Berisi tentang cerita, foto, video, hoby, Aktivitas, dalam perjalanan petualang dan pencari pengalaman

5/29/17

Cerita Mistis Ketika Mendaki Di Gunung Semeru


Pengalaman cerita mistis ketika mendaki Di Gunung Semeru inilah tema yang saya ambil karena cerita mistis atau misteri sudah tidak asing lagi bagi para pendaki, apalagi sudah banyak cerita bertebaran di akun sosial media, berikut ini saya coba tampung cerita mistik dari group kami yang baru saja melakukan pendakian di gunung tertinggi di pulau Jawa, yaitu Mahameru. Gunung yang sebut-sebut tempatnya para dewa. 

Dalam trip ini Ketika mendaki Gunung Semeru kami berjumlah sepuluh, semuanya berasal dari Lampung, Perjalanan kami bersama-sama dari Lampung menyeberang ke pulau Jawa hingga berhasil melakukan pendakian dan pulang ke Lampung kembali, dengan selamat serta membawa sejuta pengalaman, kenangan dan cerita termasuk Cerita Mistis. 

Berikut ini, saya ulas cerita kami yang berbau mistis misteri atau ada hantu-hantunya alias angker gitu ketika mendaki di Gunung Semeru.. Hehehe.. Cerita mistis pertama diceritakan oleh cewek tercantik dalam trip ini, yaitu Amelia, yang sering disapa dengan Amel. 

Amel menceritakan cerita mistis ketika mendaki di Gunung Semeru sebagai berikut: 
"Halo sahabat baper, jadi gua mau share nih, karena semalem gua dibikin baper, gara-gara coba searching cerita mistis di gunung Semeru, sebab memang gua sama sekali tidak tau tentang mistis-mistisnya gunung, dan gua cocokin tuh dengan kejadian yang gua alamin waktu disana. Sebenernya gua mengalami beberapa kejadian cuma ya bisa diem aja, mungkin juga karena waktu itu gua lagi faktor ngga bersih (datang bulan). Kejadian mistis pertama gua diganggu nenek-nenek waktu tidur di camp Kalimati Gunung Semeru, dia sampai bangunin gua dari tidur, neneknya pake baju putih rambut putih, tidak lama dari kebangun tiba-tiba gua denger suara gamelan dong di malam itu, suaranya jelas banget alus tapi kedengeran, sampe gua tutup kuping terus gua buka lagi dan suaranya masih ada, dan gua bangunin Nata/team leader trip ini, tapi nata tidak bangun jadi gua tidurin lagi aja". 

Lanjut cerita Amel tentang Mistis di Gunung Semeru "Sewaktu gua liat di postingan orang yang pernah mengalami hal mistis ternyata ada juga yang pernah denger suara gamelan tapi dia ngecamp di Archopodo Gunung Semeru dan suara gamelan berasal dari blank 75 Gunung Semeru dan gak lama dari itu teman mereka kesurupan, gua langsung baper untung gua nggak mengalami kejadian itu alhamdulillah". 

Kejadian yang kedua Mistis di Gunung Semeru yang paling mengerikan:  "waktu kita tidur di Ranupani di aula, dari perjalanan turun ke Ranupani yang gua jatoh cantik itu, sepanjang perjalanan emang gua banyak diem, gua bengong sepanjang jalan, dan efeknya pas kita tidur nunggu jeep, tiba-tiba gua kebangun jam 12an hati gua gelisah banget tidak tenang,  rasa mistis kayak ada sesuatu hal yang gua rasain, tiba-tiba gua denger suara kereta kencana dengan suara kerincingannya yang khas, tidak lama dari suara kereta kencana, suara anjing ngaung kan katanya kalo anjing begitu dia liat sesuatu makhluk alus, gua berusaha aja buat tidur lagi, tapi malah gua makin tidak tenang, setiap gua pejamin mata yang gua liat Kalimati Gunung Semeru dan jalan-jalan di gunung tadi."  

"Seperti ada perasaan yang nyuruh gua balik kesana, sempet gua bangun sampe duduk aja belum berdiri, tapi gua lawan aja perasaan itu ngapain kan gua tengah malam mau balik ke gunung Semeru lagi sendirian. Tapi sumpah malem itu benar-benar  seperti ada yg nunggu gua terus nyuruh gua masuk ke gunung lagi, untung gua masih sadar dan gua baca ayat kursi dalam hati, tapi masih aja gua tidak tenang dan masih pengen bangun buat balik ke gunung lagi sendiri. Akhirnya gua bangunin Nata, gua suruh dia bacain ayat kursi juga, mungkin Nata masih inget kalo tidak Nata ya antara sadar dan enggak saat itu, karena gua perhatiin kalian semua lelap banget, termasuk tim yang lain." 

"Ia memang sih gunung dan laut itu tempat tinggalnya jin, di al-qur'an juga bilang gitu. Bersyukur kita tidak ngalamin hal mistis yang lebih parah dari itu, semenjak gua ngalamin hal itu, gua malah mikir salah gua dimana ya sampe bisa kayak gitu, apa ada salah ngomongan, atau karena faktor bulanan yang gua alami, bener-benar kalo ke gunung harus jaga sikap, karena kita tamu disana dan itu tempat mereka. Memang mereka itu ada, Allah kan memang ciptain jin dan manusia. Semoga bisa jadi pelajaran buat gua kalo di gunung jangan pikiran kosong ngelamun bengong". 

"Yang paling serem dan kental unsur mistis  itu kalimati Gunung Semeru ke atas ya, apalagi di Archopodo sama kelik pas ada batu-batu prasasti itu berasa banget suasananya, terus batu besar yg di Archopodo  seperti kentung itu serem ya, dan kayaknya kerjaan mereka ada di sumber mata air itu, itu memang tempat jin buang anak, yang katanya deket lurus-lurus aja landai itu tempatnya"

"Oke guys just share itu pengalaman gaib atau mistis yang gua alamin waktu kemaren disana di Gunung Semeru, ternyata gunung bukan cuma tempatnya yang indah tapi mistis nya juga meninggalkan kisah."


Demikian cerita mistis dari Amel, 

Selanjutnya saya cerita mistis yang saya alami sendiri di Gunung Semeru
Sejak masuk Kalimati sudah banyak yang gangguin arah mistis gitu tapi saya selalu dilogikakan. Ketika selesai mendirikan tenda di Kalimati, saya melihat ke atas kok ada 3 orang berjalan ke atas, saya bingung mereka mau kemana? Sampai saya mempertajam penglihatan ternyata yang saya lihat hanya pepohonan, saya sempat bingung, apa saya berhalusinasi. Saya kembali berlogika, ahh ini efek mata minus..menghalau pemikiran mistis, Daun dikira orang, saya kembali membereskan sekitar tenda agar tendanya kuat. 

Waktu itu di Kalimati Gunung Semeru saya tidur sendiri, karena teman-teman bersembilan muncak ke Mahameru, sedangkan saya tinggal di Kalimati. Alasan saya tidak muncak pertama memang dari awal saya tidak begitu obsesi ke puncak/sumit, kedua karena saya harus simpan energi untuk turun karena saya harus segera pulang ke Lampung, ada faktor penting yang harus kerjakan demi karir saya. Selanjutnya selama semalaman di Kalimati saya sulit sekali untuk tidur, padahal badan sudah lelah sekali. Ketika teman dan para pendaki sudah naik dari jam 10 hingga jam 1 malam. Suasana jadi sepi hanya rintikan hujan yang terus berjatuhan tidak henti, desiran angin terus menambah semakin pekatnya malam. suasana seperti ini menggiring ke suasana tidak nyaman berbau mistis gitu. 

Camping di Kalimati Gunung Semeru, Saya berusaha memejamkan mata dan menenangkan diri untuk terbawa larut lelap tidur tetapi berat sekali, seakan-akan saya harus selalu terjaga. Pikiran saya bercampur aduk dan saya selalu berusaha menghalau perasaan mistis yang kadang terbesit. Dinginpun semakin menusuk tulang, saya sudah menggunakan dua lapis jaket gunung, terus sleeping bag. Tapi masih saja menusuk tulang, akhirnya saya ambil matras teman dan sleeping bag teman yang sedang sumit tersebut. Hingga saya menggunakan matras dan sleeping bag berlapis-lapis. Suasana hujan rintik dan desiran angin terus melarutkan malam, beberapa kali saya mendengar ada langkah-langkah mendekati tenda kami, saya langsung terjaga dan bangun, mengarahkan headlamp ke sekitar tenda. Asumsi saya takut ada binatang yang mendekat tercium bau makanan yang kami bawa. Tetapi semua nihil, saya merapikan semua bahan makanan dan menutupnya di tenda teman. Saya kembali berusaha untuk tidur. 

Masih kondisi hujan dan angin. Dari kejauhan saya mendengar suara obrolan yang asik, ada canda tawa dalam obrolan tersebut. Saya selalu melogika-kan bahwa yang sedang ngobrol itu adalah teman-teman pendaki di tenda lain. Tapi suara itu makin mendekat ke tendaku, anehnya lagi, sumber suara dari hutan yang notabene kok bisa ngobrol di tengah hutan. Bukan dari kerumunan tenda disebelah belakang tenda kami, saat itu tenda kami di bangun dibawah pohon samping hutan. Yang ternyata kami mendirikan tenda pas dibawah pohon yang diberi tanda kain putih, padahal itu dilarang, tapi itu baru saya sadari setelah pagi. Sepanjang malam itu banyak pengganggu dari suara suara aneh, setelah suara orang ngobrol, lanjut suara musik, lanjut suara gamelan, tapi saya selalu melawan dengan logika melawan unsur mistis bahwa di sebelah sana ada group pendaki lagi senang senang dan happy happy. Hingga akhirnya saya terlelap dan sadar ketika menjelang subuh .. 

Cerita paling bikin merinding sendiri ketika menjelang subuh sekitar jam 4an, ada suara bayi.. Gila aja kan bayi nangis ditengah-tengah padang rumput Kalimati. Gunung Semeru. Tapi saya tidak mau ngikuti hawa mistis, tak cuekin aja. Saya asumsikan itu adalah musang yang lagi berebut makanan sesama musang. Saya segera ambil wudhu dan menunaikan sholat subuh.. Saat itu pengalaman Gilee bener berwudhu dengan air es, dingin sampai ke tulang. 

Setelah shalat subuh saya kembali menarik sleeping bag, karena suhu sangat dingin dan menunggu matahari muncul. Kemudian beberapa saat saya mendengar suara obrolan dari atas, dan bahasanya terkesan asing karena bukan bahasa Indonesia. Saya segera keluar tenda, hingga suara itu semakin mendekat dan munculah 4 orang berbadan tinggi besar dan wajah bule. Yaaa ternyata mereka adalah turis yang baru saja melakukan pendakian ngga ada unsur mistis nya ya... Setelah berselang 15 menit muncul 2 orang lagi, asli orang indo. Saat itu saya berpikir alangkah cepatnya mereka turun, atau mereka tidak jadi mucak / sumit? Itu jadi tanda tanya sendiri dibenakku.  

Saya pagi itu berusaha menjauhkan pemikiran yang berbau mistis mencoba memasak air untuk minum madu anget, agar tubuh ikut hangat.. Berselang beberapa menit, munculah 4 burung yang terbang dan hinggap di atas tenda dan yang 2 di depanku. Saya langsung kaget dan coba sapa burung tersebut "hai burung salam kenal, saya Raswan dari Lampung sedang bertamu di sini, kalian kok datangnya tiba-tiba serta langsung berempat? Apa kalian mau makanan? " Saya tawarkan roti ke burung tersebut sentak keempat burung tersebut terbang dan hilang entah kemana. 

Saat itu saya coba untuk masak nasi, belum lama saya meletakan nesting di atas kompor, terdengar suara lagi dari atas orang turun dan ngobrol, betapa senangnya teryata teman temanku sudah tiba lagi di camp, saya langsung sapa "Kok cepat sekali apa kalian tidak sampai ke puncak" mereka menjawab "iya sudah turun, cepat sekali mereka turun, belum sampai 7 pagi, mereka sudah di Kalimati lagi. Luar biasa ternyata teamku adalah anak muda yang tangguh. 

Selanjutnya cerita mistis ketika Gunung Semeru dari Agus, dia bercerita : 

Agus mencerikan kalau dia cuman dipanggil pas ambil air, yang manggil suara wanita kayak suara ibu-ibu gitu di Ranukumbolo,  dan Sama denger kereta kuda pas tidur di Ranupani.

Sedangkan teman Taufiq dia menyatakan tidak ada perasaan mistik sama sekali waktu mendaki ke Semeru. 

Demikian cerita serem berbau mistis yang kami alami, bagaimana dengan anda ketika mendaki gunung?..



Berikut ini rekaman saya dalam video 



Ini Video ketika bersama team Hore dari lampung 

No comments: