Berisi tentang cerita, foto, video, hoby, Aktivitas, dalam perjalanan petualang dan pencari pengalaman

8/29/19

Gajah dan Krakatau, Icon Leader Sejuta Pesona Lampung

Halo teman-teman sekalian apa kabarnya hari ini? 
Semoga selalu sehat dalam lindungan Allah SWT, aamiin. Kali ini saya mau berbagi cerita tentang pariwisata Lampung dan Perayaan Lampung Krakatau Festival 2019.

Bicara tentang wisata Lampung tentu sudah tidak asing lagi ya? yang mana jika bicara Lampung, masyarakat luar Lampung langsung ingat GAJAH dan WAY KAMBAS, mengapa demikian? karena sudah sejak lama, gajah menjadi icon untuk Lampung. Lampung merupakan tempat konservasi gajah sumatera ((Elephas maximus sumatranus Temminck.) hingga sekarang yang berada di kawasan Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur. Akan tetapi sekarang tidak itu saja, Lampung sudah lebih terkenal lagi dengan memiliki banyak distinasi wisata dan Sejuta Pesona Icon. Apa saja itu yuk simak ceritaku berikut ini. 
Konservasi gajah sumatera ((Elephas maximus sumatranus Temminck.) di kawasan Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur
sumber foto: Rasuane Noor 
Provinsi Lampung dengan selogan “Sai Bumi Ruwai Jurai” yang terletak di paling ujung timur pulau Sumatera dan paling dekat dengan pulau Jawa ini memiliki banyak tempat–tempat wisata unggulan dan layak diperhitungkan di dunia, loh!. Distinasi wisata yang komplit dan khas bisa ditemukan di provinsi yang sekarang di bulan agustus ini sedang mengadakan hajat besar yaitu Festival Krakatau yang ke 29 tahun 2019. Perayaan Festival Krakatau yang diadakan setiap tahun ini dalam mengenang peristiwa letusan maha dasyat Gunung Krakatau. Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda meletus pada 26 Agustus tahun 1883. Sejarah bercerita akibat letusan tersebut banyak menelan korban jiwa yang menimbulkan sunami besar di wilayah selat Sunda dan sekitarnya dan tercatat sebagai salah satu letusan gunung terdahsyat di muka bumi. “Luar biasa” 
Peta Letak Provinsi lampung  dan Gunung Krakatau
sumber : Google Map
Sejarah meletusnya Gunung Krakatau hingga saat ini 
Kegiatan Festival Krakatau ini merupakan kegiatan kebudayaan akbar yang diadakan oleh pemerintah daerah Lampung dengan tujuan menjadikan Lampung sebagai pusat budaya dan wisata dan sekaligus memperingati letusan bersejarah pada 26 Agustus tahun 1883. Berbagai kegiatan yang ada dalam festival Krakatau tahun ini menampilkan 4 acara unggulan yaitu dimulai dengan acara Pesona Kemilau Sai bumi Ruwa Jurai sebagai upacara pembukaan secara resmi Lampung Krakatau Festival 2019, selanjutnya Expo Krakatau Lampung berupa bazar kuliner dan sovenir serta pertunjukan kesenian khas Lampung, kemudian acara karnaval budaya dan tapis Lampung yang menampilkan daya tarik kain trandisonal tapis Lampung dan acara Trip Krakatau. Acara yang meriah tersebut dihadiri dan apresiasi langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya
Dengan diadakannya rutin Kegiatan Festival Krakatau sehingga branding Lampung makin menyebar. Sejarah krakatau sudah terkenal dan mendunia, semoga kedepannya Lampung juga mendunia dengan icon Krakatau. 
Keseruan acara carnaval budaya dan tapis Lampung di Festival Krakatau
sumber foto: Rasuane Noor
Distinasi wisata Lampung tidak perlu diragukan lagi, sejak lama Lampung sudah terkenal sebagai tempat konservasi / wisata gajah Way Kambas dan menjadi icon tersediri dengan “gajah Lampung” di titik pusat kota provinsi bisa menemukan adanya Tugu Bunderan Patung Gajah. Sehingga jika berkunjung ke Kota Bandar Lampung mesti berfoto ria di tugu ini. 
Tugu Bunderan Patung Gajah di Jantung Kota Bandar Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Secara langsung atau tidak langsung objek-objek wisata Lampung sudah diakui oleh para pecinta darmawisata dan berkontribusi untuk pariwisata Indonesia. Selain itu Lampung masih memiliki unggulan lainnya dari wisata pegunungan hingga lautan, dari wisata budaya hingga wisata sejarah, serta wisata pendidikan / edukasi, ayo mari berkunjung ke Lampung. 
Tempat-tempat wisata di Lampung Barat
sumber foto; Rasuane Noor
Beranjak paling barat Lampung terdapat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang merupakan kawasan konservasi alam dikawasan taman ini dapat menemukan spesies endemik seperti contoh: anggrek macan (Gramatophyllum scriptum BL) bahkan terdapat bunga raflesia (Rafflesia arnoldii) dan tumbuhan yang lainnya. Lampung Barat merupakan daerah yang berhawa sejuk karena berada di wilayah pegunungan Bukit Barisan selatan yang terdapat Gunung Pesagi (2.262 m) dan gunung Seminung (1.881 m), kedua gunung tersebut banyak dikunjungi para pendaki gunung, apalagi gunung Pesagi adalah gunung tertinggi di Lampung menjadi distinasi kunjungan bagi pecinta jelajah ketinggian. Menjadi prestise sendiri bagi pecinta gunung jika sudah mendaki Gunung Tertinggi di Lampung ini. Masih di bagian barat Lampung terdapat danau Ranau, danau yang terletak di perbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan ini merupakan Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera. Kerjernihan air tawar yang sangat luas dan dapat menikmati pemandangan perbukitan di tepi danau menjadi sensasi tersendiri. Tempat –tempat wisata sejarah, kekinian dan baru di bangun juga tidak kalah menariknya di kawasan Lampung Barat meliputi Kebun Raya Liwa, Danau Geotermal Suoh, Bukit Bawang Bakung, Lembah Skalabrak, Puncak Rest Area, Air terjun Mbah Gimo, Air terjun Cengkaan, Air terjun Semantung, hutan Pinusan, dan distinasinya. Untuk wisata budaya di bagian barat Lampung banyak sekali dan sangat rekomendasi yaitu adanya adat Lampung saibatin, pergelaran pesta topeng sekura, rumah-rumah panggung asli Lampung Barat, dan tradisi adat serta kuliner yang perlu banyak diekplorasi. Sedangkan untuk wisata sejarah adanya situs megalitikum Batubrak yang terletak di kecamatan Kebun Tebu Lampung Barat.
Berikut ini video tempat-tempat wisata di Lampung bagaian Barat: 

Wisata pantai di Lampung bagian barat cukup banyak dan eksotik tepatnya di Kabupaten Pesisir Barat, pantai-pantai yang langsung menghadap samudera Hindia. Selain pantai Tanjung Setia yang sudah terkenal tempat peselancar dunia terdapat juga pantai lain meliputi : Pantai Labuhan Jukung, pantai Madiri, pantai Jambu, pantai Melasti , pantai Batu Tihang, pantai Tembakak dan Pantai-pantai sekitarnya yang masih alami, selain itu adanya pulau Pisang dengan memiliki hamparan pasir yang sangat indah, ombak yang bergulung indah dan juga dapat menjadi wisata mancing yang menjanjikan bahkan terkadang dapat menyaksikan ikan lumba-lumba berloncatan kala berperahu menuju pulau ini. 
Pantai-pantai indah di Pesisir Barat Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Selanjutnya kebagian timur Lampung, tempat-tempat distinasi wisata tentunya sudah tidak asing lagi dengan adanya Taman Nasional Way Kambas, paling terkenal di disini sebagai kawasan konservasi gajah (Elephas maximus sumatranus Temminck.), selain itu juga konservasi hewan hewan lain yang terancam punah seperti badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). Di Lampung Timur juga terdapat situs purbakala yaitu Situs Megalitikum Pugung Raharjo, tempat ini selain menjadi wisata budaya juga menjadi wisata edukasi bagi pelajar. wisata-wisata baru juga mulai banyak di kembangkan di Lampung Timur  seperti Gua Pandan, hutan mangrove  dan pantai-pantai di pesisir timur Lampung. selain itu pemerintah daerah Lampung Timur juga giat dalam mengadakan acara festival -festival. 
Goa Pandan di lampung Timur memiliki potensi yang belum tergali total
sumber foto : Afriliansyah 
Selanjutnya ke arah selatan, terdapat distinasi unggulan lainnya yang meliputi : adanya menara siger di Bakauhuni, makan Pahlawan Raden Intan, adanya gunung Rajabasa, gunung ini kerap sekali menjadi pendakian bagi pemula, dan di sekitar gunung ini banyak ditemukan air terjun yang bisa menjadi tempat untuk berrepresing santai, diantaranya air terjun Way Kalam, Air Terjun Pangkul Way Tayas dan air terjun lainnya. Masih di sekitaran Gunung Rajabasa, banyak terdapat pantai-pantai yang indah seperti pantai Guci Batu Kapal, Pantai Canti, Wartawan, Pantai Kahai dan Pulau Mengkudunya serta pantai-pantai Lainnya. Dari daerah kawasan Rajabasa dapat menikmati keindahan laut dengan menyeberang ke pulau Sebuku, Sebesi hingga ke Gunung Krakatau
Indahnya Air Terjun Way Tayas di desa Pangkul kecamatan Rajabasa Lampung Selatan
sumber foto : Zaky Hidayat
Di kawasan Teluk Lampung banyak distinasi wisata yang sudah di kelola meliputi: pantai Pasir Putih, Selaki, Dutawisata, Tirtayasa, Mutun, Sari Ringgung, Dewi Mandapa, Klara dan pantai-pantainya lainnya. Masih dikawasan Teluk Lampung, dapat menikmati wisata laut dan pulau-pulau indah seperti : pulau Kubur, Tangkil, Tegal, Pahawang, Tanjung Putus, Balak dan pulau-pulau lainnya. selanjutnya ke arah Teluk Kiluan dan Pantai Batu Gigi Hiu (menjadi primadona fotografer) semuanya tersaji untuk mengisi liburan dan berepresing santai.
Pulau Pahawang salah satu mangnet mendatangkan wisatawan ke Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Potensi wisata Lampung sangatlah besar selain didukung oleh objek-objek yang alami juga dengan budaya khas Lampung. Lampung memiliki budaya yang unik dari seni, kuliner dan adat istiadat. Budaya seni dari Lampung, yang beberapa tahun lalu dalam perhelatan pembukaan olimpiade di Rio Jeneiro Brasil, Tapis dan siger Lampung menjadi wakil Indonesia dalam parade kontingen negara kita, penampilan tersebut mendapatkan pujian yang luar biasa dari multimedia dunia Internasional. Bahkan dalam perhelatan 2014 Fasion Miss International, National Costume dari Lampung menjadi juara sebagai wakil Indonesia. Selain tapis Lampung juga memiliki sulam usus, dan batik Lampung.

Sedangkan dalam kesenian Lampung memiliki alat musik tradisonal Gamolan / Cetik yang berupa gamelan dari bambu, wisatawan wajib mencoba bagaimana memainkan alat ini. Selanjutnya dari seni pertunjukan khas misalnya pesta topeng sekura, tarian-tarian yang indah: tari sembah, bedana dll. Untuk wisata kuliner menjadi pelengkap jika para wisatawan berkunjung ke Lampung adanya masakan khas seperti : gulai taboh, seruit, pindang ikan, kemplang, dan bermacam rasa keripik pisang, tentunya masih banyak lagi yang perlu digali.

Gulai Taboh salah satu makanan khas Lampung
sumber foto: Rasuane Noor
Semakin berkembanganya wisata tentunya sudah pasti akan mendukung meningkatnya ekonomi dan pembangunan masyarakat, semakin munculnya lapangan pekerjaan baru, sehingga akan mengurangi pengangguran. Selanjutnya dalam meningkatkan tersebut semua pihak harus sinergi saling mendukung, sehingga ketika ada suatu hajat besar atau yang berhubungan pariwisata, semua pihak harus berani melibatkan diri sehingga akan menambah sukses kegiatan tersebut. Peran promosi baik secara langsung dan tidak langsung harus terus digalakan, disamping terus meningkatkan sapta pesona sehingga pariwisata semakin meningkat. Program sapta pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung ke suatu daerah atau wilayah Lampung terdiri dari tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan.
Terus berkembangnya pariwisata akan mempertahankan bahkan akan menggali lagi adat budaya asli, selanjutnya khalayak banyak akan lebih tau dan paham bahwa budaya kita adalah benar-benar ada dan harus terjaga eksistensinya.
Lampung terletak di wilayah yang sangat srategis, dengan luas areal dataran sekitar 35.376 km2 termasuk pulau-pulau dan garis pantai lebih kurang 1.105 km (termasuk beberapa pulau) memiliki sekitar 69 buah pulau serta terletak di 2 teluk dan berbatasan langsung dengan samudera Hindia sehingga potensi potensi wisata bahari, kemaritiman dan produksi ikan sangat besar sekali, semua jika terkelola dengan baik akan meningkat demi kesejatraan masyarakat Lampung. Selain itu penting juga menerapkan ekowisata dimana modal utama dari ekowisata adalah kelestarian keindahan alam serta kenyamanan tempat wisata. Salah satu faktor penting penopang kelestarian dan kenyamanan tempat wisata adalah kepedulian masyarakat di sekitar tempat wisata terhadap lingkungan. Untuk mengenal lebih dalam kegiatan rutin dan distinasi wisata Lampung dapat mengunjungi link website KLIK SINI 

Semoga artikelnya bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk berkunjung ke Lampung dan terus menjaga alam Lampung demi anak cucu kita. Ayo ke Lampung !!!

2 comments:

Latifah said...

Pak dosen jalan jalan terus ya, hihi foto pariwisatanya lengkap banget ini bikin envy

Latifah said...

Pak dosen jalan jalan terus ya, hihi foto pariwisatanya lengkap banget ini bikin envy