Wednesday, December 6, 2017

6 Kelebihan Museum Affandi Sebagai Tempat Wisata di Yogyakarta

Bagi kita yang menyukai sejarah dan seni, maka mengunjungi museum Affandi sebagai salah satu tempat wisata di Yogyakarta adalah sebuah kewajiban.
Museum yang terletak di pusat kota ini berada di Jalan Raya Yogyakarta-Solo dan sangat dekat dengan berbagai macam pusat kegiatan yang ada di Yogyakarta seperti pusat perbelanjaan, atau sarana hiburan seperti bisokop.
Dari luar, museum Affandi terlihat seperti biasa saja. Namun, jika sudah memasuki pekaranganya pengunjung akan melihat keunikan arsitektur bangungan dengan kuncup hitam dan disambut dengan suasana adem pada bangunan yang dikelilingi dengan tanaman serta pepohonan yang rindang.
Lalu, apa saja keseruan yang bisa dinikmati oleh pengunjung, yang membuat situs resmi Traveloka memasukkan museum ini kedalam daftar wajib kunjung mereka?
1. Melihat beberapa barang vintage di Gallery I
sumber:affandi.org
Tempat pertama yang bisa dikunjungi oleh wisatawan saat berkunjung ke museum Affandi adalah tempat yang diberi nama Galeri I.
Melalui galeri ini, pengunjung akan melihat beberapa karya-karya Affandi dari awal hingga akhir hayatnya. Lukisan ini terdiri dari sketsa-sketsa, lukisan cait air, hingga cat minyak yang masih ada di atas kanvas.
Selain lukisan, di galeri ini terdapat beberapa benda-benda tua seperti sepeda Reliegh, mobil Mitsubishi Gallant tahun 1975, mobil Colt Gallan tahun 1976 yang sudah dimodifikasi, pipa cangklong hingga benda-benda kecil yang biasa digunakan Affandi semasa hidupnya seperti sandal jepit hingga kain sarung bermotif kotak-kotak.
Masih banyak benda-benda lainnya yang dipamerkan di galeri ini. Disetiap benda akan dipasang penjelasan atau informasi yang membuat pengunjung mengerti tentang fungsi dari benda-benda tersebut.
2. Arsitektur unik dan karya seni dari pelukis lain di Galeri II
sumber:maioloo.com
Meskipun harus bersaing dengan pelukis-pelukis lainnya semasa hidup, namun Affandi mampu menghargai karya-karya dari pelukis lainnya.
Melalui Galeri II ini pengunjung akan melihat berbagai macam lukisan-lukisan mulai dari pemula hingga senior. Di dalam galeri ini terdapat dua jenis lukisan yang dipamerkan yaitu lukisan abstrak dan lukisan dengan corak realis.
Keunikan lain dari galeri yang satu ini adalah bentuk bangunannya yang menyerupai pelepah daun pisang.

3. Galeri III, tempat multifungsi
sumber:affandi.org
Selanjutnya, pengunjung bisa melangkah menuju galeri III. Galeri ini terdiri dari tiga lantai dan memiliki banyak fungsi.
Lantai pertama sering dijadikan sebagai sanggar bagi anak-anak yang ingin mengasah bakat mereka dalam melukis. Akan banyak pengalaman berharga yang bisa didapat anak-anak selama disini. Terkadang di tempat ini, beberapa pameran lukisan pun sering diadakan.
Sementara itu, di lantai kedua merupakan ruang perawatan atau perbaikan lukisan dan satu lantai lagi yang merupakan tempat menyimpan berbagai macam koleksi lukisan.
4. Menara untuk melihat pemandangan Museum dan kota Yogyakarta

sumber:affandi.org
Setelah puas menelusuri berbagai macam galeri di museum Affandi, tempat wisata di Yogyakarta masih memiliki keunikan lain. Yaitu sebuah menara yang bisa membuat pengunjung bisa langsung melihat aristektur museum dari ketinggian, melihat aliran air sungai Gajah Wong hingga pemandangan kota Yogyakarta sendiri.
5. Rumah mendiang Affandi
sumber:affandi.org
Setelah berkunjung ke menara, pengunjung bisa turun langsung dan berjalan ke arah Barat. Dari sana pengunjung bisa langsung melihat sebuah rumah yang lagi-lagi hadir dengan arsitektur unik.
Rumah ini dulunya merupakan tempat tinggal Affandi bersama keluarganya. Rumah ini tampak seperti rumah panggung dengan tiang penyangga yang menggabungkan beton dan kayu.
Hal yang membuat rumah ini unik adalah karena bagian atapnya berbahan sirap dan berbentuk pelepah daun pisang dan tentu saja lengkungan desain rumah yang akan membuat pengunjung berdecak kagum melihatnya.

6. Gerobak unik multifungsi
sumber:affandi.org
Terakhir, tempat wisata di Yogyakarta ini menyimpan sebuah gerobak yang persis berada di rumah yang dulu ditinggali Affandi bersama keluarganya.
Pada awalnya, gerobak ini adalah usulan dari Maryati, istri Affandi yang menginginkan sebuah caravan yang akan digunakan sebagai tempat tinggal atau berpindah-pindah ala Amerika.
Affandi langsung menyetujui ide tersebut, namun membuatnya terlihat sangat Indonesia. Dari usul istrinya tersebut, Affandi menyiapkan sebuah gerobak yang pada awalnya dapat digunakan sebagai caravan. Namun, setelah keduanya tiada, gerobak ini berallih fungsi menjadi sebuah musholla.
Nah, bagi wisatawan yang sedang berada di Yogyakarta, jangan sampai terlewat untuk mengunjungi museum ini. Museum Affandi dibuka untuk umum dari pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB, setiap harinya. Untuk tiket masuknya, hanya seharga Rp. 25.000.
Load disqus comments

0 komentar