia) Lampung dan solidaritas masyarakat sekitar, tentunya salah satu warga yang juga sangat berperan penting dalam pembentukan pasar ini adalah Pak Subar. atas swadaya masyarakat akhirnya pasar ini dapat berjalan hingga minggu kedua ini. 

Pasar Payungi atau pasar Pasar Yosomulyo Pelangi, ini adalah Satu lagi pasar distinasi digital yang ada di Lampung. Sebelumnya sudah populer yaitu pasar Tahura dan Pasar 1.000 Batoe serta yang terbaru Pasar Pasmami. 

Pasar Tahura terletak di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdurahman  Tepatnya di Desa Hurun, Kecamatan Hanura, Kabupaten Pesawaran. Pasar 1.000 Batoe Pasar 1000 Batoe terletak di Desa Sumber Agung, Kemiling Bandar Lampung Pasar Pasmami berada di Jln Satria, Desa Gedung Tataan, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. sedangkan Pasar Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro  terletak di jalan kedondong  Rw/Rt:  07/21 kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat Kota Metro. 

Pasar Payungi atau pasar Pasar Yosomulyo Pelangi baru saja diresmikan pada hari minggu 28 oktober 2018, saat lounching pasar ini sangat direspon positif oleh masyarakat dengan terbukti dikunjungi sekitar 2 ribu pengunjung. Di pasar ini terdapat sekitar 60 pedagang dari warga setempat dan mahasiswa. untuk masuk pasar ini tidak dipungut biaya, tetapi untuk berbelanja di pasar ini harus menukarkan koin di depan pintu masuk pasar, yang mana koin tersebut dihargai sesuai nominal rupiah. harga jajanan di pasar ini sangat terjangkau dan sangat merakyat.  selain itu dipasar ini terdapat makanan khas yang tentunya akan menambah sensasi tersendiri bagi penikmat kuliner Lampung. selain itu yang tidak kalah serunya disini pengunjung dapat menikmati wahana-wahana digital untuk berfoto-foto yang kekinian serta adanya wahana tambahan yaitu flying fox dan panahan. 

Rute untuk menuju Pasar Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro 
Rute untuk mencapai lokasi pasar Payungi: Pasar Yosomulyo Pelangi tidaklah sulit, jika dari pusat kota Metro (Taman Merdeka / Masjid Taqwa Kota Metro) terus ambil jalan utama jalur ke arah Pekalongan /Lampung Timur, ikuti jalan hingga tepat di PB Swalayan, / masjid Mujahidin. di depan PB swalayan terdapat jalan atau ke arah kiri, masuk jalan ini hingga melewati persawahan dan melewati restoran bengkel perut, setelah persawahan sebelah kiri jalan akan bertemu puskesmas Yosomulyo, di depan puskesmas ini terdapat jalan, jalan ini adalah jalan Kendondong. masuk terus sekitar 50 meter hingga bertemu pasarnya. selamat menikmati.  

Berikut ini foto-foto seru saya bersama mantan terindah saya di Payungi : Pasar Yosomulyo Pelangi Kota Metro