PerjalananKU

Berisi tentang cerita, foto, video, hoby, Aktivitas, dalam perjalanan petualang dan pencari pengalaman

9/8/19

Demi Istri dan Tapis Blogger !!

12:16 AM 0
Asalamuaialkum wrwb. 
Halo sobat pembaca sekalian.. apa kabarnya hari ini? semoga selalu dalam lindungan Allah SWT .. aamiin ya robbilalamin.. 

Berikut ini saya akan bercerita dengan judul Demi Istri dan Tapis Blogger, mengapa saya menulis dengan judul demikian? Berikut ini akan saya jabarkan sampai akhir kegiatan milad tapis blogger yang ke 3. simak yuk.. 

Oh iya sobat sekalian, sudah pada tau belum apa itu tapis blogger? 
Nah berikut ini saya singgung dulu apa itu tapis blogger. 
Tapis Blogger adalah suatu komunitas blogger yang ada di Lampung yang memiliki misi : Menjadi wadah komunikasi blogger yang ada di Lampung, Mengenalkan Lampung lewat blog, dan mendukung dan ikut menyukseskan kemajuan literasi di Lampung.  
Sejarah berdirinya Tapis Blogger tepatnya tiga tahun yang lalu, awal cikal bakalnya terbentuk tapis blogger diawali dari beberapa penulis Lampung yang tergabung di emak-emak blogger dimotori Naqiyyah Syam, Fitri Restiana, Izzah Annisa, dan  Heni Puspita dengan ide dan pemikiran yang mulia sehingga tercetuslah untuk membentuk komunitas blogger Lampung yang mupuni. Selanjutnya peresmian atau pendirian Tapis blogger yang diadakan di hotel Horizon Lampung pada tanggal 31 Agustus 2016, yang saat itu disponsori oleh JNE (kurir pengiriman terkemuka di Indonesia) lengkapnya simak artikel berikut ini: Kumpul Perdana Tapis Blogger Lampung bersama JNE Pada saat itu saya ikut bergabung dan senang sekali bisa bertemu serta berkenalan dengan para blogger dan penulis kece di Lampung. Ketika itu merupakan awal kenal dengan mbak Naqiyyah Syam (founder dan ketua Tapis Blogger), bang  Adian Saputra (wartawan, dosen dan pemilik portal jejamo dot com), bang Rangga (blogger Lampung yang handal, info BDL), bang Yandigsa, mbak Fitri Restiana, mbak Izzah Annisa, mbak Heni Puspita, Neni Suswati, Yoga Pratama dan blogger-blogger lainnya.  Saat itu kita sharing tentang my JNE selanjutnya peresmian pendirian Tapis Blogger.

Sampai saat ini Tapis Blogger sudah milad ke 3, banyak sekali kegiatan yang sudah dilaksanakan Tapis Blogger dari pelatihan-pelatihan penulisan, blog, foto dan video, kerjasama dengan kementerian dan MPR, serta kegiatan endorse produk dan lainnya. Pokoknya keren dan mantap Tapis Blogger. 

Nah udah pada tau ya apa itu tapis blogger? yuk kembali ke judul, Demi istri dan Tapis Blogger!! Kuy dipantengi ceritanya. 

Minggu pagi tanggal 1 september 2019 tepat juga tanggal 1 muharram 1441 Hijriah, Jam sudah menunjukan pukul 8, saya baru saja selesai memandikan sang pangeranku Altraz Rahend Mahdiramadhan, yang sebelumnya saya ajak keliling komplek dan sunbathing di depan rumah, segera saya serahkan ke istri yang sedang sibuk masak dan beres-beres rumah. "Dek, abang telat ini, acara milad tapis blogger sudah dimulai" istri langsung menggantikan tugas yang biasa saya kerja setiap hari libur ini. setiap hari libur saya selalu mengajak putra tersayang tersebut berjalan-jalan komplek, menjemurnya, dan memandikan hingga mengajaknya bermain. 
Sang pangeranku Altraz Rahend Mahdiramadhan memberi salam nih
sumber foto: dokumen pribadi 
Saya bergegas mandi dan berbenah untuk berangkat ke Bandar Lampung. Waktu sudah menunjukan pukul 8.30 WIB, saya buka group whatapps, ternyata group WA milad tapis blogger masih sepi. Saya lihat istri masih sibuk memberi ASI jagoan kami, saya mengeluarkan motor dan mengambil sepatu untuk siap berangkat, namun saya lihat dapur masih berantakan, masakan istri belum kelar dan baju cucian belum dijemur. Terpaksa saya letakan sepatu dekat motor di depan rumah. Saya angkat jemuran baju untuk dijemur dibawah sinar matahari, saya ke dapur untuk menyelesaikan masakan istri dan membereskan dapur, walau beberapa kali istri menyampaikan "bang ayo berangkat nanti adik yang beresin semua, abang sudah telat" saya jawab "ya dek gpp nanti abang walau telat tapi hadir di milad tapis blogger". Dalam benang paling dalam, saya harus tetap membantu dan membereskan pekerjaan istri karena saya tau begitu repotnya jadi seorang ibu sekaligus istri. Wanita itu super mom, yangmana Mereka tanpa mengeluh tetap semangat dan tangguh menjalani kehidupan, apalagi sudah sibuk bekerja di kantor, tetap dalam menyusui dan mengurus anak, membereskan rumah dari memasak, menyapu, mengempel, mencuci, mensetrika, dan mengurus suami. Tidak mungkin saya pergi meninggalkan istri dengan pekerjaan rumah yang menggunung. Walaupun tidak membereskan setidaknya mengurangi beban kerja istri. Terpaksa saya korbankan datang ke milad tapis blogger dengan hadir telat. 
Suami terbaik adalah pembawa sakinah, mawadah dan warahmah di keluarga 
Saya dan Istri serta dengan putra tercintakami  Altraz Rahend Mahdiramadhan
Sumber foto: Koleksi Pribadi 
Jam 9 tepat, alhamdulillah dapur selesai saya bereskan, dengan menyelesaikan masakan istri, mencuci piring dan menyapu dapur. Istri ternyata sudah selesai memberi ASI jagoan kami "abang kok belum berangkat?" Ujar istri sambil membereskan baju-baju yang akan disetrika. Saya menjawab dengan santai "gpp abang sudah sampaikan bahwa abang datang telat, gimana jagoan sudah tidur?", istri menjawab "sudah kenyang dan tidur pulas, adik mau sarapan dulu". "What adik belum sarapan? Tadi pagi belum sarapan?" Pertanyaan lanjutan saya ke istri "tadi saat abang ajak Altraz jalan-jalan keluar, adik ngga jadi makan karena nanggung kerjaan masih banyak" jawaban istri. Dalam pikiran yang terdalam waduh demi semuanya kerjaan beres, istri menunda sarapan paginya, dia lakukan ini demi siapa? Ya siapa lagi kalau bukan demi keluarga. "Adik jangan nunda-nunda makan, nanti adik sakit, kasihan adik dan dedek Altraz, ayo sana segera makan, makan yang banyak ya, ingat ya harus makan ikan, jika tidak nanti ditenggelamkan oleh bu Menteri Susi Pudjiastuti hehehe" ujar saya.  
meme tidak makan ikan saya tenggelamkan dari Ibu Menteri  Susi Pudjiastuti
sumber foto: bombastis,com

Seorang ibu menyusui harus terpenuhi semua nutrisinya demi perkembangan tumbuh anak bayi, sejak awal menikah saya selalu memaksa istri untuk menyukai dan selalu makan ikan. Ikan kaya akan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh, terlebih untuk bayi agar menjadi bayi yang sehat dan cerdas. semoga anakku menjadi anak yang sehat, kuat dan cerdas. 
Kemudian Istri bergegas sarapan dan saya masuk kamar untuk pamitan dengan sang Jagoanku Atraz, dalam lelap tidurnya saya bisikan "anakku sayang, ayah pergi dulu ke Bandar Lampung untuk kegiatan Milad Tapis Blogger, sayang di rumah sama bunda ya, doakan semoga semua lancar, tetap cerdas dan sehat selalu ya sayang" kemudian saya cium kening putraku tersebut.Jagoanku tersebut dengan antengnya pulas tidur. 

Selanjut saya temui tulang rusukku yang lagi makan di meja makan untuk berpamitan berangkat ke Bandar-Lampung, saya cium pipi kanan dan kiri serta keningnya. "abang berangkat dulu ya" Sambil melangkah keluar saya diiringin oleh istri, beliau menyampaikan "hati-hati di jalan, semoga semua lancar dan jangan lupa kabari jika sudah sampai lokasi" saya jawab dengan manis "siap sayangku" sembari saya engkol kuda besi dan saya terngiang lirik lagu yang sering dinyanyikan oleh istri: 
“Berangkatlah sayang hati hati di jalan,
Do'a kusertakan mohon kepada Tuhan
Semoga tiada arah melintang,
Macam-macam godaannya setan
Restu cintaku untukmu, Oh pujaan
Berangkatlah sayang hati hati di jalan,
Aku Tidak minta oleh-oleh
Emas permata dan juga uang,
Tapi yang kuharap engkau pulang
Tetap membawa kesetiaan
Dirimu bagaikan layang layang,
Kulepas tali benang ku genggam
Semakin melayang kau di awan,
Semakin aku takut kehilangan”

Ada yang tau lagu siapa ini? ya lagu Rita Sugiarto yang judunya Oleh-oleh, yang belum mendengarkan lagu tersebut?  selamat mendengarkan.
  
Yuk lanjut ke cerita..
Kuda besi revo fit menghantarkanku dari Kota Metro menuju Kota Bandar Lampung, 1 jam lebih perjalanan melewati jalur lintas via Metro Kibang - Karang Anyar - Sidomulyo. Demi menghadiri milad tapis blogger ke 3 saya yang sudah terlanjur telat dengan kecepatan maksimal saya pacu motorku menuju Warung Sudirman yang ada di Jalan sudirman Pahoman Bandar Lampung. 

Pukul 10.30 pagi saya tiba di Warung Sudirman, saya langsung parkir motor dan menuju ke area tempat pelaksanaan acara milad tapis blogger ke 3. Pada kesempatan ini acara sudah berjalan dan saat itu bang Yopie Pangkey sedang memaparkan tentang tips mengambil foto tema wisata Lampung. 
Suasana Milad Tapis Blogger ke 3  talkshow yang bertajuk Mencintai Lampung dengan Narasi dan Fotografi
Sumber foto: Koleksi Pribadi 
Saya yang telat hadir, langsung duduk di tempat yang masih kosong pada saat itu saya duduk samping Novriadi dan Arief, keduanya anggota tapis blogger yang aktif, disela-sela bersalaman dengan dengan mereka saya bertanya “acaranya sudah lama berlangsung?” Novri menjawab “belum bang baru dimulai” dan dia balik bertanya “kok terlambat bang?” saya menjawab “iya saya jauh dari Metro” mereka berdua memaklumi keadaan saya saat itu. Selanjutnya kami fokus apa yang dipaparkan oleh om Yopie. Sudah lama saya mengenal Om Yopie Pangky yang merupakan fotografer dan travelblogger terkenal di Lampung dengan akunnya @kelilinglampung_. 
Beberapa point penting yang saya serap dari penyampaian bang Yopie yaitu : dalam pengambilan foto sisi pengambilan foto sangat penting, beliau juga menyampaikan tidak perlu pusing dengan watermark pada foto karena akan mengurangi keaslian foto dan penikmat foto ada yang terganggu dengan adanya watermark tersebut, jika ada yang menggunakan foto tersebut maka akan lebih banyak amal ibadahnya, pada dasarnya foto dishare agar semua orang dapat menikmati foto tersebut. 
Suasana talkshow Milad Tapis Blogger ke 3 yang bertajuk Mencintai Lampung dengan Narasi dan Fotografi
Sumber foto: Koleksi Pribadi 
 Selanjutnya talkshow yang bertajuk Mencintai Lampung dengan Narasi dan Fotografi yang dimoderatori bang Yandigsa, yang merupakan anggota tapis blogger dan aktif sebagai youtuber. Bang Yandigsa membawa suasana talkshow jadi hangat dan seru. Setelah penyampaian materi dari bang Yopie Pangkey selanjutnya diisi oleh bang Adian Saputra yang merupakan dosen dan Pemred Jejamo.com. Beliau membagikan materi menulis artikel yang baik dan viral. 
Point penting yang saya tangkap dari penyampaian bang Adian yaitu saat menulis atau membagikan sesuatu buatlah dengan jelas dan selengkap mungkin sehingga para pembaca terpuaskan dengan konten yang lengkap dan berisi. 
Bang Aldian merupakan salah satu toko jurnalis yang saya kagumi di Lampung karena kepiawaian beliau menulis di media massa atau online membuat saya begitu suka dengan tulisan beliau. Semoga kedepan saya dapat menjadi penulis dengan konten terbaik seperti beliau, aamiin. 
Milad Tapis Blogger ke 3  menghadirkan 3 pemateri : Yoppy Pankey, Adian Saputra dan Naqiyyah Syam
sumber foto: dokumen pribadi 
Selanjut materi dari mbak Naqiyyah Syam, yang sudah tidak asing lagi bagi para blogger Lampung, karena beliau merupakan Founder Tapis Blogger. Mbak Naqiyyah menyampaikan dengan materi membangun personal branding. 
Point penting yang saya serap dari penyampaian mbak Naqiyyah adalah personal branding akan dinilai dari apa yang kita tulis, share, foto dan lainnya. sekarang era digital, apa yang kita bagikan di media sosial, itulah akan membangun branding personal kita. 

Setelah penjabaran materi dari ketiga narasumber selanjutnya dilanjutkan dengan sisi tanya jawab, pada kesempatan ini saya bertanya kepada bang Adian Saputra yaitu : “Apa trik dan tips dalam publish tulisan dengan cepat disela-sela kesibukan sebagai dosen?” 

Pertanyaan tersebut dijawab oleh bang Adian : “intinya karena adanya smartphone yang dipakai sehingga setiap dimanapun berada, sambil menulis, selain itu tulisan diedit, jika memangsudah bagus langsung diposting, kemudian jauhkan penyakit malas, jangan tunda-tunda tulisan sehingga idenya akan berlalu. Setelah menyeelsaikan satu karya, buatlah karya-karya yang lain, jangan terkungkung dengan karya yang sudah hasilkan”. 
Suasana pemotongan tumpeng Milad Tapis Blogger ke 3.
Sumber foto: Koleksi Pribadi 
Dari sekian banyak pertanyaan dan diskusi dari peserta acara Milad Tapis Blogger ke 3. Tiba saatnya Potong tumpeng bersama dan dilanjutkan sholat zuhur kemudian dilanjutkan makan siang. Diakhir acara ditutup dengan pengumuman lomba foto instagram on the spot acara Milad Tapis Blogger ke 3. Pemenang lomba foto adalah mbak Heni Puspita, Latifah dan Arief, foto mereka memang bagus dan keren baik dari segi konten maupun caption. Setelah itu dilakukan foto bersama kembali kemudian saya pamit untuk meninggalkan tempat acara karena saya harus menghadiri acara arisan keluarga. 
Foto bersama setelah acara Milad Tapis Blogger ke 3 bersama blogger dan penulis terkenal di Lampung.
Sumber foto: Koleksi Pribadi 
Perjuangan saya pada hari ini demi Istri dan Tapis Blogger membuahkan hasil yang sukses karena doa dan suport istri demi menghadiri acara Milad Tapis Blogger ke 3 saya mendapatkan ilmu tentang Mencintai Lampung dengan Narasi dan Fotografi dan menyambung silahturahmi dapat berkumpul dengan teman-teman blogger. 
Yang mana pada kesempatan sejalan dengan tujuan Milad Tapis Blogger ke 3 dalam merayakan hari jadi tapis blogger dan sebagai wadah silaturahmi sesama anggota, serta menambah pengetahuan anggota blogger dalam menyajikan konten baik berupa artikel maupun foto dalam menulis blog tentang Lampung. 

Ternyata demi tapis blogger hari ini saya tetap mendapatkan nilai plus bagi diri saya pribadi dalam menjadi blogger yang baik. Yangmana saya sudah rela melepas agenda lain untuk menghadiri acara milad tapis blogger yang ke 3. 
Mencintai Lampung tidak hanya berkata-kata dengan sanjungan indah tetapi juga diorbitkan dengan narasi tulisan dan fotografi. 
Demikianlah cerita saya yang berjudul demi Istri dan Tapis Blogger semoga berkenan dan semakin menambah motivasi untuk semuanya, terkhusus untuk saya pribadi.  
Selamat milad untuk tapis blogger semoga makin jaya!! 

Berikut ini saya tambahkan jika teman-teman ingin bergabung di komunitas Tapis Blogger dalam memenuhi persyaratan berikut ini: 
1. Domisli di Lampung atau pernah tinggal di Lampung (lagi merantau). 
2. Punya Blog atau berminat membuat blog. 
3. Mengisi Formulir Pendaftaran 
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScpdn-06A6lsWeTqyEDg39jyridJ8uWUqpIKtXiDsRngdubUQ/viewform 
4. Klik tautan ini dan isi biodatamu 
https://www.facebook.com/groups/272485709786108/ 
5. Konfirmasi pendaftranmu ke WA : 081379562508 

Mohon isi data berikut, kemudian kirim WA admin agar segera dikonfirmasi. 
Aturan Group WA Anggota Tapis Blogger : 
1. Sudah pernah hadir di acara kegiatan Tapis Blogger min 1x 
2. Memiliki blog dan media sosial aktif 
3. Bersedia memenuhi peraturan WAG Tapis Blogger 
Note : 
- Anggota akan mengisi Google Formulir Database anggota 

Silahkan simak website tapis blogger KLIK SINIFacebook/FB tapis Blogger  twitter: @tapisblogger Instagram: @tapisblogger 

Salam blogger dan salam lestari..
Walaiakumsalam wrwb. 

#Milad3TapisBlogger 
#LombaBlogMilad3TapisBlogger 
#TapisBlogger

8/29/19

Gajah dan Krakatau, Icon Leader Sejuta Pesona Lampung

12:14 PM 2
Halo teman-teman sekalian apa kabarnya hari ini? 
Semoga selalu sehat dalam lindungan Allah SWT, aamiin. Kali ini saya mau berbagi cerita tentang pariwisata Lampung dan Perayaan Lampung Krakatau Festival 2019.

Bicara tentang wisata Lampung tentu sudah tidak asing lagi ya? yang mana jika bicara Lampung, masyarakat luar Lampung langsung ingat GAJAH dan WAY KAMBAS, mengapa demikian? karena sudah sejak lama, gajah menjadi icon untuk Lampung. Lampung merupakan tempat konservasi gajah sumatera ((Elephas maximus sumatranus Temminck.) hingga sekarang yang berada di kawasan Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur. Akan tetapi sekarang tidak itu saja, Lampung sudah lebih terkenal lagi dengan memiliki banyak distinasi wisata dan Sejuta Pesona Icon. Apa saja itu yuk simak ceritaku berikut ini. 
Konservasi gajah sumatera ((Elephas maximus sumatranus Temminck.) di kawasan Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur
sumber foto: Rasuane Noor 
Provinsi Lampung dengan selogan “Sai Bumi Ruwai Jurai” yang terletak di paling ujung timur pulau Sumatera dan paling dekat dengan pulau Jawa ini memiliki banyak tempat–tempat wisata unggulan dan layak diperhitungkan di dunia, loh!. Distinasi wisata yang komplit dan khas bisa ditemukan di provinsi yang sekarang di bulan agustus ini sedang mengadakan hajat besar yaitu Festival Krakatau yang ke 29 tahun 2019. Perayaan Festival Krakatau yang diadakan setiap tahun ini dalam mengenang peristiwa letusan maha dasyat Gunung Krakatau. Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda meletus pada 26 Agustus tahun 1883. Sejarah bercerita akibat letusan tersebut banyak menelan korban jiwa yang menimbulkan sunami besar di wilayah selat Sunda dan sekitarnya dan tercatat sebagai salah satu letusan gunung terdahsyat di muka bumi. “Luar biasa” 
Peta Letak Provinsi lampung  dan Gunung Krakatau
sumber : Google Map
Sejarah meletusnya Gunung Krakatau hingga saat ini 
Kegiatan Festival Krakatau ini merupakan kegiatan kebudayaan akbar yang diadakan oleh pemerintah daerah Lampung dengan tujuan menjadikan Lampung sebagai pusat budaya dan wisata dan sekaligus memperingati letusan bersejarah pada 26 Agustus tahun 1883. Berbagai kegiatan yang ada dalam festival Krakatau tahun ini menampilkan 4 acara unggulan yaitu dimulai dengan acara Pesona Kemilau Sai bumi Ruwa Jurai sebagai upacara pembukaan secara resmi Lampung Krakatau Festival 2019, selanjutnya Expo Krakatau Lampung berupa bazar kuliner dan sovenir serta pertunjukan kesenian khas Lampung, kemudian acara karnaval budaya dan tapis Lampung yang menampilkan daya tarik kain trandisonal tapis Lampung dan acara Trip Krakatau. Acara yang meriah tersebut dihadiri dan apresiasi langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya
Dengan diadakannya rutin Kegiatan Festival Krakatau sehingga branding Lampung makin menyebar. Sejarah krakatau sudah terkenal dan mendunia, semoga kedepannya Lampung juga mendunia dengan icon Krakatau. 
Keseruan acara carnaval budaya dan tapis Lampung di Festival Krakatau
sumber foto: Rasuane Noor
Distinasi wisata Lampung tidak perlu diragukan lagi, sejak lama Lampung sudah terkenal sebagai tempat konservasi / wisata gajah Way Kambas dan menjadi icon tersediri dengan “gajah Lampung” di titik pusat kota provinsi bisa menemukan adanya Tugu Bunderan Patung Gajah. Sehingga jika berkunjung ke Kota Bandar Lampung mesti berfoto ria di tugu ini. 
Tugu Bunderan Patung Gajah di Jantung Kota Bandar Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Secara langsung atau tidak langsung objek-objek wisata Lampung sudah diakui oleh para pecinta darmawisata dan berkontribusi untuk pariwisata Indonesia. Selain itu Lampung masih memiliki unggulan lainnya dari wisata pegunungan hingga lautan, dari wisata budaya hingga wisata sejarah, serta wisata pendidikan / edukasi, ayo mari berkunjung ke Lampung. 
Tempat-tempat wisata di Lampung Barat
sumber foto; Rasuane Noor
Beranjak paling barat Lampung terdapat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang merupakan kawasan konservasi alam dikawasan taman ini dapat menemukan spesies endemik seperti contoh: anggrek macan (Gramatophyllum scriptum BL) bahkan terdapat bunga raflesia (Rafflesia arnoldii) dan tumbuhan yang lainnya. Lampung Barat merupakan daerah yang berhawa sejuk karena berada di wilayah pegunungan Bukit Barisan selatan yang terdapat Gunung Pesagi (2.262 m) dan gunung Seminung (1.881 m), kedua gunung tersebut banyak dikunjungi para pendaki gunung, apalagi gunung Pesagi adalah gunung tertinggi di Lampung menjadi distinasi kunjungan bagi pecinta jelajah ketinggian. Menjadi prestise sendiri bagi pecinta gunung jika sudah mendaki Gunung Tertinggi di Lampung ini. Masih di bagian barat Lampung terdapat danau Ranau, danau yang terletak di perbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan ini merupakan Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera. Kerjernihan air tawar yang sangat luas dan dapat menikmati pemandangan perbukitan di tepi danau menjadi sensasi tersendiri. Tempat –tempat wisata sejarah, kekinian dan baru di bangun juga tidak kalah menariknya di kawasan Lampung Barat meliputi Kebun Raya Liwa, Danau Geotermal Suoh, Bukit Bawang Bakung, Lembah Skalabrak, Puncak Rest Area, Air terjun Mbah Gimo, Air terjun Cengkaan, Air terjun Semantung, hutan Pinusan, dan distinasinya. Untuk wisata budaya di bagian barat Lampung banyak sekali dan sangat rekomendasi yaitu adanya adat Lampung saibatin, pergelaran pesta topeng sekura, rumah-rumah panggung asli Lampung Barat, dan tradisi adat serta kuliner yang perlu banyak diekplorasi. Sedangkan untuk wisata sejarah adanya situs megalitikum Batubrak yang terletak di kecamatan Kebun Tebu Lampung Barat.
Berikut ini video tempat-tempat wisata di Lampung bagaian Barat: 

Wisata pantai di Lampung bagian barat cukup banyak dan eksotik tepatnya di Kabupaten Pesisir Barat, pantai-pantai yang langsung menghadap samudera Hindia. Selain pantai Tanjung Setia yang sudah terkenal tempat peselancar dunia terdapat juga pantai lain meliputi : Pantai Labuhan Jukung, pantai Madiri, pantai Jambu, pantai Melasti , pantai Batu Tihang, pantai Tembakak dan Pantai-pantai sekitarnya yang masih alami, selain itu adanya pulau Pisang dengan memiliki hamparan pasir yang sangat indah, ombak yang bergulung indah dan juga dapat menjadi wisata mancing yang menjanjikan bahkan terkadang dapat menyaksikan ikan lumba-lumba berloncatan kala berperahu menuju pulau ini. 
Pantai-pantai indah di Pesisir Barat Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Selanjutnya kebagian timur Lampung, tempat-tempat distinasi wisata tentunya sudah tidak asing lagi dengan adanya Taman Nasional Way Kambas, paling terkenal di disini sebagai kawasan konservasi gajah (Elephas maximus sumatranus Temminck.), selain itu juga konservasi hewan hewan lain yang terancam punah seperti badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). Di Lampung Timur juga terdapat situs purbakala yaitu Situs Megalitikum Pugung Raharjo, tempat ini selain menjadi wisata budaya juga menjadi wisata edukasi bagi pelajar. wisata-wisata baru juga mulai banyak di kembangkan di Lampung Timur  seperti Gua Pandan, hutan mangrove  dan pantai-pantai di pesisir timur Lampung. selain itu pemerintah daerah Lampung Timur juga giat dalam mengadakan acara festival -festival. 
Goa Pandan di lampung Timur memiliki potensi yang belum tergali total
sumber foto : Afriliansyah 
Selanjutnya ke arah selatan, terdapat distinasi unggulan lainnya yang meliputi : adanya menara siger di Bakauhuni, makan Pahlawan Raden Intan, adanya gunung Rajabasa, gunung ini kerap sekali menjadi pendakian bagi pemula, dan di sekitar gunung ini banyak ditemukan air terjun yang bisa menjadi tempat untuk berrepresing santai, diantaranya air terjun Way Kalam, Air Terjun Pangkul Way Tayas dan air terjun lainnya. Masih di sekitaran Gunung Rajabasa, banyak terdapat pantai-pantai yang indah seperti pantai Guci Batu Kapal, Pantai Canti, Wartawan, Pantai Kahai dan Pulau Mengkudunya serta pantai-pantai Lainnya. Dari daerah kawasan Rajabasa dapat menikmati keindahan laut dengan menyeberang ke pulau Sebuku, Sebesi hingga ke Gunung Krakatau
Indahnya Air Terjun Way Tayas di desa Pangkul kecamatan Rajabasa Lampung Selatan
sumber foto : Zaky Hidayat
Di kawasan Teluk Lampung banyak distinasi wisata yang sudah di kelola meliputi: pantai Pasir Putih, Selaki, Dutawisata, Tirtayasa, Mutun, Sari Ringgung, Dewi Mandapa, Klara dan pantai-pantainya lainnya. Masih dikawasan Teluk Lampung, dapat menikmati wisata laut dan pulau-pulau indah seperti : pulau Kubur, Tangkil, Tegal, Pahawang, Tanjung Putus, Balak dan pulau-pulau lainnya. selanjutnya ke arah Teluk Kiluan dan Pantai Batu Gigi Hiu (menjadi primadona fotografer) semuanya tersaji untuk mengisi liburan dan berepresing santai.
Pulau Pahawang salah satu mangnet mendatangkan wisatawan ke Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Potensi wisata Lampung sangatlah besar selain didukung oleh objek-objek yang alami juga dengan budaya khas Lampung. Lampung memiliki budaya yang unik dari seni, kuliner dan adat istiadat. Budaya seni dari Lampung, yang beberapa tahun lalu dalam perhelatan pembukaan olimpiade di Rio Jeneiro Brasil, Tapis dan siger Lampung menjadi wakil Indonesia dalam parade kontingen negara kita, penampilan tersebut mendapatkan pujian yang luar biasa dari multimedia dunia Internasional. Bahkan dalam perhelatan 2014 Fasion Miss International, National Costume dari Lampung menjadi juara sebagai wakil Indonesia. Selain tapis Lampung juga memiliki sulam usus, dan batik Lampung.

Sedangkan dalam kesenian Lampung memiliki alat musik tradisonal Gamolan / Cetik yang berupa gamelan dari bambu, wisatawan wajib mencoba bagaimana memainkan alat ini. Selanjutnya dari seni pertunjukan khas misalnya pesta topeng sekura, tarian-tarian yang indah: tari sembah, bedana dll. Untuk wisata kuliner menjadi pelengkap jika para wisatawan berkunjung ke Lampung adanya masakan khas seperti : gulai taboh, seruit, pindang ikan, kemplang, dan bermacam rasa keripik pisang, tentunya masih banyak lagi yang perlu digali.

Gulai Taboh salah satu makanan khas Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Semakin berkembanganya wisata tentunya sudah pasti akan mendukung meningkatnya ekonomi dan pembangunan masyarakat, semakin munculnya lapangan pekerjaan baru, sehingga akan mengurangi pengangguran. Selanjutnya dalam meningkatkan tersebut semua pihak harus sinergi saling mendukung, sehingga ketika ada suatu hajat besar atau yang berhubungan pariwisata, semua pihak harus berani melibatkan diri sehingga akan menambah sukses kegiatan tersebut. Peran promosi baik secara langsung dan tidak langsung harus terus digalakan, disamping terus meningkatkan sapta pesona sehingga pariwisata semakin meningkat. Program sapta pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung ke suatu daerah atau wilayah Lampung terdiri dari tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan.
Terus berkembangnya pariwisata akan mempertahankan bahkan akan menggali lagi adat budaya asli, selanjutnya khalayak banyak akan lebih tau dan paham bahwa budaya kita adalah benar-benar ada dan harus terjaga eksistensinya.
Lampung terletak di wilayah yang sangat srategis, dengan luas areal dataran sekitar 35.376 km2 termasuk pulau-pulau dan garis pantai lebih kurang 1.105 km (termasuk beberapa pulau) memiliki sekitar 69 buah pulau serta terletak di 2 teluk dan berbatasan langsung dengan samudera Hindia sehingga potensi potensi wisata bahari, kemaritiman dan produksi ikan sangat besar sekali, semua jika terkelola dengan baik akan meningkat demi kesejatraan masyarakat Lampung. Selain itu penting juga menerapkan ekowisata dimana modal utama dari ekowisata adalah kelestarian keindahan alam serta kenyamanan tempat wisata. Salah satu faktor penting penopang kelestarian dan kenyamanan tempat wisata adalah kepedulian masyarakat di sekitar tempat wisata terhadap lingkungan. Untuk mengenal lebih dalam kegiatan rutin dan distinasi wisata Lampung dapat mengunjungi link website KLIK SINI 

Semoga artikelnya bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk berkunjung ke Lampung dan terus menjaga alam Lampung demi anak cucu kita. Ayo ke Lampung !!!

8/12/19

Pesta Sayur Organik Kala Senja di Agrowisata Karang Rejo Kota Metro

11:53 AM 0
Pesta Sayur Organik Kala Senja di Agrowisata Karang Rejo Kota Metro

Tepat pada awal bulan agustus 2019 kebun agrowisata yang terletak di kecamatan Metro Utara ini resmi di buka atau di lounching,  yang tidak tanggung-tanggung langsung diresmikan oleh walikota Metro. Saya sebagai blogger tidak mau kalah ikut langsung meluncur untuk menikmati tempat wisata alamai yang sehat ini yang saya beri judul Pesta Sayur Organik  Kala Senja di Agrowisata Karang Rejo Kota Metro

Rute atau jalur ke agrowisata Karang Rejo Metro Utara. Dari taman Merdeka kota Metro terus ke arah Pekalongan Lampung Timur, setelah diperbatasan antara Kota Metro dan  Pekalongan Lampung Timur , terdapat gapuran selamat datang di Lampung Timur terus lewati sehingga ketemu jalan ke yang 2 masuk sebelah kanan. Di pertigaan jalan tersebut ada plank akta notaris  Endriana Kusuma Dewi, tepat di jalan tersebut masuk terus hingga ketemu turunan dan ada jembatan, setelah jembatan terdapat belokan dan tanjakan kecil di sekitar persawahan. Terus jalan lurus hingga ketemu perempatan. Diperempatan tersebut ada polres Karang Rejo Metro Utara  dan ada TK dan Paud PKK Karangrejo. Dtepat diperempatan tersebut  ambil jalan lurus tidak jauh dari situ ambil jalan sebelah kiri disana sudah terlihat gapura dari bambu yang tertulis Agrowisata Karang Rejo. Disana teman-teman akan disajikan pertanian sayur organik yang dapat panen sendiri. Selamat menikmati..

Kontak person untuk memesan sayuran atau booking tempat dapat menghubungi Mas Sarjono dengan nomor HP

Cerita mas Jono bahwa awalnya lahan ini adalah areal persawahan padi yang  dibiakan, belum dikelola. Selanjutnya lahan ini sambil menunggu untuk musim tanam padi dibuat tanaman sayuran. Awalnya masyarakat sudah tidak asing lalu yang selalu bergantung dengan pupuk kimia dan pestisida kimia. Selanjutnya dengan adanya triger dari tim PPUPIK Universitas Muhammadiyah Metro yang di ketuai oleh Bapak Dr. Agus Sutanto, M.Si.  sehingga  dari  bulan maret hingga sekarang dikembangan kebun sayur organik. Di lahan ini  mulai  tanam sayuran pada bulan mei hingga sekarang.

Saat ini lahan ini di kelolah olrh masyarakat dengan anggota yang aktif 13 orang.

7/27/19

Wisata Padang Savana Braja Harjosari Kabupaten Lampung Timur

10:31 AM 0
Wisata padang savana ini terletak di desa Braja Selebah kecamatan Braja Harjosari Kabupaten Lampung Timur. Wisata di daerah Lampung Timur pada saat ini mulai dikembangkan dan terus digali potensi-potensi yang dimiliki dari setiap desa agar tidak kalah dengan kabupaten-kabupaten lain di lampung ataupun di Indonesia. Perlahan-lahan mulai mulai bermunculan wisata baru di kabupaten lampung timur salah satunya yaitu wisata padang savana deda braja selebah. 

Wisata padang savana ini tergolong masih baru dan belum banyak dikenal oleh orang dikarenakan baru dikelola oleh masyarakat desa braja selebah dan bekerja sama dengan pihak Taman Nasional Way Kambas, letak nya yang berbatasan langsung dengan kamp Eru Taman Nasional Way Kambas menjadikan tempat ini juga menyajikan tempat untuk berfoto-foto dengan para gajah. Di padang sava ini kita dapat melihat hamparan rumput hijau yang luas dan bila pada sore hari bila cuaca sedang cerah kita dapat melihat sunset yang indah. 

Dikarenakan tempat wisata ini sudah bekerja sama dengan Taman Nasional Way Kambas pengunjung dapat merelease satwa burung hasil dari sitaan para petugas dari para pemburu liar sehingga pengunjung dapat mendapat pengetahuan tentang pelestarian hewan yang di lindungi dari kepunahannya. Disamping itu wahana yang dimiliki oleh tempat ini yaitu diantara adalah memanah, berkuda dan berkeliling sungai dengan dengan menggunakan perahu. 

Kebersihan di tempat wisata ini sangat terjaga dikarenakan masyarakat pengelola di tempat tersebut tidak bosan-bosannya menghimbau para pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan dan para pedagang di sekirat tempat wisata ini juga tertib dalam urusan sampah. Untuk keamanan ditempat ini sangat terjamin sehingga pengunjung tidak khawatir dengan kendaraan yang dibawa, pelayanan pengelola juga sangat ramah dengan pengunjung. 

Potensi wista padang savana braja harjosari berdasrakan 7 sapta pesona yaitu: 

1. Bersih, untuk kebersihan tempat wisata ini tergolong bersih untuk tempat wisata dikarenakan pengunjung terus dihimbau oleh pengelola untuk tidak membuang sampah sembarangan. 

2. Aman, keamanan disana cukup aman dikarenakan pengelola menyadiakan tempat untuk parkir kendaraan dan dijaga oleh pengelola sehingga pengunjung tidak khawatir terhadap kendaraab yabg dibawanya. 

3. Sejuk, tempat wisata tersebut pasti sejuk dikarenakan berbatasan langsung dengan hutan Taman Nasional Way Kambas sehingga udara disana masih asri. 

4. Ramah, pengelola wisata disana sangat ramah terhadap pengunjung dan pengelola disana juga merupakan masyarakat sekitar. 

5. Tertib, ketertiban di tempat wisata padang savana cukup tertib walaupun terkadang pengunjung masih saja ada yng membuang sampah sembarangan. 

6. Indah, keindahan tempat wisata padang savana tidak diragukan lagi dimulai dari hamparan rumput hujau yang cukup luas sehingga menyejukkan mata. 

7. Kenangan, kenangan pengunjung di tempat wisata ini yaitu dapat berfoto dengan gajah, serunya menelusuri sungai, berkeliling dengan menunggang kuda.


7/23/19

Rintisan Wisata Edukasi Papringan Purwosari Kota Metro

3:17 AM 0
Papringan Purwosari adalah salah satu taman wisata yang di khusus untuk edukasi / pembelajaran yang terletak di area pohon bambu di kelurahan Purwosari Kota Metro. 

Tempat wisata edukasi Papringan Purwosari ini masih dalam rintisan yang sedang dibangun dan digalakan oleh pemuda karang taruna Ksatria kelurahan Purwosari Kota Metro bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro dalam rangka kegiatan PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) 2 Terpadu 2019 FKIP UM Metro.

Taman wisata Papringan Purwosari dibangun dengan tujuan sebagai Wisata Edukasi yang ramah lingkungan dengan ciri khas di rumpun bambu atau papringan yang teduh dan sejuk. Taman wisata Papringan Purwosari diharapkan menjadi salah satu tempat wisata digital yang lagi marak seperti contoh yang sudah populer terdahulu yaitu pasar Payungi Yosomulyo Kota Metro. 

Wisata edukasi Papringan Purwosari memiliki ciri khas yaitu sebagai tempat wisata untuk pendidikan yang mengusung tentang bambu/papringan. Panitia kegiatan mengharapkan kedepan segala bentuk jenis produk bambu dapat tampilkan di taman ini. 

Rencana kedepan di taman Papringan Purwosari ini akan dibentuk: Taman baca, Taman peliharaan, Kuliner dan Spot swafoto/selfie. 

Papringan Purwosari sebagai taman baca yaitu kedepan akan ada areal khusus untuk taman baca, para pengunjung akan disajikan banyak buku bacaan dari donatur, bahkan panitia menyampaikan bahwa mereka selalu open jika ada masyarakat yanh berniat untuk mendonasikan buku di taman ini. Buku bacaan yang tersedia di taman baca ini adalah buku hewan dan tumbuhan, buku pengetahuan, buku ilmiah, buku cerita anak, ensklopedia dan atlas, kisah 25 nabi dan lainnya selain buku pelajaran di sekolah. 

Taman Papringan Purwosari sebagai taman peliharaan dimana nanti akan memperkenalkan berbagai hewan peliharaan yang ada yang akan bermanfaat sekali bagi anak-anak dalam mengenal langsung hewan-hewan dipelihara oleh masyarakat. Kita sudah tau sekarang jarang sekali di rumah memelihara hewan apalagi di kota - kota. Sehingga pengenalan dini pada anak-anak sangat penting sekali. 

Di taman Papringan Purwosari juga menyajikan wisata kuliner sehingga , siapapun yang datang akan disajikan makanan khas di masyarakat. Wisata kuliner yang murah dan tradisional menjadi daya tarik pengunjung untuk berlama-lama di taman ini. 

Tidak kalah menariknya, taman Papringan Purwosari akan dibuatkan areal khusus foto-foto untuk berswafoto / selfie yang akan membuat anak muda kekinian ingin segera berkunjung ke taman ini.bPengunjung akan dapat menikmati kreasi tangan dan alam di rumpun bambu / papringan. 

Lalu kapan dan dimana letak taman wisata edukasi Papringan Purwosari ini? Rencana untuk pembukaan perdana /lounching pada awal Agustus 2019, yang diharapkan dibuka langsung oleh pemerintah. 

Letak taman wisata edukasi Papringan Purwosari di Kelurahan Purwosari 28 kecamatan Metro Utara, tepat di belakang rumah rektor Universitas Muhammadiyah Metro : bapak Jazim Ahmad, atau dekat pasar pagi Purwosari 28 Metro Utara.

Rintisan tempat wisata edukasi Papringan Purwosari masih dalam tahap persiapan yang kegiatan masih dilakukan setiap hari kecuali hari senin dari pagi hingga sore hari oleh karang taruna Ksatria Purwoosari dan mahasiswa PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) 2 Terpadu 2019 FKIP UM Metro.

Semoga semua lancar dan segera terwujud taman wisata edukasi Papringan Purwosari Metro.